Arsip Tag: komunitas

All From Castinger for Castinger – HUT Ke-7 Snake Head Hunter Gabusmania (SH2G)

Tak terasa sudah tujuh tahun komunitas Snake Head Hunter Gabusmania (SH2G) berdiri. Dihari jadinya yang ketujuh itu, mereka menggelar helatan akbar dengan dihadiri 800 orang peserta. Disampaikan langsung oleh Komandan SH2G Om Sudargo Hartono, bahwa HUT SH2G kali ini dihadiri oleh 45 komunitas dengan total peserta 800 orang.

Partsisipan yang hadir terdiri dari 650 castinger/angler dan 150 orang undangan, sponsor, aparat dan tokoh masyarakat. Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia seperti Palembang, Jambi, Lampung, Bandung, Jabar dan Sekitarnya, Banjar Patroman, Pangandaran, dan pastinya castinger Jabodetabek. ”

Turut hadir pula pembina utama, Om Achmadi NA, dan ketua Forcasi Om Wiwim Kusworo. Tak lupa tamu kehormatan lain seperti aparat terkait, pejabat setempat serta warga sekitar yang turut meramaikan acara.

Ada yang unik dari temanya, From Castinger to Castinger. ”Secara umum acara ini kita para castinger SH2G adakan memang diperuntukkan bagi seluruh castinger yang ada di indonesia tanpa mencari keuntungan apapun, sehingga sesuai dengan motto kami “Lets Join and Have Fun With Us!’. Ungkap Om Dargo makna dibalik tema acara.

ketua SH2G, Om Dargo dan Pak Achmadi NA
ketua SH2G, Om Dargo dan Pak Achmadi NA
Om Wiwin Kusworo mendapat kehormatan menerima potongan tumpeng
Om Wiwin Kusworo mendapat kehormatan menerima potongan tumpeng

Meskipun peserta yang datang membludak, panitia telah mempersiapkan tempat dengan matang. Sebanyak 14 tenda besar, 2 wisma AC, 30 kamar mandi dan pendukung lainnya sehingga acara bisa berjalan lancar. “Tidak ada kendala yang berarti. Alhamdulillah semua dapat kami atasi, mulai dari perizinan, warga setempat dapat kami kondisikan mengingat Situ Gintung merupakan area umum yang perlu pengawasan agar peserta dan masyarakat yang ingin beraktifitas di wilayah tersebut sama-sama nyaman.” Jelas pak Komandan.

Suasana perkampungan tenda
Suasana perkampungan tenda

Situ gintung sendiri dipilih sebagai tempat perayaan HUT SH2G karena areanya memadai.”Kami open peserta tanpa batas karena area memadai,nyaman serta terkondisi dengan baik. Hasil lomba juga cukup menjanjikan dengan volume strike lumayan tinggi.” Ungkap Pak Komandan. Volume strike yang tinggi tersebut melahirkan juara-juara dengan tangkapan berukuran di atas rata-rata. Mereka adalah:

Juara 1
Nama : Ucup
Tim : Gamakichi (Bandung)
Size : 53 cm
Species : Gabus (channa striata)

Juara 2 
Nama : Yogi
Tim : MLI(Banjar)
Size : 49 cm
Species : Gabus (channa striata)

Juara 3
Nama : Buluk
Tim : 4Kompag (Tangsel)
Size : 42 cm
Species : Gabus (channa striata)

Untuk para juara ini, panitia menyiapkan hadiah utama berupa uang tunai sebesar Rp. 6000.000 untuk juara pertama, Rp 3.750.000 untuk pemenang kedua, dan Rp. 2.500.000 untuk posisi ketiga.

Even berlangsung selama dua hari, selain lomba mancing banyak sekali agenda menarik lainnya yang dipersiapkan  panitia agar peserta tetap semangat. Fun game, lomba ketangkasan, ngopi bareng, doorprise adalah sedikit dari sekian banyak agenda menarik lainnya.

Keseruan game dalam even
Keseruan game dalam even

Para pemenang lomba
Para pemenang lomba

Diadakan pula sesi pelepasan benih ikan konsumsi sebagai bentuk kepedulian sosial SH2G terhadap lingkungan sekitar. Sebelum acara ditutup, Pembina –pembina SH2G berpesan,” Tetap jaga kebersamaan dan silaturahmi tanpa batas dengan siapapun.’” Tak ketinggalan Pak Komandan Sudargo juga menyampaikan,” No Dongo No Planga Plongo, berpikirlah bahwa dunia castinger hanya sebuah dunia hiburan, sarana refreshing yang tidak perlu dikaitkan dengan hal lain yang menimbulkan gesekan sehobi, jaga solidaritas dan kebersamaan, tetap tertawadan masuk sorga. Lets joint & have fun with SH2G. Untuk SH2G saya berharap makin kental adat kekeluargaan, kebersamaan dan persaudaraannya. Tetap satu Jargon yaitu mancing sebagai hiburan, sama rata sama rasa, kompak solid dalam segala hal positif baik interen maupun eksteren.”

Tebar benih ikan konsumsi-
Tebar benih ikan konsumsi-

Gamakichi, tim asal Bandung yang meraih juara 1 melalui salah satu pentolannya Om Agus Gunawan mengungkapkan,”Alhamdulillah, berkat even SH2G kawan-kawan bisa kenal sama castinger lain dan tambah pengalaman serta jamuan dari SH2G sangat memuaskan”.

Grup mancing dengan nama terbilang unik ini sebenarnya belum lama dibentuk, dan ini merupakan even pertama yang mereka ikuti.”Tadinya anak-anak suka ngumpul , suka nonton anime juga, ada yang jago bikin lure. Nah, saat ngumpul itu kita jadi kepikiran punya ide untuk bikin grup dengan nama gamakichi, kebetulan kita punya spot mancing gabus di daerah Cikijing jadi kita satuin aja idenya jadi (Gabungan Mancing Cikijing)/ Gamakichi. Grup baru dibentuk, anggota sudah 30 orang. Pas ada even ini anak-anak ngotot pengen ikutan, kita daftarin dengan perwakilan 11 orang, dan Alhamdulillah Juara.” Jelas Om Agus.

Tim Gamakichi asal Garut-Jabar
Tim Gamakichi asal Garut-Jabar

Om Agus mengaku tidak ada firasat sama sekali Gamakichi bakalan naik podium.”Kita berangkat ga ada persiapan sama sekali, bikin SF sama Spinner aja di perkemahan. Lucunya pas mau berangkat kita janji kumpul di satu tempat , ada yang muter-muter karena gak tau jalan di Bandung namun tetap ngotot ngumpul di satu tempat, hehehe. Jauh dari harapan buat juara soalnya kita tim paling sedikit ikut even. Kita niat ikut even buat cari pengalaman dan silaturahmi sesama angler yang datang dari jauh.” Ungkap Om Agus.

Bagi Om Agus sesi foto bersama adalah yang paling berkesan. Namun ada sesi lain dengan kejadian lucu yang selalu teringat olehnya. “Kejadian unik dan lucu pas pembagian doorprise. Teman baru tidur, trus yang bagiin ngumumin nomornya dapat hadiah. Dianya langsung bangun dengan kondisi setengah sadar gak tau mau jalan kemana, hahaha,” Ungkapnya lucu. Beliau juga mewakili Tim Gamakichi menyampaikan,” Terimakasih banyak buat kawan-kawan SH2G yang udah ngadain acara ini. Terimakasih buat para castinger yang hadir yang telah mau berbagi pengalaman, selalu solid dan kompak buat semua castinger senusantara!”

Sesi foto bersama
Sesi foto bersama

Selamat ulang tahun SH2G yang ke-7, semoga seruan “From Castinger to Castinger” maknanya bisa menggema ke seluruh komunitas mancing yang ada di Indonesia. Lets joint & have fun with SH2G!

Castinger Se- Kalimantan Barat, Salam Kompak Selalu!

Kebersamaan begitu melekat di acara buka puasa bersama bertajuk “Menjalin Silaturahmi dan Keakraban Castinger se-Kalimantan Barat”. Tua-muda, angler baru maupun senior – dari berbagai komunitas yang ada di Kalimantan Barat, membaur di helatan tahunan ini. Spotmancing.com mendapatkan kehormatan untuk langsung merasakan atmosfer kehangatan dan keakraban mereka.

“Alhamdulillah dari tahun ke tahun acara bukber terus berlanjut, Ini yang ke 4, awalnya kita agak pesimis karena tadi sempat hujan. Ungkap Om Hery Baron – admin di grup Mancing Komunitas Dunia Air (KONDA). “Namun semuanya semangat karena makin dekat waktu berbuka, semakin ramai yang datang,” tambah angler senior ini

Hery Baron
Hery Baron

Silaturahmi yang digagas oleh River Squad dan segenap angler yang ada di Pontianak ini, dihadiri hampir seluruh perwakilan komunitas dari kabupaten-kabupaten di luar kota Pontianak dan sekitarannnya, seperti Mintas Mabas Fishing Adventure (MMFA) Sintang, Adau Fishing Club (AFC) Sekadau, Melawi Angler, Ketapang Fishing Club, Kapuas Hulu Angler, Kelam Fishing Club, Sanggau Anglers Brotherhood, Kendawangan Wild Fishing Team (KAWTE), Angler Sambas Community, Angler Singkawang, A2FT, Happy Fishing, Castinger Pontianak, Predator Fishing, Funbornity dan masih banyak lagi yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.

Bang Apri Nyipa – salah satu panitia, mengungkapkan bahwa sebenarnya persiapan terhitung mendadak. Panitia hanya punya waktu 4 hari saja untuk bersiap. ” Namun kerja keras kawan-kawan dan berpatokan dari tahun sebelumnya even ini bisa terselenggara,” sahut Bang Apri.

Apri Nyipa (kanan) berfoto dengan tim Spotmancing Shop
Apri Nyipa (kanan) berfoto dengan tim Spotmancing Shop

Namun menutut Bang Apri penyelenggaraan tahun ini kita agak diubah sedikit konsepnya, dimana pada tahun ini angler diundang secara terbuka di media sosial tanpa dipungut biaya. Undangan terbuka ini rupanya membuat angler yang hadir lebih banyak dari tahun sebelumnya. “Mudah – mudahan acara kumpul seperti ini tidak hanya setahun sekali. Nanti kita agendakan acara lain seperti bakti sosial atau kegiatan amal dan mancing bareng, kalau bisa 3 bulan sekali sehingga makin mempererat tali silaturahmi kita”. Jelas salah satu punggawa River Squad ini.

Takjil berderet telah disuguhkan panitia, Om Heri Kurniawan AKA Bang Ocos mulai mengangkat mic mencairkan suasana dengan guyonan-guyonan khasnya yang disambut tawa para peserta. Dilanjutkan dengan  berbuka dan sholat maghrib berjamaah bagi yang beragama Islam.

Pak Abas memimpin doa
Pak Haji Abas memimpin doa

Dalam keseruan malam itu, Pak Haji Abas, salah satu angler yang dituakan di Kalbar berpesan agar pemancing jangan mudah terpancing isu-isu negatif, apalagi menjelang pemilu. “Jangan sampai silaturahminya putus, mancing ya mancing. Jangan dicampuradukkan dengan politik.” Ungkap Pak Haji dengan disambut riuh tepuk tangan semua yang hadir. Beliau juga berharap  program catch and release bisa digalakkan kembali agar anak cucu kita kelak masih bisa merasakan sensasi strike ikan-ikan legendaris Kalbar.

Menyangkut hal tersebut, Bang Ocos juga ikut menambahkan,” Memang dulu kita banyak antar komunitas yang saling berselisih paham, sekarang saya lihat sudah semakin kompak, jangan sampai termakan isu-isu provokatif. Kalbar sampai saat ini masih jadi tolak ukur sportfishing freshwater di Indonesia. Banyak kawan-kawan kita di luar pulau berharap agar angler Kalbar mengadakan open trip – bahkan ada yang sampai sakau akut gara-gara melihat postingan anglerangler Borneo posting di grup – grup FB. Untuk itu, rencana kedepannya akan kita usahakan untuk membuat even-even yang jauh lebih besar, kami juga berharap kawan-kawan juga bisa turut andil menyumbangkan ide-idenya.” Ungkap salah satu pro angler asal Pontianak ini. Suasana kembali riuh dengan tepuk tangan.

Bang Ocos
Bang Ocos

Tibalah acara pembagian doorprise yang paling ditunggu. Bang Fassa, sesepuh Funbornity mulai berkeliling meminta perwakilan peserta mengambil kertas untuk diundi. Sekeranjang hadiah berupa lure, kaos dan aksesoris mancing lainnya telah disiapkan. Benar-benar banjir hadiah, sampai dua kali putaran hingga semua peserta yang hadir kebagian semua. Hadiah-hadiah ini datang dari berbagai sponsor seperti D2 Adventure, X-Lure, Koh Ahui, Om Murjanto Tanjung, dan toko-toko online serta sumbangsih angler yang ada di Pontianak.

Sementara dari pihak sponsorship seperti Koh Ahui dan Koh Alex Riady mengungkapkan rasa bahagianya. Mereka terharu dengan antusiasme kawan-kawan yang hadir. “Terasa tidak ada perbedaan, semua membaur, dan semoga kedepan pesertanya bisa lebih ramai dan acaranyapun lebih besar lagi,” Ungkap Koh Ahui.

Pak wahyudi ( lemeja putih) bersama Dhoni Achil (Owner D2 Adventure)
Pak wahyudi ( lemeja putih) bersama Dhoni Achil (Owner D2 Adventure)

Di penghujung acara, Pak Wahyudi, member River Squad yang juga merupakan tuan rumah di acara ini juga memberikan testimoninya.”Alhamdulillah, benar-benar di luar dugaan. Buka puasa yang kita adakan di tahun-tahun sebelumnya peserta yang hadir biasanya sekitar 30-an. Sekarang yang hadir sampai seratus lebih. Semoga tahun depan makin banyak lagi. Harapan saya agar tidak ada lagi blok-blok antar komunitas, jadikan mancing ini sebagai hobi pemersatu, jangan ada kepentingan lain yang berdampak negatif terhadap masa depan dunia mancing di Kalimantan Barat.” Ungkap Pak Wahyudi dengan semangat.

Tuntasnya hajatan ini ditandai dengan foto bersama. Semua angler berkumpul ke dalam satu frame sebagai simbolis akan kompak dan solidnya mereka. Bahkan saat acara telah selesai masih banyak yang saling bercengkerama dan berdiskusi sambil berbagi pengalaman dan bertukar pikiran. Baik angler senior maupun pemula, yang kenal dan belum kenal Semua menyatu seolah-olah sobat lama yang baru bersua.

Terimakasih atas kesempatan yang diberikan pada spotmancing.com. Sambutan dan keakraban yang hangat kami rasakan. Semoga keharmonisan Angler Bumi Khatulistiwa ini tersiar ke seluruh pelosok negeri dan menjadi contoh bagi daerah lainnya. Salam kompak selalu!

 

 

Cara mancing karangan , panduan lengkap

Cara mancing karangan

Apa yang terlintas di benak angler ketika mendengar kata mancing karangan alias rock fishing? tentunya sebuah olahraga mancing ekstrim dan penuh dengan resiko. Dibalik momok mengerikan tentang Rock Fishing, berburu ikan dengan teknik ini memiliki sensasi tersendiri apalagi bagi para pecinta olahraga yang memacu adrenalin.

Kali ini akan dikupas tuntas tentang cara mancing karangan bersama Venansius Gunadhi atau yang akrab disapa Gugun oleh rekan-rekannya. Gugun yang sudah 10 tahun menekuni Rock Fishing ternyata juga adalah ketua dari Jogja Rock Fishing Community (JRF ), sebuah komunitas pecinta Rock Fishing/mancing karangan di kota Jogjakarta. Yuk, langsung kita simak hasil wawancara kontributor spotmancing.com bersama Gugun dibawah ini.

cara mancing karanganVenancius Gunadhi

cara mancing karangan

• APA ITU MANCING KARANGAN ?
Rock Fishing secara umum dikenal sebagai kegiatan memancing yang dilakukan diatas tebing karang.  Teknik dasar yang digunakan dalam mancing karangan hampir sama dengan teknik pemancing pada umumnya. Sedikit yang membedakan adalah rock fishing sangat sulit dilakukan secara individu karena membutuhkan kerja sama tim (minimal 3 orang) pada saat strike dan penjangkaran (proses menaikan ikan).

cara mancing karangan
cara mancing karangan

Kemudian mengingat medan mancing karangan yang sangat ekstrim seperti batu berlubang dan tajam, medan tidak rata dengan ketinggian 40-80 meter dari permukaan air, jadi tantangan tersendiri. Kesiapan mental, fisik yang prima harus dimiliki seorang pemancing karangan.

Mancing karangan sangat cocok untuk penyuka olahraga tantangan (kombinasi hiking, climbing ada pada kegiatan ini). Mancing karangan adalah olahraga yang  menantang, sekaligus sarana relaksasi dari kegiatan sehari hari yang begitu menguras pikiran dan tenaga. lokasi perairan yang indah, memberikan  keheningan tersendiri. Potensi sambaran ikan moster juga jadi daya pikat untuk salah satu niche sport fishing ini.

cara mancing karangan
Hiking dan climbing, siapkan fisik dan mental

cara mancing karangan

Baca juga: landbase game fishing, biaya minim, hasil maksi

• RESIKO ROCK FISHING
Medan yang dipenuhi batu karang tajam menuntut kita harus extra hati hati.  Jika terjatuh diantara batu batu karang, jelas lukanya sangat menyakitkan. Memancing rock fishing kebanyakan dilakukan pada musim penghujan. Resiko terjatuh ke laut semakin besar karena spot mancing berlumpur tanah merah dan sangat licin. Kemudian untuk spot spot land base, risiko tersapu ombak sangat besar. Pengetahuan tentang spot, cuaca, gelombang pasang surut sangat penting, dan persiapan alat antisipasi keadaan darurat baik secara individu atau secara umum di lokasi menjadi keharusan.

cara mancing karangan
Medan yang ekstrim

Baca juga: Memaksimalkan jarak lemparan menggunakan reel spinning

• ALAT-ALAT YANG HARUS DIMILIKI SEORANG PEMANCING KARANGAN
Joran
Untuk Rock Fishing lebih disarankan menggunakan rod/joran sambung 3 (telescopic tetap bisa digunakan) dengan Panjang 3.9 – 4.2 meter berbahan fiber, grafit atau carbon.

cara mancing karangan
joran mancing karangan

Reel
Size reel yang digunakan ukuran dari 5000 – keatas.
Line
Rock Fishing biasa menggunakan senar PE atau monofilament ( PE 5- 10 / 0.35 – 0.60 monofilament)

Hook/Mata Kail
Untuk mancing ikan kecil, bisa menggunakan ukuran 2-3/0.
Untuk target ikan besar bisa menggunakan 7/0 (kail 7/0 bisa digunakan sebagai kancing di mulut )ikan untuk umpan utuh gunakan mata kail yg berbahan stainless steel karena lebih tahan karat dan bisa digunakan lagi untuk trip selanjutnya.

Shock Leader
Untuk target ikan medium, bisa menggunakan leader 40-60 lbs.
Untuk target ikan besar, bisa memakai 80 lbs ke atas.
#catatan: mengapa memakai PE line leader dengan lbs besar?? Lbs sebesar apapun apabila bergesekan dengan karang seringkali putus. Untuk mengantisipasi dan berjaga jaga, sebaiknya menggunakan lbs besar karena kita berhadapan dengan medan yang penuh karang.

Timah pemberat/Timbel
Untuk target ikan kecil bisa menggunakan ukuran 60-80 gram
Untuk target utuhan bisa 100 gram keatas.
penggunaan bandul tetap disesuaikan dengan ukuran line, joran, dan kondisi arus laut di spot.

Jagrak
Jagrak /tempat dudukan joran dipakai agar mudah untuk menaruh joran. Lebih baik dan lebih aman daripada dimasukan di lubang karang. Berbahan stainless steel agar tidak cepat karatan. Jagrak juga mempunyai multi fungsi untuk memutus senar yang nyangkut, memukul oleng oleng/moa,  memukul ikan dan lain-lain. Panjang 70cm, diameter batang OD 22, sedangkan diameter untuk lobang dudukan joran OD 40-50.

cara mancing karangan
Jangkar dan jagrak

Jangkar
Fungsinya untuk menaikan ikan ke darat/atas tebing. Ada macam macam model jangkar :
Jangkar ganco mata 2, jangkar kurung, jangkar tombak mata 3, jangkar tunggal. Panjang jangkar diatas -+ 70 cm, besi as memakai od 22, mata jangkar besi 1,5 cm

Perlengkapan lain seperti head lamp, fospor, coolbox dan life jacket

Cara mancing karangan

UMPAN TERBAIK UNTUK MANCING KARANGAN
Umpan yang biasanya digunakan untuk memancing karangan adalah umpan segar seperti ikan kembung, tongkol, teropong/dencis, belanak, teri besar dan kuniran. Namun, umpan yang sepertinya harus ada dalam daftar adalah kapurito/gurita. Umpan ini salah satu yang paling favorit dan paling dicari pemancing karangan karena jenis ikan apapun sangat menyukai gurita. Terlepas dari semua itu, masing masing pemancing memiliki kegemaran dan semacam sugesti tersendiri untuk umpan mana yang paling disukai ikan.

cara mancing karangan
Kapurito / gurita

Untuk spot land base dengan teknik casting atau popping penggunaan soft lure, minnow dan popper masih menjadi andalan pemancing dengan teknik ini.

SARAN UNTUK PARA ANGLER YANG INGIN MENEKUNI/MEMULAI ROCK FISHING
Selama ini mancing karangan identik dengan aktifitas ekstrim dan bahaya. Betul demikian adanya, akan tetapi dengan persiapan fisik, mental, pengetahuan, penguasaan teknik yang baik dan disiplin pada aturan  yang ada sangat diperlukan untuk mengurangi kesalahan resiko fatal selama memancing.

Bergabung dengan komunitas yang memang fokus pada hal tersebut dan yang paling penting tentunya belajar lebih pada saat praktek dilapangan dengan rekan rekan yang sudah lebih dulu menguasai teknik mancing karangan. Disamping itu, untuk menghilangkan stigma menakutkan pada rock fishing, tentunya informasi, edukasi, mengenai segala hal tentang rock fishing beserta penyediaan alat antisipasi dini kondisi darurat baik secara individu atau bersama wajib untuk digalakkan dan dikampanyekan.

Simak video cara mancing karangan di bawah ini

Spot mancing karangan Gunung Kidul Jogyakarta

Cara mancing karangan

Hut Kemerdekaan RI ke-72; Inilah lomba mancing di bulan Agustus 2017

“ 17 Agustus tahu 45

Itulah hari kemerdekaan kita

Hari merdeka nusa dan bangsa

Hari lahirnya bangsa Indonesia, Merdeka”

Angler, tidak terasa sebentar lagi seluruh bangsa Indonesia akan merayakan HUT Republik Indonesia yang ke 72 Tahun. 72 tahun bangsa ini merdeka dari penjajahan dan semua berkat jasa para pahlawan pendahulu kita. Seluruh elemen masyarakat termasuk Komunitas Mancing di Indonesia ramai-ramai memeriahkan HUT RI ke 72 salah satunya dengan mengadakan KOPDAR maupun event Lomba mancing dengan harapan menjadi penyemangat, pemersatu sekaligus merepresentasikan semangat berlomba layaknya pejuang kemerdekaan di jaman penjajahan bangsa dulunya.

Spotmancing.com kali ini berhasil merangkum beberapa lomba mancing di tanah air yang digelar oleh beberapa komunitas mancing. Hadiah yang diberikan oleh panitiapun beragam nilainya. Mulai dari hadiah non tunai seperti perkakas rumah tangga sampai, uang tunai bahkan unit kendaraan roda 4 (mobil). Terlepas dari nilai sebuah hadiah, semangat berlomba para peserta diharapkan dapat mewakili semangat para pahlawan pendahulu kita yang dulunya berjuang merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah.

Berikut beberapa lomba mancing yang digelar oleh komunitas mancingbtanahnair yang berhasil dihimpun oleh spotmancing.com berikut dengan hadiah-hadiah bagi para juaranya:

jual kaos mancing mania, jual kaos mancing mania trans7, jual kaos mancing, jual kaos mancing lengan panjang, kaos mancing keren, kaos mancing lengan panjang, kaos mancing shimano

1.Lomba Mancing Jaya Mania Dalam Rangka HUT RI Ke 72 

Lomba mancing yang digelar oleh komunitas Jaya Mancing Mania Welahan Kabupaten Jepara ini digelar dalam rangka memeperingati HUT RI ke 72. Tidak ada uang tunai sebagai hadiahnya melainkan perkakas rumah tangga. Namun diharapkan semangat berlomba para peserta tetap tinggi. Lomba ini akan dilaksanakan pada :

Hari dan Tanggal         : Minggu 27 Agustus 2017

Jam                : 07.00-11.30 WIB

Lokasi                : Aliran Sungai Bakalan Ds Kalipucangwetan RT 01 RW 04 Welahan Jepara Jawa Tengah

Tiket                : Rp 30.000 (tiga puluh ribu rupiah)

Lomba Jaya Mancing Mania
Lomba Jaya Mancing Mania

Informasi pendaftaranndan tekhnis pelaksanaan bisa ditanyakan lansung di nomor HP Panitia di bawah ini :

Tian        : 082.136.524.440

Suyatmono    : 085.290.886.961

Nur        : 085.747.032.487

2. Kopdar Semarak Kemerdekaan RI  Ke 72 Bersama Bantul Pasiraner Fishing Club

Bantul  Pasiraner Fishing Club sebagai komunitas mancing Pasirannyang eksis di Kota Gudeg Jogjakarta tidak mau ketinggalan ikut memeriahkan HUT RI ke 72 dengan menggelar KOPDAR sekaligus lomba mancing Pasiran yang akan diselenggarakan di sepanjang Pantai Cangkring (Indokor)-Kuwaru pada hari minggu 20 Agustusn2017. Acara yang akan dimulai pada pukul 08.00 WIB-12.00 WIB ini nantinya akan menyuguhkan total hadiah uang tunai senilai Rp 3.000.000,-. Namun yang cukup menarik perhatian adalah GRATIS nya biaya pendaftaran. Ya, GRATIS biaya pendaftran bagi para peserta yang ingin ikut meramaikan gelaran ini. Panitia hanya mewajibkan peserta untuk membawa bendera Merah Putih dengan ukuran 60×100 cm atau lebih dan juga membawa tiang bendera sepanjang 2 meter. Wah sungguh apresiasi yang sangat nasionalis dari para panitia penyelenggara acara.

Kopdar BantulPasiraners Fishing Club
Kopdar Bantul Pasiraner Fishing Club

3.Lomba Mancing HUT Kemerdekaan RI ke 72 Bersama Kampung Laut

Destinasi wisata bahari Kampung Laut yang terletak di Cilacap Jawa Tengah merayakan HUT RI ke 72 dengan mengadakan lomba mancing yang nantinya akan digelar di perairan Segara Anakan pada hari sabtu tanggal 19 agustus 2017. Lomba mancing yang juga menggaet Pemkab Cilacap ini berhadiah total Rp 4.000.000. selain mengadakan lomba mancing, Kampung Laut juga sekaligus mempromosikan Destinasi Wisata Bahari andalan mereka. Untuk info pendafatran bisa menghubungi Tedy K    (0813-9109-789) dan  Suraji (0818-0282-1827 ).

Lomba mancing perairan Segara Anakan
Lomba mancing perairan Segara Anakan

4.Kopdar Pasundan Fishing Club dan Silaturahmi Antar Angler dari Tatar Sunda untuk Indonesia

Pasundan Fishing Club bekerja ssama dengan DISPORA Kabupaten Banjar Jawa Barat sepertinya tak ingin ketinggalan memeriahkan HUT RI ke 72 dengan ikut menyelenggarakan lomba mancing dengan tema “Kopdar Pasundan Fishing Club dan Silaturahmi Antar Angler dari Tatar Sunda untuk Indonesia”.  Sebuah mini tournament casting ikan gabus telah dikonsepkan oleh panitia penyelanggara dengan hadiah total uang tunai senilai Rp 1.000.000+tropi dan sertifikat.  Gelaran ini nantinya juga akan diisi oleh hiburan rakyat PONGDUT (Jaipong Dangdut) dan juga acara tebar benih ikan sebanyak 300 ribu ekor lebih di Situ Leutuk Kota Banjar Jawa Barat. Cukup dengan membayar uang pendaftaran sebesar Rp 25.000, peserta sudah mendapatkan 1 x makan dan sertifikat keikutsertaan. Catat tanggalnya , 20 Agustus 2017 jam 07.00-selesai karena ada banyak doorprize yang disediakan oleh panitia acara. Info lebih lanjut bisa menghubungi nomer HP Panitia Andy (085223774770) dan  Aditya (085323564384) Atau bisa klik di link facebook Pasundan Fishing Club di link berikut https://m.facebook.com/groups/182809268877330

Kopdar Pasundan Fishing Club
Kopdar Pasundan Fishing Club

5. OPEN TURNAMEN KASAL CUP 2017 KENDARI-SULAWESI TENGGARA BERHADIAH MOBIL

Kasal Cup 2017 - Sulawesi tenggara
Kasal Cup 2017 – Sulawesi tenggara

Nah angler, di Timur Indonesia tepatnya kota Kendari juga akan digelar open turnamen piala KASAL 2017 loh. Tidak  tanggung-tanggung , panitia menyediakan 1 unit mobil sebagai grand prize nya.  Lomba yang akan dihelat selama 2 hari ini akan di mulai pada hari Jumat 8 September 2017 pukul 08.00 WITA s/d  Sabtu 9 September 2017 Pukul 15.00 WITA yang memilih Dermaga Lanal Kendari sebagai basecamp nya  dan area Pulai Menui sebagai spot mancingnya. Sebagai catatan tambahan biaya pendaftaran event ini GRATIS alias tidak dipungut biaya sama sekali , namun peserta diawajibkan membayar biaya sewa perahu sebesar Rp 2.500.000/team yang terdiri atas 5 orang pemancing yang nantinya biaya tersebut sudah termasuk biaya transportasi para peserta selama di Kendari.  Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi contact person dibawah ini :

Mako Lanal Kendari        No Telp 0401-3121713 email : Kasalcupkendari2017@gmail.com

Bapak Wahid        HP/WA 0819-3103-3211

Bapak Joko            HP/WA 0822-3608-3235

Mayor Laut(S) Purnomo A    HP/WA 0812-2278-9950 email : mahadalwakencana@gmail.com

Jangan sampai ketinggalan yah, batas akhir pendaftaran tanggal 05 september 2017.

Nah bagaimana angler, berminat mengikuti kejuaraan lomba mancing diatas? , Atay bahkan mungkin di daerah angler tinggal juga menyelenggarakan lomba yang sama.

Sedikit bocoran dari redaksi spotmancing.com, bahwasannya spotmancing.com akan menyelenggarakan event Mancing Bareng spotmancing.com & Angler yang menurut rencana akan digelar pada akhir september/awal november 2017. Penasaran bagaimana serunya event ini berlangsung nantinya? . Pastikan terus update beritanya di tabloid mancing kesayangan angler www.spotmancing.com

popper, stickbait, top water lure,spotmancing lure

Wild Water Indonesia, Jaringan Kepedulian Perairan Indonesia

Sahabat WWI Sumbawa berfoto bersama.dokumentasi Michael Risdianto.
Sahabat WWI Sumbawa berfoto bersama.dokumentasi Michael Risdianto.

Sering kita jumpai maraknya aksi illegal fishing – seperti memancing dengan cara menyetrum, meracun dan juga membom ikan menggunakan bahan peledak. Perbuatan itu tentunya sangat merugikan banyak pihak termasuk merusak ekosistem dan habitat alami ikan – baik di laut maupun di sungai. Mengambil kekayaan laut dengan cara merusak demi keuntungan pribadi tentunya harus kita hentikan sejak dini agar keseimbangan ekosistem perikanan tetap terjaga sehingga kelak anak cucu kita juga dapat menikamati kekayaan laut dan sungai sebagaimana kita nikmati sekarang ini.

Maraknya aksi illegal fishing dengan cara-cara yang merusak tersebut memaksa beberapa aktivis pecinta lingkungan – baik yang tergabung dalam sebuah organisasi maupun perorangan, gencar melakukan kampanye dan aksi konservasi alam. Hal itu dilakukan secara lisan melalui media sosial, maupun langsung terjun ke lapangan memberikan edukasi tentang bahaya illegal fishing kepada masyarakat umum.

Baca artikel: Setitik Harapan di Sungai Ciliwung

Wild Water Indonesia.Dokumentasi Michael Risdianto
Wild Water Indonesia.Dokumentasi Michael Risdianto

Satu diantara banyaknya aktivis pecinta lingkungan yang peduli akan ekosistem perairan laut dan sungai adalah Michael Risdianto yang juga kita kenal sebagai juru kamera di acara Jejak Petualang Trans7. Michael yang cukup peduli dengan ekosistem perairan laut dan sungai di Indonesia merasa bahwa ekosistem perairan di Indonesia sudah diambang batas bahaya. Dimana hal tersebut berimbas pada terancamnya habitat ikan baik di laut maupun sungai.

Michael Risdianto
Michael Risdianto

Baca juga artikel : Kematian massal ikan di Waduk Malahayu

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos shimano, kaos mancing shimano, baju mancing, baju mancing mania

Berawal dari keresahan tersebut, maka Michael Risdianto pun membentuk sebuah aksi pergerakan yang bernama Wild Water Indonesia yang saat ini populer dengan jargonnya “Small things make a big differences! “

WILD WATER INDONESIA (WWI) adalah jaringan kepedulian perairan Indonesia dengan konsern :

(1). Kampanye kegiatan perairan ramah lingkungan
(2). Melawan kegiatan penangkapan ikan yang merusak yaitu “setrum, racun dan bom ikan” (illegal fishing).

Kenyataan bahwa seluruh sahabat WWI (julukan bagi anggota Wild Water Indonesia) adalah individu yang tidak memiliki wewenang pada penegakan dan sanksi hukum, aksi kampanye WWI diwujudkan dalam bentuk aksi persuasif berupa himbauan dan inspirasi kepedulian perairan. Beberapa aksi yang kini menjadi perhatian seluruh sahabat WWI di Indonesia antara lain; kampanye kegiatan memancing ramah lingkungan, patroli perairan, partner aparat menegakkan undang-undang perikanan.

Baca juga artikel: Kondisi alami perairan Indonesia dalam kondisi kritis!

WWI ketika sedang memberikan edukasi kepada para siswa sekolahan di Teluk Saleh Sumbawa.dokumentasi Michael Risdianto
WWI ketika sedang memberikan edukasi kepada para siswa sekolahan di Teluk Saleh Sumbawa. dokumentasi Michael Risdianto

Selain itu WWI juga melakukan restocking (tebar benih ikan), relocation (penyebaran spesies ikan tertentu), kegiatan bersih sampah di perairan, penanaman pohon, edukasi lingkungan perairan, pendataan ikan endemik, kampanye catch and release ikan langka, perlindungan spesies ikan langka (sanctuary), bag limit (pembatasan jumlah tangkapan), transplantasi terumbu karang, perlindungan mata air, yang tentunya mendukung kearifan lokal perairan yang berkelanjutan (sustainable).

Sejauh ini kegiatan WWI yang digawangi Michael dengan bantuan dari seluruh sahabat WWI yang tersebar luas di Indonesia mendapat apresiasi dan respon yang positif baik dari masyarakat, aparat penegak hukum, perangkat desa dan juga para pemangku kebijakan daerah. Seringkali aksi kegiatan yang dilakukan sahabat WWI mendapat dukungan baik moril maupun materil dari masyarakat yang juga peduli akan ekosistem perairan di Indonesia.

Dukungan penuh dari MUSPIDA DIY kepada para sahabat WWI Jogkakarta.Dokumentasi Michael Risdianto - WWI Jogjakarta
Dukungan penuh dari MUSPIDA DIY kepada para sahabat WWI Jogkakarta.Dokumentasi Michael Risdianto – WWI Jogjakarta

Jaringan WWI kini tersebar luas di semua provinsi Indonesia seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, NTT dan lain-lain. Spotmancing.com berhasil merangkum beberapa kegiatan sahabat WWI dari beberapa daerah di pulau Jawa, Sumatra dan Kalimantan yang didapat dari dokumentasi WWI.

Wild Water Indonesia Jogjakarta
Sahabat WWI Jogjakarta terbukti aktif dan peka terhadap beberapa masalah polusi perairan dan lingkungan. Bahkan sahabat WWI mendapat support dan dukungan penuh dari Bapak Kapolda Daerah Istimewa Jogjakarta Brigjend Polisi Ahmad Dofiri pada saat melakukan kegiatan pelepasan tukik dan penanaman bibit pohon cemara beberapa waktu lalu di Jogjakarta.

Selain itu Sahabat WWI Jogjakarta juga terlibat langsung dalam proses relokasi penyu di penangkaran penyu Pantai Samas yang berawal dari salah satu laporan postingan seseorang di jejaring sosial facebook yang akhirnya membawa pulang penyu tersebut kembali ke rumahnya di lautan.

Penyu yang sebelumnya dirawat di panangkaran penyu pantai Samas akhirnya dilepas kembali ke lautan bebas. Dokumentasi Michael Risdianto WWI Jogja
Penyu yang sebelumnya dirawat di panangkaran penyu pantai Samas akhirnya dilepas kembali ke lautan bebas. Dokumentasi Michael Risdianto WWI Jogja

Wild Water Indonesia Sumbawa
Di Teluk Saleh, Sumbawa, setidaknya ada 80-an lebih bagan apung yang beroperasi sepanjang tabun di lautan Sumbawa. Dengan fleksibilitas mobilisasi yang luar biasa ini tentunya berpotensi mengakibatkan over fishing.

Beberapa Sahabat WWI Sumbawa di Teluk Saleh mencoba mereduksi potensi ini dengan menggemakan konsistensi perburuan hanya dilakukan pada kalender bulan pada tanggal tertentu saja sehingga tidak ada lagi bagan apung yang beroperasi sepanjang waktu. Edukasi program ini juga dilakukan sahabat WWI mulai dari sekolah-sekolah sampai ke perangkat desa.

Sahabat WWI Sumbawa berfoto bersama.dokumentasi Michael Risdianto.
Sahabat WWI Sumbawa berfoto bersama.dokumentasi Michael Risdianto.

Wild Water Indonesia Kalampangan Palangkaraya
Kalimantan yang terkenal akan potensi mancing air tawarnya tidak lantas membuat sahabat WWI terlena akan kewajiban dan andil mereka dalam menjaga ekosistem perairan air tawar nya. Sahabat WWI Kalampangan Palangkaraya gencar melakukan aksi solidaritas mereka dengan cara sosialisasi keliling ke desa-desa dan spot-spot yang sering disambangi baik oleh pemancing maupun pencari ikan. Poster dan pamflet Stop Racun, Setrum dan bom ikan terlihat rata tersebar baik di danau, sungai , maupun waduk-waduk di Kalampangan.

Sahabat WWI Kalampangan Palangkaraya berfoto bersama sebelum melakukan kampanye WWI dengan memasang spanduk,poster dan pamflet Stop Setrum, Racun dan Bom Ikan.dokumentasi Michael Risdianto
Sahabat WWI Kalampangan Palangkaraya berfoto bersama sebelum melakukan kampanye WWI dengan memasang spanduk,poster dan pamflet Stop Setrum, Racun dan Bom Ikan.dokumentasi Michael Risdianto

Selain 3 sahabat WWI diatas masih banyak sahabat-sahabat WWI daerah lainnya yang hingga saat ini masih intens menjalankan program WWI. Apabila angler memerlukan info lebih lanjut dengan apa saja kegiatan Sahabat Wild Water Indonesia bisa langsung klik tautan ini: WILD WATER INDONESIA

Salam Lestari Wild Water Indonesia!

jual lure, jual lure pancing, jual lure stickbait, jual umpan casting