Arsip Kategori: Umum

Juli 2018: Waktu Terbaik Mancing dan Jam Ikan Makan Berdasar Fasa Bulan

Berikut ini adalah waktu terbaik mancing pada bulan Juli 2018. Penanggalan ini disertai dengan jam-jam ikan makan berdasar fasa bulan. Gunakan almanak ini untuk membantu Anda menetapkan waktu terbaik.

Saat terbaik memancing adalah ketika ikan biasanya aktif mencari mangsa, khususnya untuk ikan-ikan laut yang sangat terpengaruh aktivitasnya oleh kondisi pasang surut air laut dan fasa bulan, seperti Bulan Mati, Bulan Separuh dan Bulan Purnama. Dan, metode ini dibuat berdasarkan pada kondisi penampakan Bulan dilihat dari Bumi.

Kalender mancing ini hendaknya hanya digunakan sebagai salah satu faktor keberhasilan memancing. Sebab, banyak sekali variabel keberhasilan kita dalam memancing, baik mancing di muara atau laut (saltwater).

Para angler disarankan menghindari mancing saat bulan terang, baik siang maupun malam. Sebab saat bulan terang (full moon) aktivitas ikan makan bekurang/tidak galak karena biasanya ikan sedang birahi/kawin atau membuahi telur dan melepas telurnya. Berdasarkan pengalaman pula, waktu terbaik memancing ikan laut adalah saat bulan sudah gelap atau bulan sudah setengah terang (half moon/ bulan separuh) dan gelap 100 % (bulan mati).

Jam-jam ikan makan berdasar fase Bulan harian

Untuk patokan jam-jam makan harian, seperti disampaikan sebelumnya, ada 4 waktu di mana ikan sangat aktif dibanding waktu lainnya, yakni di sekitar waktu Bulan dan Matahari terbit dan terbenam. Untuk referensinya, lihat artikel Jam-jam ikan makan berdasar fasa Bulan (terbit dan terbenam).

Berikut ini adalah kalender Bulan dan waktu terbaik mancing bulan Juli tahun 2018

Waktu terbaik mancing berdasarkan fasa bulan juli 2018
Purnama jatuh pada tanggal 28 Juli 2018. Waktu terbaik memancing adalah antara tanggal 7 s/d 20 Juli 2018. Sementara, hari paling baik untuk memancing (bulan mati) adalah tanggal 13 Juli 2018.

Jam ikan makan berdasarkan waktu terbit dan terbenamnya bulan, untuk bulan Juli 2018 

jam ikan makan berdasarkan fasa bulan juli 2018

Catatan: Kalender mancing berdasar fase bulan di spotmancing.com ini diambil dari patokan jam terbit dan terbenamnya bulan di zona Jakarta yang bisa menjadi patokan untuk zona waktu di mana saja di Indonesia karena secara umum bisa dikatakan waktu terbit dan terbenamnya Bulan hampir berbarengan jamnya, namun berdasar waktu atau zona setempat. Dengan demikian, waktu yang disebutkan di dalam tabel di atas adalah waktu lokal di mana Anda berada di wilayah Indonesia.

Semoga bermanfat!

27 Juni – 2 Juli 2018: Informasi Prakiraan Tinggi Gelombang dan Arah Angin Laut Indonesia

Berikut ini adalah informasi prakiraan tinggi gelombang serta arah dan kekuatan angin di laut Indonesia tanggal 27 Juni – 2 Juli 2018. Laporan yang kami sajikan ini adalah hasil analisa Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang up date tiap pekannya.

Prediksi ini diharapkan bisa menjadi pedoman awal ketika memancing di laut. Pastikan kondisi cuaca lokal pada masing-masing wilayah demi kenyamanan dan keselamatan.

 

Prakiraan Gelombang tanggal 27 Juni 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 27 Juni 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 28 Juni 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 28 Juni 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 29 Juni 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 29 Juni 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 30 Juni 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 30 Juni 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 1 Juli 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 1 Juli 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 2 Juli 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 2 Juli 2018

Semoga bermanfaat !

Castinger Se- Kalimantan Barat, Salam Kompak Selalu!

Kebersamaan begitu melekat di acara buka puasa bersama bertajuk “Menjalin Silaturahmi dan Keakraban Castinger se-Kalimantan Barat”. Tua-muda, angler baru maupun senior – dari berbagai komunitas yang ada di Kalimantan Barat, membaur di helatan tahunan ini. Spotmancing.com mendapatkan kehormatan untuk langsung merasakan atmosfer kehangatan dan keakraban mereka.

“Alhamdulillah dari tahun ke tahun acara bukber terus berlanjut, Ini yang ke 4, awalnya kita agak pesimis karena tadi sempat hujan. Ungkap Om Hery Baron – admin di grup Mancing Komunitas Dunia Air (KONDA). “Namun semuanya semangat karena makin dekat waktu berbuka, semakin ramai yang datang,” tambah angler senior ini

Hery Baron
Hery Baron

Silaturahmi yang digagas oleh River Squad dan segenap angler yang ada di Pontianak ini, dihadiri hampir seluruh perwakilan komunitas dari kabupaten-kabupaten di luar kota Pontianak dan sekitarannnya, seperti Mintas Mabas Fishing Adventure (MMFA) Sintang, Adau Fishing Club (AFC) Sekadau, Melawi Angler, Ketapang Fishing Club, Kapuas Hulu Angler, Kelam Fishing Club, Sanggau Anglers Brotherhood, Kendawangan Wild Fishing Team (KAWTE), Angler Sambas Community, Angler Singkawang, A2FT, Happy Fishing, Castinger Pontianak, Predator Fishing, Funbornity dan masih banyak lagi yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.

Bang Apri Nyipa – salah satu panitia, mengungkapkan bahwa sebenarnya persiapan terhitung mendadak. Panitia hanya punya waktu 4 hari saja untuk bersiap. ” Namun kerja keras kawan-kawan dan berpatokan dari tahun sebelumnya even ini bisa terselenggara,” sahut Bang Apri.

Apri Nyipa (kanan) berfoto dengan tim Spotmancing Shop
Apri Nyipa (kanan) berfoto dengan tim Spotmancing Shop

Namun menutut Bang Apri penyelenggaraan tahun ini kita agak diubah sedikit konsepnya, dimana pada tahun ini angler diundang secara terbuka di media sosial tanpa dipungut biaya. Undangan terbuka ini rupanya membuat angler yang hadir lebih banyak dari tahun sebelumnya. “Mudah – mudahan acara kumpul seperti ini tidak hanya setahun sekali. Nanti kita agendakan acara lain seperti bakti sosial atau kegiatan amal dan mancing bareng, kalau bisa 3 bulan sekali sehingga makin mempererat tali silaturahmi kita”. Jelas salah satu punggawa River Squad ini.

Takjil berderet telah disuguhkan panitia, Om Heri Kurniawan AKA Bang Ocos mulai mengangkat mic mencairkan suasana dengan guyonan-guyonan khasnya yang disambut tawa para peserta. Dilanjutkan dengan  berbuka dan sholat maghrib berjamaah bagi yang beragama Islam.

Pak Abas memimpin doa
Pak Haji Abas memimpin doa

Dalam keseruan malam itu, Pak Haji Abas, salah satu angler yang dituakan di Kalbar berpesan agar pemancing jangan mudah terpancing isu-isu negatif, apalagi menjelang pemilu. “Jangan sampai silaturahminya putus, mancing ya mancing. Jangan dicampuradukkan dengan politik.” Ungkap Pak Haji dengan disambut riuh tepuk tangan semua yang hadir. Beliau juga berharap  program catch and release bisa digalakkan kembali agar anak cucu kita kelak masih bisa merasakan sensasi strike ikan-ikan legendaris Kalbar.

Menyangkut hal tersebut, Bang Ocos juga ikut menambahkan,” Memang dulu kita banyak antar komunitas yang saling berselisih paham, sekarang saya lihat sudah semakin kompak, jangan sampai termakan isu-isu provokatif. Kalbar sampai saat ini masih jadi tolak ukur sportfishing freshwater di Indonesia. Banyak kawan-kawan kita di luar pulau berharap agar angler Kalbar mengadakan open trip – bahkan ada yang sampai sakau akut gara-gara melihat postingan anglerangler Borneo posting di grup – grup FB. Untuk itu, rencana kedepannya akan kita usahakan untuk membuat even-even yang jauh lebih besar, kami juga berharap kawan-kawan juga bisa turut andil menyumbangkan ide-idenya.” Ungkap salah satu pro angler asal Pontianak ini. Suasana kembali riuh dengan tepuk tangan.

Bang Ocos
Bang Ocos

Tibalah acara pembagian doorprise yang paling ditunggu. Bang Fassa, sesepuh Funbornity mulai berkeliling meminta perwakilan peserta mengambil kertas untuk diundi. Sekeranjang hadiah berupa lure, kaos dan aksesoris mancing lainnya telah disiapkan. Benar-benar banjir hadiah, sampai dua kali putaran hingga semua peserta yang hadir kebagian semua. Hadiah-hadiah ini datang dari berbagai sponsor seperti D2 Adventure, X-Lure, Koh Ahui, Om Murjanto Tanjung, dan toko-toko online serta sumbangsih angler yang ada di Pontianak.

Sementara dari pihak sponsorship seperti Koh Ahui dan Koh Alex Riady mengungkapkan rasa bahagianya. Mereka terharu dengan antusiasme kawan-kawan yang hadir. “Terasa tidak ada perbedaan, semua membaur, dan semoga kedepan pesertanya bisa lebih ramai dan acaranyapun lebih besar lagi,” Ungkap Koh Ahui.

Pak wahyudi ( lemeja putih) bersama Dhoni Achil (Owner D2 Adventure)
Pak wahyudi ( lemeja putih) bersama Dhoni Achil (Owner D2 Adventure)

Di penghujung acara, Pak Wahyudi, member River Squad yang juga merupakan tuan rumah di acara ini juga memberikan testimoninya.”Alhamdulillah, benar-benar di luar dugaan. Buka puasa yang kita adakan di tahun-tahun sebelumnya peserta yang hadir biasanya sekitar 30-an. Sekarang yang hadir sampai seratus lebih. Semoga tahun depan makin banyak lagi. Harapan saya agar tidak ada lagi blok-blok antar komunitas, jadikan mancing ini sebagai hobi pemersatu, jangan ada kepentingan lain yang berdampak negatif terhadap masa depan dunia mancing di Kalimantan Barat.” Ungkap Pak Wahyudi dengan semangat.

Tuntasnya hajatan ini ditandai dengan foto bersama. Semua angler berkumpul ke dalam satu frame sebagai simbolis akan kompak dan solidnya mereka. Bahkan saat acara telah selesai masih banyak yang saling bercengkerama dan berdiskusi sambil berbagi pengalaman dan bertukar pikiran. Baik angler senior maupun pemula, yang kenal dan belum kenal Semua menyatu seolah-olah sobat lama yang baru bersua.

Terimakasih atas kesempatan yang diberikan pada spotmancing.com. Sambutan dan keakraban yang hangat kami rasakan. Semoga keharmonisan Angler Bumi Khatulistiwa ini tersiar ke seluruh pelosok negeri dan menjadi contoh bagi daerah lainnya. Salam kompak selalu!

 

 

Rekor Dunia, Mancing bareng 70.000 Angler di HUT ke-72 KODAM III/ Siliwangi

Luar biasa!… 70 ribu lebih angler tumplek berlomba menancang ikan. Mereka hadir dari berbagai wilayah di Jawa Barat, untuk bergabung dalam keseruan even Gebyar Ngabuburit Mancing Mania Citarum Harum. Hajatan ini merupakan acara yang digagas langsung oleh Pangdam III/ Siliwangi Bapak Mayjend TNI Besar Harto Karyawan SH., M.Tr (HAN). Helatan ini juga merupakan bagian dari program citarum harum yang bertujuan menjadikan sungai terpanjang di jawa barat tersebut kembali bersih dan asri sehingga menjadi serambi depan dan icon Jawa Barat.

Kepala Penerangan Kodam III Siliwangi, Bapak Letkol Arh GTH Hasto Respatyo mengutarakan,” Dari pentingnya konservasi Citarum sebagai serambi depan, sehingga Pangdam III/Siliwangi menggagas wacana agar Citarum menjadi pusat kegiatan bagi masyarakat baik dari segi edukasi, ekosistem dan ekonomi dengan membuat kegiatan-kegiatan di bantaran sungai Citarum.

Wacana ini terbukti berhasil dengan hadirnya 72.540 orang peserta mancing. Membludaknya jumlah peserta telah diantisipasi oleh panitia. “Kami membagi bantaran sungai menjadi beberapa sektor. Di setiap sektor kita tugaskan penanggung jawab serta pengawas sektor.” Terang Kapendam.

Suasana mancing citarum
Suasana mancing citarum

Acara dengan hadiah total 200 juta rupiah ini menorehkan prestasi luar biasa. Piagam penghargan langsung diberikan oleh perwakilan Museum Rekor Indonesia (MURI), sebagai even mancing dengan jumlah peserta terbanyak di Dunia. Area pemancingan sepanjang 7 kilometer lebih yang telah ditetapkan oleh panitia benar-benar penuh dengan barisan pemancing, bahkan ada yang rela basah-basahan demi menempati spot potensial. Banyak juga peserta yang sudah mulai berdatangan sejak subuh untuk menghindari macet.

Penerimaan rekor muri oleh pangdam
Penerimaan rekor muri oleh pangdam

Puluhan ribu pemancing yang tersebar dari beberapa wilayah di Jawa Barat ini berusaha untuk mendaratkan ikan yang telah ditebar sebanyak 20 ton, terdiri dari ikan nila, ikan patin dan ikan lele, juga 100 ekor indukan yang diberi pita khusus berwarna hitam. Dimana bagi peserta yang berhasil mendapatkannya akan diberi uang tunai 500 ribu rupiah.

Wakapendam III/Siliwangi, Bapak Letkol Inf. F.X. Sri Wellyanto mengungkapkan,” Kita tebar ikan sebanyak 20 ton dan terbukti ikan sudah bisa bertahan hidup, ini mengindikasikan bahwa sungai Citarum sekarang sudah mulai bersih dan kembali ekosistemnya.”

Pelepasan 20 ton ikan
Pelepasan 20 ton ikan

Dari 20 ton ikan yang dilepas, beberapa peserta beruntung mendapatkan ikan dengan bobot di atas rata-rata. Ikan-ikan tersebut mengantarkan mereka menjadi juara di even ini. Adapun juara 1-3 lomba mancing adalah sebagai berikut:

Juara 1
Nama : Wawan Gunawan
Spesies : Ikan Nila
Berat : 4,63 Kg

Juara 2
Nama : Uun Maskan
Spesies : Ikan Patin
Berat : 4,30 Kg

Juara 3
Nama : Ondi Rohendi
Spesies : Ikan Nila
Berat : 3,72 Kg

Para juara mancing Citarum Harum
Para juara mancing Citarum Harum

Para pemenang masing masing mendapatkan hadiah Rp 10.000.000,- untuk juara 1, juara 2 Rp 7.500.000,- dan Rp 5.000.000 untuk juara 3. Selain hadiah utama juga dibagikan hadiah hiburan kepada 35 orang peserta yang berhasil landed ikan berpita hitam. Sementara doorprise berupa sepeda motor, sapi, TV dan masih banyak lagi dibagi sebagai hadiah kejutan bagi yang beruntung. “Hadiah berasal dari KODAM dan pihak yang kita rangkul untuk ikut urun rembuk,” Ungkap Wakapendam.

Pak Ondi Rohendi, mengungkapkan kiat suksenya sehingga berhasil meraih juara 3.”Dari awal saya sudah menyiapkan umpan jitu, saya gunakan pelet super sama pelet udang yang saya racik sendiri. Persiapan harus matang baik dari segi fisik, mental maupun perlengkapan mancing. Dan yang terpenting fokus.” Ungkapnya.

Suasana mancing Citarum Harum
Suasana mancing Citarum Harum
Peserta yang berhasil landed indukan pita hitam
Peserta yang berhasil landed indukan pita hitam

Beliau juga menyampaikan,” Terimakasih banyak kepada panitia pelaksana, mudah-mudahan kedepannya bisa mengadakan acara seperti ini lagi. Untuk para warga dan masyarakat mari kita jaga lingkungan sungai citarum agar semakin bersih dari cemaran sampah.” Ungkap peserta asal Banjaran ini.

Sayang untuk Juara 1 yaitu Wawan Gunawan, dan juara 2 Uun Maskan, berhalangan saat diminta waktu wawancara. Padahal kita semua pastinya ingin tahu rahasia jadi pemenang, he he…

Wakapendam III/Siliwangi menuturkan,“sampai malam hari setelah acara ditutup masih banyak warga yang memancing, bahkan menurut info dari dan sektor 7 citarum satu hari setelah hari-H para warga ramai yang memancing di bantaran sungai.”

Venue dan puluhan ratusan hadiah bagi peserta beruntung
Venue dan puluhan ratusan hadiah bagi peserta beruntung

Terpeliharanya sungai citarum saat ini merupakan salah satu bukti keberhasilan program citarum harum. Untuk itu Bapak Pangdam sempat menyampaikan pesannya kepada masyarakat serta peserta yang hadir kemarin. Beliau mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama sama menjaga sungai dan ekosistem yang ada di dalamnya. “Karena sungai adalah sumber kehidupan, ini dilakukan demi anak cucu kita kelak”. Ungkap Beliau.

Keberhasilan program Citarum Harum patut menjadi role model serta contoh bagi daerah lain yang mengalami kasus yang sama. Sungai yang pernah mendapat predikat salah satu yang terkotor di dunia kini berangsur kembali bersih. Hal ini takkan bisa dicapai tanpa kerjasama seluruh pihak. Mari kita jaga negeri elok nan mulia ini, agar tetap indah dipandang dunia!

6 Tips Sehat Agar Tetap Uncal Saat Berpuasa

Tak terasa telah memasuki hari ke-13 di bulan Ramadhan. Banyak angler memilih gantung tackle agar lebih  fokus beribadah. Ada juga yang sudah mulai gemetaran dan gatal tangannya untuk segera uncal.
Memang tak bisa dipungkiri, rasa lapar dan dahaga menjadi halangan bagi anglerangler muslim yang tengah menjalankan puasa. Padahal ada banyak cara agar tetap bisa mancing tanpa menghalangi ibadah 1 tahun sekali tersebut. Untuk itu spotmancing.com akan berbagi informasi mengenai tips-tips mancing saat berpuasa.
1. Makan Sahur yang Cukup dan Bergizi

Gambar : www.irishtimes.com
Gambar : www.irishtimes.com

Sahur dengan cukup, kenapa? karena saat menjalankan aktifitas nantinya apalagi kalau mancing akan membutuhkan energi yang cukup banyak, jadi usahakan sahurnya yang bergizi . Perbanyak konsumsi makanan berserat dan bervitamin seperti buah dan sayur. Kurangi makanan yang asin, serta hindari kopi karena cepat membuat haus. Konsumsi protein yang cukup seperti telur. Jangan lupa minum air putih yang cukup.

2. Memilih Waktu Tepat

Gambar: www.wallpapercave.com
Gambar: www.wallpapercave.com

Memancing saat teriknya panas dan di tempat terbuka sangat tidak disarankan bagi yang berpuasa. Pilihlah waktu memancing seperti berikut:

Subuh
Salah satu waktu terbaik mancing saat puasa adalah setelah shalat shubuh sekitar jam 05.00 – 07.00. Matahari masih belum terik, udara masih sejuk dan ikan-ikan mulai keluar mencari makan. Tenaga yang kita punya juga masih fit, namun jangan terlalu bersemangat sehingga banyak menguras tenaga. Hal ini akan berdampak pada kondisi tubuh beberapa jam kedepan.

Sore
Angler yang harus segera bersiap berangkat kerja setelah subuh atau ada keperluan lainnya bisa memilih waktu sore sebagai alternatif. Ngabuburit sambil mancing benar-benar bisa jadi kegiatan mengasyikkan sambil menunggu waktu berbuka. Pilihlah waktu setelah sholat ashar sekitar pukul 03.00-05.00.

Malam Hari
Night fishing bisa jadi pilihan terakhir bagi yang tidak punya waktu luang siang hari. Kondisi tenaga yang telah kembali pulih, suasana yang adem, juga bisa dijadikan waktu bersantai bersama sahabat saat menunggu waktu sahur. Namun jangan lupa, mancing malam punya segudang resiko, keselamatan tetap harus diutamakan.

Setelah Hujan
Sengaja kami masukkan waktu setelah hujan disini karena tak terikat mau pagi, siang, atau sore suasana sejuk setelah hujan reda bisa jadi alternatif yang pas. Ikan-ikan predator pun akan lebih agresif dan banyak yang berburu mangsa diwaktu ini. serangga-serangga yang jatuh ke permukaan air akibat hujan serta keluarnya hewan amfibi seperti kodok yang merupakan mangsa empuk bagi spesies ikan seperti gabus dan toman akan semakin meningkatkan potensi strike. Apalagi jika menggunakan teknik casting, waktu setelah hujan adalah pilihan terbaik.

3. Teknik yang Digunakan
Teknik yang tidak terlalu menguras tenaga seperti bottom fishing atau dasaran adalah pilihan terbaik. Cukup cari spot potensial, pasang umpan, lempar dan tunggu. Kalaupun hasrat tidak terbendung lagi, khususnya yang doyan casting sebaiknya durasi mancingnya yang dikurangi. Maksimal 1 jam dengan cast padat ( lemparan dan strike sering) atau 2 jam maksimal dengan cast jarang (lemparan sedikit).

4. Spot

Mancing Galatama
Mancing Galatama

Spot memancing merupakan salah satu bagian terpenting. Pilihlah spot yang dekat dengan tempat tinggal, tempat duduk yang nyaman, danau atau sungai yang dikelilingi pepohonan yang rindang atau bagi yang ngotot harus mancing sepanjang hari, kolam pemancingan galatama solusinya. Khusus mancing laut tidak begitu disarankan karena membutuhkan waktu dan persiapan yang cukup lama, apalagi kondisi laut kita saat ini yang sedang tidak bersahabat. Inshore atau mancing di tepian pantai, di dermaga atau muara bisa jadi tempat yang tepat jika tetap ingin mancing di saltwater. Namun perhatikan juga kondisi spot, usahakan ada tempat berteduh atau beristirahat agar puasa tetap lancar.

5. Jangan Lupa Ibadah Lainnya

Foto oleh Adith76 (www.flickr.com)
Foto oleh Adith76 (www.flickr.com)

Bulan ramadhan penuh berkah, tiap amalan diberi ganjaran berlipat dibanding bulan lainnya. Alangkah afdhalnya jika saat memancing diisi dengan ibadah. Apalagi bagi yang memancing galatama ataupun dasaran di tepian danau dan sungai. Sambil menunggu umpan disambar bisa diisi dengan tilawah. khusus yang spotnya jauh, perlengkapan sholatnya jangan lupa dibawa.

6. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Pakaian dengan bahan yang sejuk, nyaman serta menyerap keringat sangat disarankan. Pakaian seperti ini dapat menghalau panas terik sinar matahari langsung ke kulit sehingga dehidrasi berlebih dapat dihindari. Jangan menggunakan pakaian yang berat seperti jeans dan jangan pula pakaian yang ketat.

Selain yang telah dipaparkan diatas, tips lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan mengajak keluarga dan sahabat uncal bareng. Bagaimanapun, mancing sendiri gak asik bro. Bisa juga ditambah dengan kegiatan amal bersama komunitas mancing masing-masing seperti berbagi takjil bahkan buka bersama anak yatim/anak jalanan. Yang paling penting jangan bawa takjil pas uncal ya!. Karena liat kotak nasi di sebelah box lure itu berat, kamu gak akan kuat!

sekian tips-tips yang bisa kami jabarkan, semoga bermanfaat dan semoga kita tetap diberi kekuatan untuk menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini dengan khusyuk. Wassalammualaikum!