Smart Fishing Friendly Tournament, Konsep Baru Even Mancing Inovasi dari Caster Brotherhood

Smart Fishing Friendly Tournament, Konsep Baru Even Mancing Inovasi dari Caster Brotherhood

Cast N Coffee (CNC), acara tahunan komunitas mancing Caster Brotherhood yang ke 4 ini terasa berbeda dari sebelumnya. Dengan konsep friendly tournament bertemakan Smashing (Smart fishing), bisa dibilang ini adalah sebuah konsep baru dalam even mancing.

“ Even kali ini kita kemas dalam bentuk friendly tournament dengan tema smashing ( Smart Fishing). Paperless, semua by online. Dari pendaftaran, registrasi ulang, pencatatan ikan hasil lomba dan lainnya.” Jelas Om Ronald ketua Caster Brotherhood. Sesuai tema, para peserta yang telah mendaftar secara online dikirimi surel berupa barcode yang nantinya di scan sebagai tiket masuk saat registrasi ulang. Unik bukan?

Caster Brotherhood
Caster Brotherhood

Ada dua kategori lomba, yaitu spesies terbanyak dan ikan dengan bobot terberat. Diperbolehkan menggunakan teknik casting maupun fly fishing. Namun disarankan menggunakan piranti UL. Om Ronald menuturkan,” Kita menggunakan kolam UL, rata-rata spesies ikan yang ada memiliki bobot maksimal kisaran 5 kiloan. Agar terasa sensasinya, kami sarankan menggunakan tackle kelas Ultra Light.”

Om Ronald
Om Ronald

Sebanyak 145 peserta antusias mengikuti jalannya acara.” Peserta yang hadir adalah angler dari berbagai komunitas di Jawa Timur. Bahkan, ada yang jauh-jauh datang dari Madura. Saking ramainya peserta, panitia cukup kewalahan kesana kemari karena strike rate yang tinggi.” Jelas pria yang bernama lengkap Ronald Saputra ini.

Spotmancing Shop sebagai produsen kaos distro mancing tak ketinggalan memberikan kontribusi sponsorship demi kemeriahan acara
Spotmancing Shop sebagai produsen kaos distro mancing tak ketinggalan memberikan kontribusi sponsorship demi kemeriahan acara
Peserta antusias mengikuti lomba
Peserta antusias mengikuti lomba

Monstero Fishing Park dipilih sebagai tempat berlangsunya even.”Untuk saat ini di Jawa Timur, kolam pemancingan yang paling mewakili untuk teknik casting dengan spesies terbanyak adalah Di Monstero. Selain itu tempatnya juga nyaman.” Ungkap Om Ronald alasan dibalik pemilihan lokasi.

Salah satu kolam Monstero Fishing Park
Salah satu kolam Monstero Fishing Park

Adapun para pemenang lomba mancing adalah:

  1. Kategori utama, spesies terbanyak

Juara 1 atas nama Wen Wen

Juara 2 atas nama Rudi Jr.

Juara 3 atas nama Opeck Switch

 

  1. Kategori Ikan Terberat

Juara 1 M. Khuluqil dengan berat ikan 5,19 Kg

Juara 2 Dwi Maru dengan berat ikan 5,03 Kg

Juara 3 Cak Djon dengan berat ikan 4,91 Kg

Juara 1, 2, dan 3 kategori ikan terberat
Juara 1, 2, dan 3 kategori ikan terberat

Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah berupa kelengkapan alat pancing dan t-shirt yang berasal dari sponsor serta Caster Brotherhood.

Om Wen Wen, angler asal surabaya yang mendapatkan juara 1 kategori spesies terbanyak tidak menyangka dirinya bisa menang. ”Saya baru pertamakali ikut turnamen seperti ini. Main casting juga baru kok, lebaran 2018 yang lalu pertamakali mencoba teknik casting.” Ungkap pria yang bernama asli  Andreas Juan.

Ia menambahkan,” persiapan biasa saja, Seperti cek alat pancing, PE dicek masih bagus apa tidak, hook apakah masih tajam atau sudah tumpul. Saya gunakan set tackle UL denga PE 6 lb dan leader 10 lb ditambah lure 3,8 cm tipe suspend.”

Adapun strategi yang dilakukan adalah mempelajari sifat spesies yang diincar seperti habitatnya dan lain-lain sehingga bisa tahu ke titik mana harus melempar.

Om Wen Wen aka Andreas Juan
Om Wen Wen aka Andreas Juan

Hal yang paling berkesan menurut Om Andreas adalah saat lomba mancing.” Berkesan sekali saat dapat koleksi spesies baru, ditambah ramainya peserta sampai-sampai kolam rasanya penuh.” Jelasnya. Beliau juga merasa even berjalan sangat fun dan berharap semoga ke depan CB bisa mengadakan helatan yang lebih besar serta lebih seru.

Juara 2 spesies terbanyak jatuh kepada Om Rudi Jr. Angler asal Lamongan ini datang bersama 3 orang kawan satu timnya. Piranti yang ia gunakan tergolong dalam kelas ekstrim UL.  Dengan Joran kelas 1-4 lb dan reel ukuran 1000 ia berhasil landed berbagai spesies ikan.

“Persiapan sih gak seberapa, karena udah sering juga mancing di situ. Cuma sedikit tips dari saya, kalau dikolam UL cukup gunakan soft lure dan mainnya di pinggir. Soalnya, ikan banyak bersembunyi di bebatuan pinggir kolam. Senang banget bisa juara kemarin. Semoga tahun depan acara lebih meriah lagi.”Ungkap pria yang bernama lengkap Rudi Ono ini dengan semangat.

Om Rudi Jr menerima hadiah juara 2
Om Rudi Ono menerima hadiah juara 2

Sementara Om Opeck Switch mengaku baru pertamakali mancing di Monstero. ”Karena belum pernah ke situ, jadi untuk persiapannya lebih banyak tanya-tanya teman yang udah biasa mancing di Monstero.” Jelasnya.

Menggunakan set  UL dengan joran 2-6 lb, PE 0,6 dan leader 20 lb ia berhasil menyabet juara ke 3 kategori utama.”Gak nyangka bisa menang, soalnya saya hampir tidak pernah mancing kolaman, selama ini cuma casting gabus dan payus. Kadang ngoncer liaran, mungkin berkat doa anak juga.” Tambahnya.

Om Opeck menerima hadiah juara 3
Om Opeck menerima hadiah juara 3

“Mengetahui karakter ikan target, cara memainkan lure dan selebihnya faktor keberuntungan.” Ungkap pria yang bernama asli Arofik ini, saat ditanya tips singkat mancing casting kolaman. Ia berpesan,” Semoga even seperti ini terus berlanjut, saya antusias sekali mengikutinya dan sangat bahagia sekali meskipun tidak juara 1, hehehe.”

Selain lomba mancing, friendly tournament CB ini juga menyediakan stand bazzar bagi tackle shop dan kawan-kawan dari Lure Maker Indonesia.

Di akhir sesi wawancara – Sebagai Ketua, Om Ronald berharap agar Caster Brotherhood semakin maju dan inovatif. Bisa membawa hal-hal baru di dunia mancing khususnya teknik casting dan luring serta bisa menjadi wadah yang tepat bagi angler tanah air.

”Untuk panitia saya benar-benar memberikan apresiasi atas usaha dan kerja kerasnya – khususnya totalitas yang sudah diberikan dari awal hingga akhir acara. Untuk peserta saya berharap tetap kompak dan selalu menjaga erat persaudaraan serta tali silaturahmi yang sudah terjalin selama ini.” Pesan Om Ronald.

Sukses selalu buat Caster Brotherhood, semoga semakin banyak inovasi-inovasi dalam dunia mancing yang bisa ditularkan kepada angler tanah air. Bravo angler Indonesia!

Galeri Foto

Para peserta bersiap sebelum lomba dimulai
Para peserta bersiap sebelum lomba dimulai
M. Khuluqil, juara 1 kategori ikan terberat
M. Khuluqil, juara 1 kategori ikan terberat

 

Reuni dan Mancing Bareng Angler Sempel Community

Reuni dan Mancing Bareng Angler Sempel Community

Angler Sempel Community (ASC) baru-baru ini mengadakan even mancing bareng di pantai blado, Munjungan, Trenggalek. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 10-11 maret kemaren ini ramai peminat. Terhitung ada 50 tim yang hadir. Spotmancing.com mendapat kesempatan kembali untuk mewawancarai ketua panitianya, om Eko Widayaka.

Eko Widayaka
Eko Widayaka
umpan buzzbait
umpan buzzbait

“Even berjalan dengan lancar, cuaca juga cerah walapun subuh ada hujan lewat yang menyejukkan suasana”, jelas Om Eko. Dari 50 tim total ada 200 lebih peserta yang hadir. Hal ini makin menyemarakkan suasana. Tepat tanggal 10 maret acara dimulai. Tapi bukan langsung mancing lho, acara diawali dengan pengambilan nomor undian untuk menentukan jukung (perahu) oleh masing-masing perwakilan tim yang sudah duluan merapat ke lokasi. Malamnya pukul 20.00 wib diadakan technical meeting Sekalian ramah tamah antar sesama peserta. Mengingat tujuan utama diadakannya even ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi dan kekompakan antar angler.

Esok harinya, minggu 11 maret 2018 pukul 04.00 dinihari para peserta diminta untuk prepare perlengkapan pancing yang akan di bawa. Pukul 05.00 masing- masing tim berangkat ke spot mancing yang ada di sekitar perairan kawasan pantai blado. Kawasan perairan pantai blado memang terkenal sebagai spot mancing yang menyimpan potensi predator ikan air asin dengan size monster. Yang paling sering jadi target para angler adalah monster tenggiri. Pemandangannya yang indah juga menjadi daya tarik sendiri bagi siapapun yang berkunjung ke pantai blado.

Pantai Blado terkenal dengan monster air asinnya
Pantai Blado terkenal dengan monster air asinnya

Sesuai peraturan yang telah disepakati bersama, pukul 14.00 adalah batas terakhir penyerahan ikan hasil tangkapan dan penimbangan. Ketersohoran pantai Blado akan ikan-ikan monsternya dibuktikan sendiri oleh peserta even ini. Satu persatu tim beserta jukung datang membawa hasil tangkapan, salah satu tim datang dengan ikan GT seberat 18,07 kg. ini membuat peserta lain mulai lemas. “Banyak ikan yang tidak ditimbang, kebanyakan karena sadar kalau tangkapannya jauh lebih kecil dibanding yang lain”, jelas om Eko.

Ialah tim HRF gunung kidul dengan GT 18,07 kg yang mengantarkan skuad ini menjadi juara 1. posisi ke dua ditempati oleh tim Blankon dari Semarang dengan monster tenggiri seberat 17.77 kg. Selain ikan terberat, tekong atau Juru mudi jukung juga ada kategorinya. Tekong terbaik jatuh kepada Pak Ogah sebagai juru mudi kapal tim HRF gunung kidul. Wah! Selamat ya buat para pemenang. Pukul 14.30 acarapun ditutup bersamaan dengan pembagian hadiah.

Juara 2, Tim Blankon Semarang
Juara 2, Tim Blankon Semarang
Pak Ogah, ditasbihkan sebagai tekong terbaik
Pak Ogah, ditasbihkan sebagai tekong terbaik

Setelah hadiah dibagikan tibalah di acara terakhir even ini – yakni berbagi tali asih pada anak-anak yatim, dan sumbangan bagi pembangunan mushola setempat. Inilah bentuk bakti sosial yang diadakan dalam even mancing ASC yang dihelat untuk ke-3 kalinya ini. Luar biasa, salut deh pokoknya buat para angler even ASC – sebuah inisiatif yang menjadi inspirasi untuk kegiatan serupa.

Di akhir wawancara om Eko ingin menyampaikan rasa terima kasihnya untuk tim-tim yang sudah bersusah payah hadir berpartisipasi.”Bangga punya teman-teman angler atas antusiasnya dalam even kemarin, kelihatan sekali guyubnya, semangatnya. Selamat buat pemenang , Buat yg masih boncos yang sabar ya boss trus semangat , Saya ucapkan beribu-ribu terima kasih dan mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kesalahan. Salam Strike! Salam Kompak! Semoga kedepan kita semua bisa dipertemukan kembali di lain kesempatan. NJENENGAN SEMUA LUAR BIASA.! Salam Hormat dari saya Eko Widayaka.” Ungkap om Eko dengan semangat.

Berbagi tali asih dengan anak yatim piatu dan pembangunan mushola
Berbagi tali asih dengan anak yatim piatu dan pembangunan mushola
Diwakili Om Heri Skatetrue (baju hitam) - spotmancing.com berkontribusi demi kemeriahan acara
Diwakili Om Heri Skatetrue (baju hitam) – spotmancing.com berkontribusi demi kemeriahan acara

Dapat bocoran sedikit dari om Eko. Rencananya bakalan ada even lain lagi dari ASC. “Tunggu even kami berikutnya, Pastinya akan lebih seru Lagi!”. Siaap Om Eko, kita tunggu. Semoga ASC jaya selalu dan bisa mengadakan even-even yang lebih besar lagi. Wassalam.

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos mancing shimano, spotmancing apparel

Komunitas Mancing Mania Pekalongan ; Saat persaudaraan terjalin erat dalam even Mancing Bareng #4

Komunitas Mancing Mania Pekalongan ; Saat persaudaraan terjalin erat dalam even Mancing Bareng #4

“Guyub Rukun Tetap Santun” itulah tema yang digagas Komunitas Mancing Mania Pekalongan (MMP) saat menggelar acara Mancing Bareng kemarin. Even yang dihelat pada hari Minggu, tanggal 21 Mei 2017 tersebut digelar dalam rangka agenda rutin MMP demi mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota MMP.

Gelaran mancing Bareng MMP ini berlokasi di spot Muara Sebakung Kabupaten Pekalongan. Pemilihan spot muara Sebakung menjadi keputusan bersama pengurus MMP dikarenakan di spot ini terbilang sangat potensial – terutama spesies ikan Barramundi (kakap putih).

Suasana lomba Mancing Bareng
Suasana lomba Mancing Bareng

Panitia mengatakan bahwa sudah lebih dari 70 angler yang mendaftarkan diri untuk acara ini. Dengan hanya membayar uang pendaftaran sebesar Rp 20.000 (dua puluh ribu rupiah), para peserta mancing bareng kali ini sudah mendapatkan akomodasi serta berkesempatan mendapatkan undian doorprize yang disediakan panitia.

Beragam hadiah disediakan panitia baik untuk juara ikan terberat 1,2,3 dan 4 juga tentu saja hadiah doorprize yang ditujukan agar para peserta mancing bareng lebih bersemangat dalam berkompetisi mendapatkan ikan.

Ikan Barramundi atau yang lebih dikenal dengan nama “pelak” bagi masyarakat Pekalongan dan sekitarnya menjadi kategori ikan target yang telah ditentukan oleh panitia. Selain itu, kategori ikan non bersisik terberat juga ditetapkan oleh panitia agar semua peserta juga mendapatkan kesempatan yang sama dalam peraihan juara.

Para peserta lomba berburu barramundi
Para peserta lomba berburu barramundi

Untuk hadiah-hadiahnya sendiri, panitia menggandeng beberapa donatur maupun perorangan yang sudah digalang sejak jauh hari sebelum kegiatan berlangsung. Penghargaan berupa alat pancing dan penunjang kegiatan memancing sudah banyak didonasikan kepada para pengurus MMP untuk meramaikan acara Mancing Bareng Mancing Mania Pekalongan #4 .

Tepat pukul 07.00 WIB, Wirad- selaku perwakilan dari pengurus Mancing Mania Pekalongan dengan resmi memulai Mancing Bareng yang sebelumnya diawali dengan briefing dan doa. Para peserta pun dengan sendirinya langsung menempati spot-spot andalan di sekitar bibir muara Sebakung.

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos shimano, kaos mancing shimano, baju mancing, baju mancing mania

Hampir semua peserta menerapkan tekhnik mancing “ngoncer” menggunakan umpan udang putih yang masih hidup (live bait) sebagai umpan andalan mereka dalam mendapatkan ikan target Barramundi. Namun terlihat juga beberapa angler lainnya yang menerapkan teknik mancing “casting” dengan umpan artificial lure jenis minnow dan stickbait.

Selama even berlangsung, Nampak beberapa angler yang strike ikan dan segera dicatat oleh panitia. Namun hingga batas waktu memancing yang ditentukan oleh panitia yaitu pukul 12.00 WIB tidak satupun angler yang berhasil mendaratkan ikan target utama Barramundi ke permukaan. Oleh karena itu panitia hanya mengambil pemenang berdasarkan kategori ikan terberat bersisik dan non sisik selain dari kategori target ikan utama Barramundi.

Berikut daftar para pemenang Mancing Bareng Mancing Mania Pekalongan #4 minggu 21 mei 2017 :
Juara 1 ikan terberat diraih oleh Ali dengan perolehan ikan jenis Sembilang dengan bobot 0,2 Kg
Juara 2 ikan terberat diraih oleh Aziz dengan perolehan ikan jenis Tigawaja dengan bobot 0,1 Kg
Juara 3 ikan terberat diraih oleh Yanto dengan perolehan ikan jenis Kerapu dengan bobot 0,05 Kg
Juara 4 ikan terberat diraih oleh Hendra dengan perolehan ikan jenis Jenaha seberat 0,02 Kg

Juara 1 ikan terberat . Ali berfoto dengan Nawer Hidayat ( pengurus MMP)
Juara 1 ikan terberat . Ali berfoto dengan Nawer Hidayat ( pengurus MMP)
Juara 2 ikan terberat -Aziz ,berfoto dengan Nawer Hidayat (panitia MMP)
Juara 2 ikan terberat -Aziz ,berfoto dengan Nawer Hidayat (panitia MMP)
Juara 3 ikan terberat. Yanto (kanan)
Juara 3 ikan terberat. Yanto (kanan)

Di akhir acara, Wirad selaku perwakilan dari Mancing Mania Pekalongan menambahkan jika memang event kali ini tidak ada peserta yang berhasil landed ikan target Barramundi. Bahkan perolehan ikan kategori lainnya bisa dibilang bobotnya sangat kecil. Namun inti dari penyelenggaran acara ini adalah mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar anggota MMP juga para angler di luar komunitas MMP.

Salut buat Mancing Mania Pekalongan. Salam Guyub, Rukun, tetap santun dan juga junjung tinggi sportifitas.