Tips Mudah Perawatan Ringan pada Baitcasting Reel bagi Pemula

Tips Mudah Perawatan Ringan pada Baitcasting Reel bagi Pemula

Bagi sebagian castinger pemula, seringkali kebingungan terjadi saat adanya pengurangan performa pada gulungan pancing yang dimiliki. Kurangnya informasi serta ketidakberanian untuk membongkar bagian dalaman reel adalah salah satu sebabnya.

Padahal, reel baitcasting memiliki beberapa bagian atau part seperti bearing dan gear yang memerlukan perawatan khusus yang dalam pelaksanaannya memang harus membongkar bagian dalaman reel.

Bagian-bagian tersebut jika bekerja terus menerus  tanpa maintanance kinerjanya akan berkurang bahkan mengalami kerusakan parah seperti gear loss, tidak bisa digulung, berisik dan masih banyak lagi ancaman kerusakan lainnya.

Lantas bagaimana sih caranya merawat gulungan pancing low profile ini dan bagian mana sajakah yang perlu diberi perawatan khusus? Untuk itu, kali ini spotmancing.com akan berbagi tips-tips mudah perawatan ringan baitcasting reel bagi angler pemula yang dilengkapi dengan video tutorial dalam tiga bagian.

Hal pertama yang harus dilakukan sepulang mancing adalah membersihkan bodi reel. kebersihan reel juga perlu diperhatikan karena kotoran-kotoran yang menumpuk menjadi kerak pada bagian luar dapat mengakibatkan terkelupasnya cat bahkan korosi di badan reel yang terbuat dari metal apalagi jika memancing di spot-spot yang airnya kotor atau air asin. Berikut adalah video cara mudah membersihkan reel.

Pada video tersebut digunakan air mengalir agar kotoran yang dibersihkan menggunakan sikat gigi mudah terlepas. Jangan takut air masuk ke bagian dalam karena hampir semua jenis baitcasting reel memiliki saluran pembuangan air di bagian bawah handle sideplate. Sebaiknya setelah selesai dikeringkan, kibas-kibas sedikit reel agar air yang masih terperangkap didalam cepat keluar serta meletakkan reel di atas kain/tissue jangan sampai terbalik agar air mudah mengalir ke saluran pembuangan.

Untuk gulungan pancing yang terasa agak berisik atau sudah kurang smooth akibat pemakaian berat atau pemakaian ringan selama berbulan-bulan  maka perlu dilakukan pelumasan ulang di bagian-bagian dalaman sperti gear dan bearing. Langkah pertama adalah membongkar handle sideplate, di mana pada bagian inilah 90% alat penggerak reel berada. Nah, bagi angler pemula yang takut membongkar bagian ini, kita akan kasih tips-tipsnya di video berikut:

Mudah bukan, jika dihitung waktu yang dibutuhkan untuk membongkar handle sideplate tidak sampai  15 menit. Tips tambahan dari video di atas adalah usahakan membongkar reel di sudut ruangan di atas lantai tanpa celah serta gunakan meja rendah dengan penerangan yang cukup.. Hal ini untuk menghindari hilangnya part-part kecil. Kalaupun ada yang terjatuh atau hilang dari pandangan maka akan lebih mudah mencarinya. Jangan lupa Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Paling penting ingat susunan serta dokumentasikan untuk memudahkan pemasangan ulang terutama bagi angler yang baru pertamakali membongkar reel.

Bagian terakhir  adalah tips mencuci dan melumasi  bagian dalaman. Part apa sajakah yang perlu dicuci  dan bagaimana caranya?, kemudian bagian mana sajakah yang harus dilumasi. Mari kita simak video selanjutnya.

Gunakanlah sabun pencuci piring cair penghilang lemak agar sisa-sisa grease yang sudah mengental dan tidak bagus lagi serta kotoran lainnya  hilang. Pastikan seluruh celah-celah gerigi gear bersih, bilas hingga tidak ada lagi sisa-sisa sabun. Gunakan kain kering atau tisu, bisa juga dilanjutkan dengan dikeringanginkan.  Hindari menjemur di bawah terik sinar matahari karena jika dilakukan terus menerus ditakutkan merusak atau mengurangi kekuatan part. Jikalaupun dijemur usahakan tidak terlalu lama.

Hal terakhir yang dilakukan adalah pelumasan dan perakitan ulang. Ini adalah bagian terpenting. Kami tekankan kembali, ”Semua ball bearing dilumasi menggunakan oil atau minyak kecuali satu yaitu One way bearing yang menggunakan grease. Semua bagian yang bergerigi menggunakan grease seperti main gear, pinion gear, wormshaft dan wormshaft gear. Lapisi seluruh bagian dalam frame menggunakan grease.  Jika tidak memiliki pelumas antikarat bisa menggunakan grease yang digunakan untuk gear. Tidak disarankan menggunakan pelumas yang bukan untuk gulungan pancing karena bisa jadi formula atau zat aditif yang ditambahkan berbeda, bahkan dapat merusak reel. Jangan terlalu banyak menggunakan minyak, cukup satu tetes. Terlalu banyak memberikan pelumas malah akan menurunkan performa bahkan membuat kasar pergerakan part-part dalaman. Setelah selesai rakit kembali sesuai urutan. Terakhir, bersihkan bodi menggunakan tisu untuk menghilangkan sisa-sisa grease atau oil yang menempel.

Jika diperhatikan seksama, waktu yang dibutuhkan untuk membongkar, mencuci, melumasi hingga merakit ulang gulungan pancing ini hanya membutuhkan waku yang tidak sampai satu jam. Berapa lama maintenance seperti ini bisa dilakukan kembali?, jawabannya adalah tergantung pemakaian. Semakin sering memancing di spot air kotor dan air asin serta trip-trip berat maka semakin sering pula perawatannya. Jika trip atau memancing harian yang ringan tinggal dirasakan, apakah performa reel berkurang atau tidak.

Tips-tips yang disampaikan merupakan pengalaman pribadi setelah bertahun-tahun menggunakan gulungan yang sama. Reel yang kami gunakan sering menyentuh spot-spot parit sawit kotor, pemakaian berat hingga 5x seminggu dalam sebulan, fight dengan ikan-ikan snakehead berbobot di atas 1 kg serta pengalaman kawan-kawan sesama angler. tips-tips tersebut telah dipraktekkan dan tidak terjadi penurunan performa secaa signifikan pada gulungan yang digunakan. Tentu tidak serta merta membuat semua reel awet, masih banyak lagi faktor lain yang berpengaruh. Untuk maintenance berat apalagi jika ada part rusak dan perlu diganti sebaiknya diserahkan kepada ahlinya. Di Indonesia sudah banyak ahli service reel berpengalaman dan dapat dihubungi via online. Akhir kata, selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

SyngleLyfeStyle Handle, Cara Mudah dan Murah menurunkan Bobot Baitcasting Reel

SyngleLyfeStyle Handle, Cara Mudah dan Murah menurunkan Bobot Baitcasting Reel

Salah satu bagian terpenting dari sebuah baitcasting reel adalah handle. Handle yang berfungsi sebagai tuas saat retrieve atau menggulung senar memiliki beragam bentuk dan ukuran. Dengan panjang yang bervariasi mulai dari 80mm sampai lebih dari 100mm, single handle dan double handle. Para produsen serta pabrikan custom alat pancing pun berlomba-lomba dalam memproduksi part ini dengan variasi bentuk serta teknologi terbaru sehingga tercipta handle modifikasi yang kuat, nyaman, serta ringan. Harganyapun bervariasi mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Sebut saja pabrikan custom work seperti ZPI, Livre, SLP Works, Rays Studio, Yumeya bahkan part custom official dari brand reel itu sendiri.

Single & Double Handle Reel BC (sumber: tackledirect.com)
Single & Double Handle Reel BC (sumber: tackledirect.com)

SMA180206, kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos mancing shimano, spotmancing apparel, 3, 081222211508

Kebanyakan custom handle yang ditawarkan memiliki bobot yang terbilang ringan sehingga mengurangi bobot total dari baitcasting reel tersebut. Tak bisa dipungkiri, terkadang reel-reel low profile dengan handle berbahan metal memiliki berat hingga mencapai 20 gram ke atas. Bayangkan saja bila kita dapat mengurangi bobot handle ini hingga setengah dari bobot total, 10 gram misalnya tanpa harus membeli custom handle dan mengeluarkan biaya besar.
Hal inilah yang membuat salah seorang angler asal Missouri, Amerika Serikat berfikir untuk menuangkan ide kreatif yang terbilang cukup ekstrim pada koleksi baitcasting reelnya. Mr. Charlie Hicklin benar-benar mempraktekkan kreatifitas tanpa batas. Melalui ide kreatif yang ia namakan SyngleLyfeStyle Handle ini, ia berhasil menurunkan berat handle hampir setengah berat awalnya.

Mr. Charlie Hicklin
Mr. Charlie Hicklin
SyngleLyfeStyle Handle
SyngleLyfeStyle Handle

SyngleLyfeStyle Handle merupakan teknik pemotongan double handle baitcasting reel sehingga menjadi single handle. Simple bukan? namun jangan anggap remeh, sediktit saja kesalahan maka handle nya bisa lecet bahkan melayang dan terpaksa ganti baru. Cara ini benar-benar penuh resiko. So, do it with your own risk!
Alat-alat yang harus disiapkan antara lain handle reel tentunya, gerinda tangan atau bisa menggunakan gergaji besi, amplas, marker (spidol/pulpen/pensil). Untuk langkah-langkahnya dapat dilihat pada video di akhir artikel.
Mr. Charlie Hicklin mengingatkan agar sebaiknya berhati-hati saat memotong, potong sedikit di luar alur tanda kira-kira 1mm dan jangan sampai memotong dibagian mur lock nut plate.

lock Nut Plate (sumber: hedgehogstudio.com)
lock Nut Plate (sumber: hedgehogstudio.com)

 

Pria yang sejak kecil sudah hobi memancing dan sudah puluhan tahun silam mulai menggunakan reel-reel baitcasting ini menceritakan awal mula ide ini ia temukan. “Sebelumnya saya menggunakan reel spinning, namun terkendala dalam membuka dan menutup bail arm yang saya rasa cukup merepotkan. Saya selalu mengalami wind knot saat membuka dan menutup bail arm tanpa melihatnya, selalu terjadi.

Saya menggunakan reel spinning ini untuk memancing ikan-ikan kecil sperti crappie dan lure yang digunakan juga kecil. Hingga pada akhirnya saya menemukan reel baicasting Daiwa Pixy yang memiliki spool yang ringan untuk lure kecil. Saat itu Pixy belumlah dinamakan reel BFS. Cocok untuk menggantikan posisi reel spinning saya. Saya jatuh cinta pada reel-reel Daiwa terutama seri Pixy dan Alphas. Namun masalahnya Shimano memiliki reel yang lebih ringan seperti Aldebaran. Disitulah kemudian saya mendapatkan ide ini agar reel Daiwa yang saya punya bisa seringan reel-reel Shimano. Pada dasarnya, SyngleLyfeStyle handle ini bertujuan untuk menyingkirkan segala sesuatu yang tidak perlu yang ada di baitcasting reel.” Ungkapnya.

Mr. Charlie Hicklin menambahkan,” Saya merasakan bahwa single handle terasa lebih nyaman dibanding double handle. Kelebihan dari style ini selain mengurangi bobot reel adalah saya lebih leluasa dan memiliki area yang cukup luas bagi jari saya untuk setting drag saat fight dengan ikan. Di mana, pada teknik baitfinesse, mengendorkan dan mengencangkan drag saat fight sangatlah penting agar tali tidak putus, reel juga akan tampak lebih bersih dan rapi menurut saya, dan tentunya kamu akan mendapatkan cadangan knob dari bagian yang sudah terpotong.”

Bagi angler-angler yang masih agak takut untuk mengadaptasikan teknik ini, Mr. Charlie Hicklin menyarankan agar mencobanya pada reel-reel murah terlebih dahulu. “Namun siap-siap, saat anda sudah mencobanya anda akan ketagihan dan mulai memotong handle reel yang lain, Hahaha! Saya bahkan sampai merasa kurang nyaman saat menggunakan reel-reel baitcasting yang masih double handle.” Tambahnya.

Lelaki yang juga memiliki hobi membonsai tanaman ini memiliki banyak reel baitcasting yang telah ia SyngleLyfeStyle-kan. Tak tanggung, reel-reel yang tergolong klasik dan langka dengan harga yang tidak murah ia miliki. Ia menolak dibilang sebagai kolektor karena beberapa reel tersebut juga dijual.

Sebagian Koleksi Reel Mr. Charlie Hicklin
Sebagian Koleksi Reel Mr. Charlie Hicklin

Dan ternyata masih ada ide lain yang belum bisa Mr. Charlie Hicklin wujudkan,” Saya telah mengirim pesan ke salah satu pabrikan custom reel part. Saya ingin mereka membuat sebuah handle dengan panjang yang berbeda. Sisi pertama dengan panjang 35mm untuk retrieve cepat dan sisi satunya lagi dengan panjang 50mm untuk power handle. Kemudian di bagian power handle menggunakan knob besar tapi ringan dan di bagian yang pendek menggunakan knob kecil namun berat agar seimbang sehingga mudah diraih tanpa melihatnya.” Ide unik dan cemerlang lainnya dari beliau.

Spotmancing.com juga telah mencoba SyngleLyfestyle Handle ini pada salah satu reel yang kami miliki. Hasilnya benar-benar terasa sekali berkurang bobot reel, setting drag saat retrieve/fight lebih mudah dan yang jelas untuk reel dengan handle pendek ( 85 mm misalnya) yang terasa sempit untuk jari atau tangan angler yang besar kami sarankan mengadaptasikan ide ini. Tapi ingat, resiko ditanggung masing-masing ya!

Kekurangan dari teknik ini adalah keseimbangan handle reel saat retrieve agak berkurang, namun sangat kecil hampir tidak terasa. Kemudian pada awal-awal akan sulit untuk meraih handle dengan tepat tanpa melihat ke arah handle saat ingin retrieve. Namun setelah terbiasa hal ini tidak lagi jadi masalah, sama seperti saat kita mengunakan reel-reel spinning yang notabene hampir semuanya menggunakan single handle. Kekurangan lain adalah saat anda memutuskan untuk memotong, dan setelah handle terpotong anda merasa tidak cocok, maka tidak ada jalan lain selain membeli handle baru. Jadi pertimbangkan dengan matang sebelum eksekusi.

Berikut adalah video langkah-langkah SyngleLyfestyle Handle ala Mr. Charlie Hicklin. Jangan lupa di like dan di subscribe ya akun Youtubenya “ Bass n’ Bonsai” , pesan beliau. Selamat mencoba!

Pertarungan “The Big Three” di Pasar Baitcasting Reel 2018

Pertarungan “The Big Three” di Pasar Baitcasting Reel 2018

The big three, julukan yang pantas untuk 3 pabrikan fishing tackle ini. Kami rasa angler manapun tidak akan asing dengan nama Daiwa, Shimano dan Abu Garcia. Dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing serta memiliki basis fans yang fanatik, tentunya akan sulit untuk mencari mana yang terbaik. Di indonesia sendiri hampir boleh dibilang 3 brand ini yang paling banyak dipakai oleh angler. Namun, tahun ini para angler harus merogoh kocek lebih dalam, pasalnya hampir semua seri baicasting reel yang dikeluarkan dan di upgrade adalah seri-seri kelas wahid.

Kita mulai dari Shimano, brand kenamaan Jepang yang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya. Teknologi yang selalu dikembangkan membuat tangan ini merasa gatal untuk segera upgrade reel lama ke edisi terbaru. Adapun baitcasting reel yang diupgrade di 2018 adalah New Calcutta Conquest, Antares DC MD, Aldebaran MGL 30 dan Bantam MGL. Dari beberapa seri tersebut, muncul 1 nama seri yang jarang sekali terdengar. Bantam MGL, di ulang tahunnya yang ke 40 akhirnya mendapat upgrade yang signifikan.

 

new bc reel shimano 2018
new bc reel shimano 2018

Seperti dikutip dari laman web Shimano, di seri Bantam MGL untuk pertamakalinya  memperkenalkan teknologi terbaru coresolid body. Body full alumunium alloy terdiri dari tiga bagian utama:  rangka tengah (main frame), tutup samping bagian handle (handle sideplate) dan tutup settingan brake (dial case) membuat reel ini begitu kokoh dan simple. Dibekali dengan magnumlite (MGL) spool, spool ringan berbahan magnesium andalan shimano dan sistem rem sentrifugal terbaru khas shimano, new SVS infinity MGL. SVS infinity MGL ini merupakan peningkatan dari SVS sebelumnya yang mengharuskan kita membuka tutup rem (brake sideplate) untuk melakukan  settingan manual pada pin sentrifugal di spool.

Pada sistem pengereman baru ini shimano seolah menjelaskan bahwa tanpa melepas tutup brake kita sudah bisa setting pin sentrifugal melalui pengaturan luar (eksternal dial up) , lebih mirip setingan rem magnetic. tak tangung-tanggung settingan luarnya diberi rentang sampai 20 tingkatan, semakin tinggi nomor semakin kuat pengeremannya. Jauh sekali dibanding SVS terdahulu yang hanya memberi rentang 1 sampai 6 tingkatan. Keren!

coresolid body bantam mgl
coresolid body bantam mgl

Aldebaran merupakan seri shimano yang dikhususkan untuk melempar lure-lure ringan (finesse fishing). Aldebaran MGL 30 atau Aldebaran MGL berdiri di tengah-tengah antara generasi sebelumnya yaitu Aldebaran 50 (2015) dan Aldebaran BFS XG (2016). Bentuk bodi yang serupa namun berbeda spesifikasi. Dibekali MGL spool  dan new SVS infinity MGL, reel ini lebih layak dibilang peningkatan dari Aldebaran 50. Seri BFS XG sendiri merupakan seri yang sangat berbeda spesifikasinya karena telah menggunakan Finesse Tune Brake (FTB,) sistem pengereman magnetik terbaru Shimano, jenis dan bentuk spool juga sangat berbeda, sehinnga agak rancu jika harus dibandingkan head to head dengan Aldebaran MGL.

Aldebaran MGL dan Aldebaran 50 memiliki kemampuan melesatkan lure dengan berat yang sama, 5 gram ke atas namun MGL spool pada Aldebaran terbaru ini lebih dangkal (shallow spool) dan ringan dibanding Aldebaran 50 sehingga akan lebih nyaman untuk cast lure-lure ringan  . Pengaturan remnya pun akan lebih mudah, mengingat jenis brake yang dipakai adalah sentrifugal terbaru dengan  20 tingkatan pengaturan luar, sedangkan aldebaran 50 masih menggunakan SVS jenis lama yang hanya 6 tingkat pengaturan.

umpan buzzbait

Untuk seri Antares terjadi di peningkatan brake digitalnya yang disebut XB tuned 4×8 DC. peningkatan pengereman digital milik shimano ini terjadi pada settingan luar di rentang nomor 5-8 yang dikhususkan untuk lure jenis bulky swimbait (umpan selam berbentuk ikan tiruan yang berat dan besar). pada setingan tersebut shimano menjamin kita dapat melempar bulky swimbait hingga melesat seperti roket, wow! MD sendiri kependekan dari Monster Drive. Dri kabar yang beredar, reel ini diupgrade untuk menargetkan  ikan-ikan monster di sungai Amazon, sehingga drag pun dinaikkan menjadi 6kg. Tak umum terjadi reel low profile shimano dengan drag sebesar ini.

Untuk Calcutta Conquest dapat upgrade di tipe 300 dan 400 dengan Syncro Level Winder. Teknologi apalagi ini? Jadi begini, Ketika tali keluar dari spool (saat cast lure ataupun fight dengan ikan) line guide atau pengarah keluar masuk tali akan bergerak menyesuaikan posisi tali di spool seperti saat retrieve. Unik bukan?  Hal ini menyebabkan berkurangnya gesekan tali di line guide.

daiwa new bc 2018. sumber : ikahime.net , sdfish.com , daiwa.com , japantackle.com , FB Toshinari Namiki
daiwa new bc 2018. sumber : ikahime.net , sdfish.com , daiwa.com , japantackle.com , FB Toshinari Namiki

Sementara Daiwa – pabrikan yang juga bermarkas di Jepang ini memiliki cara tersendiri dalam merilis produk-produk terbarunya. Melalui laman youtube – Project T, di ulang tahunnya yang ke 60, Daiwa merilis tipe-tipe BC reel dari new Zillion HD, Ryoga, SV Light LTD-TN, Z2020 Red, Red Tune TW dan Alphas Air Stream Custom.

Yang menarik, kali ini Daiwa mulai menggunakan main gear dan pinion gear (pasangan gear pemutar spool)  dengan gerigi kecil yang banyak untuk menghindari gear loss, yaitu kejadian dimana gerigi pada maingear dan pinion gear tidak mampu menahan beban berat sehingga tali merosot dari spool.  Sistem ini diberi nama Hyper Mesh Gearing System, bisa dibilang mirip Micro Modulenya Shimano. Zillion HD semakin cantik bentuknya, dengan frame dan kedua tutup samping full aluminium alloy. SV Light LTD-TN bisa dibilang hasil kawin silang antar SS SV dan SS Air dengan upgrade yang dirancang pro staff Daiwa, om Toshinari Namiki. Dipersenjatai the next SV generation spool, new PH32mm Path SV Spool. Yang jelas melalui akun FB-nya om Toshinari menjamin reel ini akan jauh berbeda performanya dibanding reel daiwa yang lain.

ryoga 2018 with hyper mesh gearing system. sumber: tackletour.net
ryoga 2018 with hyper mesh gearing system. sumber: tackletour.net

Kabar gembira datang dari seri Alphas, Alphas Air Stream Custom. Bisa dibilang proyek rahasia gabungan Daiwa dan SLP Works. Dengar-dengar reel ini telah di tes oleh tim khusus di sungai arus deras Jepang selama 1 tahun penuh dan telah melewati medan dengan total 500 mile jauhnya. Semua dilakukan demi eksperimen dan peningkatan agar reel ini benar benar sempurna untuk finesse dan stream fishing (teknik memancing di sungai arus deras dengan umpan kecil/ringan). Untuk Seri  Red Tune TW sendiri merupakan seri yang langka, collector item. Berbasis Steez SV TW, tampilannya benar benar sangat artistik dan indah. Dengan gabungan hitam dan merah, seri khusus 60 tahun daiwa ini terlihat sangat elegan. Untuk seri lain belum ada informasi akurat selain perubahan warna seperti Z2020 Red. Reel badaknya Daiwa yang sudah tidak diragukan lagi ketangguhannya, Semoga saja segera beredar informasi terbaru.

revo 4 generation. sumber: tacklewarehouse.com
revo 4 generation. sumber: tacklewarehouse.com

Abu Garcia, satu-satunya brand big three yang berasal dari luar Jepang mulai unjuk gigi. Pabrikan asal Svangsta Swedia  yang terkenal dengan seri round yang tangguh ini semakin meningkatkan inovasi di ranah baitcasting reel.  Tak tanggung tanggung, seri Revo mengalami peningkatan di hampir semua bagian. Peningkatan signifikan terjadi pada system brake sentrifugal khasnya IVCB, yang sebelumnya 4 pin centrifugal kini menjadi IVCB-6L dengan 6 pin sehingga jangkauan berat lure semakin luas. Beauty “in” the beast mungkin ini julukan yang tepat , di dalam bentuk mungil dan cantik tersimpan kekuatan drag 24lbs. Drag karbon berlapis terbaru dengan nama Power Stack Carbon Matrix Drag System dijamin bisa bikin gigi kocolan rontok. Inovasi selanjutnya yang tidak kalah penting adalah Eversilk Coated Pinion Shaft and Pawl, bagian shaft ini dilapisi dengan teknik paten Abu Garcia.

Power stack drag
Power stack dragreel

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos mancing shimano, spotmancing apparelTeknik pelapisan yang membuat permukaan shaft menjadi sangat halus sehingga gesekan antara shaft dengan pinion dan pawl jauh berkurang. Jika gesekan berkurang maka putaran akan semakin halus dan tentu saja tingkat daya tahan semakin tinggi.  Tak mau kalah dengan Daiwa, Abu Garcia juga mempunyai proyek top secret. Khusus JDM (Japan Domestic Market) pabrikan ini akan merilis seri yang benar-benar baru. Roxani, sangat asing bukan? Seri ini terdiri dari 4 tipe yaitu Roxani 7 (Rasio 7), Roxani 8 (Rasio 8), Roxani BF8 (Shallow Spool, Khusus finesse fishing) dan Roxani Power Shooter (Power Handle dan drag besar). Mengadaptasi bodi Revo 4 dengan teknologi baru seperti Salt Shield untuk perlindungan dari korosi akibat air laut, Magtrax X (magnetik brake), New Infini Brake yaitu sistem pengereman gabungan sentrifugal dan magnetik semakin mengukuhkan bahwa seri ini bakalan ramai diincar para angler.

Demikian informasi yang dapat kami rangkum.  Bagi angler nusantara udah boleh siap-siap nabung nih. Pasalnya, rata-rata reel diatas hanya dapat dikantongi dengan nominal antara dua juta sampai 5 jutaan keatas dan tak semuanya masuk pasar Indonesia. Yang jelas, “you will get what you pay”. Hajar!

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos mancing shimano, spotmancing apparel