Arsip Kategori: Video

Tips Mudah Perawatan Ringan pada Baitcasting Reel bagi Pemula

Bagi sebagian castinger pemula, seringkali kebingungan terjadi saat adanya pengurangan performa pada gulungan pancing yang dimiliki. Kurangnya informasi serta ketidakberanian untuk membongkar bagian dalaman reel adalah salah satu sebabnya.

Padahal, reel baitcasting memiliki beberapa bagian atau part seperti bearing dan gear yang memerlukan perawatan khusus yang dalam pelaksanaannya memang harus membongkar bagian dalaman reel.

Bagian-bagian tersebut jika bekerja terus menerus  tanpa maintanance kinerjanya akan berkurang bahkan mengalami kerusakan parah seperti gear loss, tidak bisa digulung, berisik dan masih banyak lagi ancaman kerusakan lainnya.

Lantas bagaimana sih caranya merawat gulungan pancing low profile ini dan bagian mana sajakah yang perlu diberi perawatan khusus? Untuk itu, kali ini spotmancing.com akan berbagi tips-tips mudah perawatan ringan baitcasting reel bagi angler pemula yang dilengkapi dengan video tutorial dalam tiga bagian.

Hal pertama yang harus dilakukan sepulang mancing adalah membersihkan bodi reel. kebersihan reel juga perlu diperhatikan karena kotoran-kotoran yang menumpuk menjadi kerak pada bagian luar dapat mengakibatkan terkelupasnya cat bahkan korosi di badan reel yang terbuat dari metal apalagi jika memancing di spot-spot yang airnya kotor atau air asin. Berikut adalah video cara mudah membersihkan reel.

Pada video tersebut digunakan air mengalir agar kotoran yang dibersihkan menggunakan sikat gigi mudah terlepas. Jangan takut air masuk ke bagian dalam karena hampir semua jenis baitcasting reel memiliki saluran pembuangan air di bagian bawah handle sideplate. Sebaiknya setelah selesai dikeringkan, kibas-kibas sedikit reel agar air yang masih terperangkap didalam cepat keluar serta meletakkan reel di atas kain/tissue jangan sampai terbalik agar air mudah mengalir ke saluran pembuangan.

Untuk gulungan pancing yang terasa agak berisik atau sudah kurang smooth akibat pemakaian berat atau pemakaian ringan selama berbulan-bulan  maka perlu dilakukan pelumasan ulang di bagian-bagian dalaman sperti gear dan bearing. Langkah pertama adalah membongkar handle sideplate, di mana pada bagian inilah 90% alat penggerak reel berada. Nah, bagi angler pemula yang takut membongkar bagian ini, kita akan kasih tips-tipsnya di video berikut:

Mudah bukan, jika dihitung waktu yang dibutuhkan untuk membongkar handle sideplate tidak sampai  15 menit. Tips tambahan dari video di atas adalah usahakan membongkar reel di sudut ruangan di atas lantai tanpa celah serta gunakan meja rendah dengan penerangan yang cukup.. Hal ini untuk menghindari hilangnya part-part kecil. Kalaupun ada yang terjatuh atau hilang dari pandangan maka akan lebih mudah mencarinya. Jangan lupa Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Paling penting ingat susunan serta dokumentasikan untuk memudahkan pemasangan ulang terutama bagi angler yang baru pertamakali membongkar reel.

Bagian terakhir  adalah tips mencuci dan melumasi  bagian dalaman. Part apa sajakah yang perlu dicuci  dan bagaimana caranya?, kemudian bagian mana sajakah yang harus dilumasi. Mari kita simak video selanjutnya.

Gunakanlah sabun pencuci piring cair penghilang lemak agar sisa-sisa grease yang sudah mengental dan tidak bagus lagi serta kotoran lainnya  hilang. Pastikan seluruh celah-celah gerigi gear bersih, bilas hingga tidak ada lagi sisa-sisa sabun. Gunakan kain kering atau tisu, bisa juga dilanjutkan dengan dikeringanginkan.  Hindari menjemur di bawah terik sinar matahari karena jika dilakukan terus menerus ditakutkan merusak atau mengurangi kekuatan part. Jikalaupun dijemur usahakan tidak terlalu lama.

Hal terakhir yang dilakukan adalah pelumasan dan perakitan ulang. Ini adalah bagian terpenting. Kami tekankan kembali, ”Semua ball bearing dilumasi menggunakan oil atau minyak kecuali satu yaitu One way bearing yang menggunakan grease. Semua bagian yang bergerigi menggunakan grease seperti main gear, pinion gear, wormshaft dan wormshaft gear. Lapisi seluruh bagian dalam frame menggunakan grease.  Jika tidak memiliki pelumas antikarat bisa menggunakan grease yang digunakan untuk gear. Tidak disarankan menggunakan pelumas yang bukan untuk gulungan pancing karena bisa jadi formula atau zat aditif yang ditambahkan berbeda, bahkan dapat merusak reel. Jangan terlalu banyak menggunakan minyak, cukup satu tetes. Terlalu banyak memberikan pelumas malah akan menurunkan performa bahkan membuat kasar pergerakan part-part dalaman. Setelah selesai rakit kembali sesuai urutan. Terakhir, bersihkan bodi menggunakan tisu untuk menghilangkan sisa-sisa grease atau oil yang menempel.

Jika diperhatikan seksama, waktu yang dibutuhkan untuk membongkar, mencuci, melumasi hingga merakit ulang gulungan pancing ini hanya membutuhkan waku yang tidak sampai satu jam. Berapa lama maintenance seperti ini bisa dilakukan kembali?, jawabannya adalah tergantung pemakaian. Semakin sering memancing di spot air kotor dan air asin serta trip-trip berat maka semakin sering pula perawatannya. Jika trip atau memancing harian yang ringan tinggal dirasakan, apakah performa reel berkurang atau tidak.

Tips-tips yang disampaikan merupakan pengalaman pribadi setelah bertahun-tahun menggunakan gulungan yang sama. Reel yang kami gunakan sering menyentuh spot-spot parit sawit kotor, pemakaian berat hingga 5x seminggu dalam sebulan, fight dengan ikan-ikan snakehead berbobot di atas 1 kg serta pengalaman kawan-kawan sesama angler. tips-tips tersebut telah dipraktekkan dan tidak terjadi penurunan performa secaa signifikan pada gulungan yang digunakan. Tentu tidak serta merta membuat semua reel awet, masih banyak lagi faktor lain yang berpengaruh. Untuk maintenance berat apalagi jika ada part rusak dan perlu diganti sebaiknya diserahkan kepada ahlinya. Di Indonesia sudah banyak ahli service reel berpengalaman dan dapat dihubungi via online. Akhir kata, selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Ramai Video Warga Banjarmasin Strike Ular Piton saat Memancing

Beredar video di media sosial seorang warga di Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang tak sengaja mendapat seekor ular piton saat tengah memancing. Video tersebut viral setelah diunggah oleh Jun melalui akun Facebooknya @JunSha, Kamis (15/3).
“Tanpa sengaja disaat mancing di pinggiran Sungai Martapura, Siring, tepatnya di seberang siring maskot bekantan. Mancing ikan malah dapat ular sawa (piton) kira-kira sepanjang 6 meter,” tulisnya dalam keterangan video.
Dalam video tersebut, terlihat kondisi sedang hujan. Seorang warga tampak tengah mancing di pinggiran Sungai Martapura, Siring. Tak disangka ketika tali pancing itu ditarik, bukannya mendapat ikan malah ular piton berukuran 6 meter yang hook up.
Strike ular piton sepanjang 6 meter
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Kamis (15/3), sekitar pukul 12.10 WIB.
Saat diberitakan kumparan.com, Minggu (18/3), Jun mengatakan video tersebut ia dapat dari temannya, Fendi, yang saat itu tengah melintas di daerah Siring.
“Saya dapat kiriman dari teman di Whatsapp dia kebetulan ada di TKP. Dia cerita dia tahu itu karena ada suara teriak-teriak orang mendapat ular saat mancing,” kata Jun saat dihubungi kumparan.
 kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos mancing shimano, spotmancing apparel
Meski begitu, Jun mengungkapkan bahwa Fendi yang tinggal di daerah Kelayan, Banjarmasin itu tak menyaksikan peristiwa langka tersebut sampai selesai. Ia harus kembali melanjutkan perjalanan karena ada urusan yang harus diselesaikan.
“Fendi tidak sempat melihat apakah ular itu sudah diangkat ke daratan atau belum,” ujarnya.
Video unggahannya itu kini viral di media sosial dan sudah banyak dibagikan ulang oleh warganet lainnya. Unggahan tersebut bahkan sudah ditonton lebih dari 2 ribu kali. Berbagai komentar warganet juga turut membanjiri unggahan tersebut. (sumber kumparan.com)
simak videonya disini:

umpan buzzbait

Abugosok FC pesta tuna dogtooth di Pangalaseang

Coba angler bayangkan suasana di meja operasi, saat anggota tim medis menyelamatkan pasien kritis. Masing-masing kru medik, berkonsentrasi penuh pada tiap-tiap perannya. Dokter yang satu fokus menangani masalah organ , dokter lainnya full konsentrasi pada masalah anestesi. Sementara asisten dokter sibuk memberi assist.

Nah, sepertinya analogi ini cocok untuk mengibaratkan suasana, saat kesepuluh personel tim Abugosok FC, full fight melawan puluhan tuna dogtooth di perairan Pangalaseang, Kabupaten Donggala-Provinsi Sulawesi Tengah. Bedanya, jika di ruang operasi sarat ketegangan, sedangkan suasana mancing  ini riuh dengan gelak dan canda.

KM Berdikari II
KM Berdikari II
Peta perairan selat Makassar
Peta perairan selat Makassar
Tim Abugosok FC: Fredy Nursalim, Hendri Indra, Anjas Om Black, Heri Skatetrue, Wendy Khan, Taufik Tan, Awang Kurniawan, Hadi Hamzah, Herry Cuaca
Tim Abugosok FC: Fredy Nursalim, Hendri Indra, Anjas Om Black, Heri Skatetrue, Wendy Khan, Taufik Tan, Awang Kurniawan, Hadi Hamzah, Herry Cuaca

Nah, ketika itu kesepuluh angler asal Jakarta dan Bandung tersebut mengerahkan senenap kemampuannya di posisi masing-masing untuk mendaratkan ikan bergigi anjing itu, di geladak kapal yang mereka carter – KM Berdikari 2.

Peristiwa banjir dogtooth ini berlangsung saat malam gulita, tepatnya pada malam pertama – dari agenda 3 malam trip mancing  (23-25 Januari 2016). Menurut Heri Skatetrue – salah seorang personel Abugosok FC, dogtooth yang frenzy tersebut  punya size bervariasi. Mulai dari 7 hingga 25 kilogram, sukses dinaikkan.

“Wah tarikan tuna gigi anjing emang luar biasa. Malam itu saya berhasil landed 4 ekor doggy, dan yang paling berat 17 kilogram. Teman-teman yang lain juga sama sibuknya,” kenang Heri. “Beberapa kali juga hook up babon, tapi leadernya dibabat gigi dogtooth,” tambahnya

Hal senada diungkapkan Herry Cuaca, lewat saluran internet. “Tarikan doggy kuat sekali dan khas,” terang angler yang malam itu sukses mendaratkan 10 ekor dogtooth. “Umpan yang hook up, akan ditarik sampe ke dasar, dan  tanpa henti terus melawan sampai atas,” tambahnya.

Herry Saketrue
Herry Saketrue
Herry Cuaca
Herry Cuaca
Tarikan tuna dogtooth yang khas. metal jig ditarik hingga dasar, dan terus melawan hingga atas
Tarikan tuna dogtooth yang khas. Metal jig ditarik hingga dasar, dan terus melawan hingga atas

Akhirnya pesta doggy malam itu berakhir pukul 3 dinihari, saat air mulai pasang. Semua angler menyunggingkan senyum puas, dan tak lama mereka pun terlelap karena kelelahan yang sangat. Sementara mesin kapal mulai berderu, melanjutkan perjalanan menuju spot berikutnya; Pulau Pasoso. Total perolehan ikan di malam itu adalah sebanyak 3 setengah box ikan. Wuihh…!

Perairan Selat Makassar memang terkenal dengan dogtooth nya yang beringas dan rakus. Tidak hanya untuk pemancing dalam negeri saja, Pangalaseang juga kerap disambangi angler internasional untuk merasakan sensasi doggy.

Khusus untuk Abugosok FC, trip ini terasa lebih spesial, selain karena rindu dengan tarikan si gigi anjing, ekspedisi mancing ini juga sekaligus untuk merayakan ulang tahun Herry Cuaca.

Hadiah kejutan buat Herry cuaca; Kue ulang tahun berbentuk BH
Hadiah kejutan buat Herry cuaca; Kue ulang tahun berbentuk BH
Perayaan ulang tahun di Pulau Pasoso
Perayaan ulang tahun di Pulau Pasoso

Sesuai agenda rutin KM berdikari 2  yang dikomandani Taufik Samson, trip mancing dengan target dogtooth dilakukan selama 4 hari 3 malam. Malam pertama di perairan Pangalaseang, malam kedua di laut Pasoso, dan malam ketiga kembali berburu ikan di Pangalaseang. Sementara siang hari lebih banyak digunakan untuk mancing ringan dan beristirahat, sambil menikmati sajian lezat koki legendaris KM berdikari 2, Kang Jamal.

baju mancing, kaos mancing, kaos mancing mania, tshirt mancing mania lengan panjang, kaos mancing mania lengan panjang, kaos mancing mania terbaru

Sekitar pukul 7 pagi kapal sudah merapat di Pulau Pasoso. Di daratan yang eksotis karena keindahan pantainya itu, Taufik Samson,telah menyiapkan kambing guling, sebagai menu utama dalam perayaan ulang tahun Herry Cuaca. Di hari itu, di pulau yang biasanya hanya ramai oleh hilir mudik penyu itu,  jadi riuh oleh senda gurau, dan ucapan selamat pada lelaki – yang lahir pada tanggal 6 Januari 1976 itu.

Menjelang sore semua angler kembali ke kapal, dan bersiap untuk kembali fight melawan si rakus doggy. Tapi sayang, tiupan angin kencang melanda seluruh kawasan. Gelombang meninggi, dan suhu air turun ke titik terendah. Akibatnya penghuni laut dalam ogah beraktifitas dan memilih ngendon di balik terumbu di dasar laut.

Kejadian yang sama kembali terulang di malam terakhir di Pangalaseang. Angin besar balik melanda perairan sedalam 100-150 meter itu. Berkali-kali metal jig diluncurkan, namun tak ada tanda-tanda sambaran sama sekali. Akhirnya rombongan memutuskan pulang menuju dermaga Pangalaseang untuk menyudahi ekspedisi ini.

Di siang hari, Tim Abugosok FC kembali menuju Palu, untuk melanjutkan penerbangan menuju Jakarta. Kesepuluh angler ini bersepakat untuk menyerahkan seluruh hasil tangkapan selama memancing pada panti asuhan Walisongo yang terletak di kota Palu.

“Kami  terharu dan bahagia bisa ikut memberi pada anak-anak yatim piatu,” tutur Heri Skatetrue ketika mengenang saat-saat di rumah sosial tersebut. Wah, ide memberi sumbangan berupa ikan ini  patut ditiru, biar mancing jadi berkah dan strike terus, he he…

Abugosok FC menyambangi Panti Asuhan Walisongo, untuk menyerahkan donasi ikan hasil mancing
Abugosok FC menyambangi Panti Asuhan Walisongo, untuk menyerahkan donasi ikan hasil mancing

Secara umum ekspedisi mancing tim Abugosok FC di perairan Selat Makassar boleh dibilang sukses. Kendati di malam kedua dan terakhir dilanda angin kencang, namun hasil strike di malam pertama memberi kesan mendalam pada semua personel angler.

Para personel Abugosok FC berfoto dengan kru KM Berdikari II
Para personel Abugosok FC berfoto dengan kru KM Berdikari II

Pimpinan rombongan – Herry Cuaca, mengaku puas dengan trip Pangalaseang, dan berharap bisa kembali merasakan sensasi dogtooth dalam waktu dekat. “Pasti kita ngulang lagi trip ini, dan harusnya ini jadi agenda tahunan, hehehe…,” ucap ayah dari 3 putra dan putri ini.

Nah, tertarik mencoba full fight seperti para personel Abugosok FC saat melawan beringasnya dogtooth? Segera meluncur ke Pangalaseang, dan rasakan perlawanan si doggy sambil menikmati layanan istimewa KM Berdikari 2. Berangkaaaaat…!!!

tonton video triple strike tuna dogtooth di bawah ini:

Video: Ndarate Sebapang, sarang tenggiri di Kabupaten Kendal

Musim tenggiri di Indonesia biasanya melimpah pada saat musim angin timur. Atau, dengan kata lain berawal di bulan September hingga awal maret. Ikan yang merupakan kerabat dekat tongkol, tuna, makerel, atau kembung tersebut, kini memenuhi hampir semua perairan di Indonesia. Bulan November hingga Januari adalah masa-masa puncak persebaran ikan berdaging lezat tersebut.

Lanjutkan membaca Video: Ndarate Sebapang, sarang tenggiri di Kabupaten Kendal

Video: Tim Spotmancing.com menjajal peruntungan di Waduk Cirata

Spotmancing.com berkesempatan menjajal peruntungan di spot Pasir Ucing-perairan Cirata, Jawa Barat. Om Musyen dan Om Basuki, dipandu Om Heri Skatetrue sebagai video host, mencoba berburu predator di waduk yang diresmikan presiden Suharto tersebut. Dalam kesempatan ini, Om Musyen menggunakan umpan WTD ukuran 10 cm, sementara Om Basuki memilih soft lure type froggy. Soal joran, mereka berdua sepakat menggunakan rod casting size 8-17 Lbs dan reel BC. Lanjutkan membaca Video: Tim Spotmancing.com menjajal peruntungan di Waduk Cirata