Arsip Kategori: Tips

Simak! Tips Penting Memilih Travel Rod dan Telescopic Rod

Seringkali para angler merasa repot saat harus membawa joran pancing berukuran panjang ketika trip jauh. Bahkan joran middle joint atau  sambung tengah pun dianggap merepotkan saat dibawa berkendara. Belum lagi jika trip mancing ke luar pulau menggunakan kendaraan umum seperti bis dan pesawat. Batas kapasitas panjang barang bawaan menjadi halangan, masuk bagasi malah bikin tidak tenang akibat takut miss handling petugas yang dapat menyebabkan rod patah bahkan hilang.

Satu-satunya jalan untuk mengatasinya adalah mengunakan travel rod dan telescopic rod. Namun, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih kedua jenis stik pancing tersebut di atas. Untuk itu kali ini spotmancing.com akan membahas satu persatu tentang kelebihan dan kekurangan travel rod dan telescopic rod.

  1. Travel Rod

Joran travel merupakan joran dengan sambungan lebih dari 2. Sehingga memiliki ukuran yang pendek saat sebelum dirakit.  Mulai dari  3 pieces hingga yang paling ekstreme di atas 6 pieces, semakin banyak sambungan maka semakin pendek potongannya.

3 - 6 Pieces Travel Rod
3 – 6 Pieces Travel Rod

Untuk travel rod dengan sambungan 6 piece ke atas biasanya digunakan pada joran-joran fly fishing yang notabene memang lebih panjang dari rod spinning maupun casting.

7 pieces & 8 pieces fly rod
7 pieces & 8 pieces fly rod, Sumber gambar: www.amazon.com

Meskipun jarang, saat ini sudah ada Joran travel  spinning dan BC di atas 6 piece bahkan ada joran varian terbaru 8 piece hybrid atau bisa untuk spinning maupun baitcasting. Kebanyakan stik pancing ini dibekali langsung dengan case atau rod tube untuk memudahkan menenteng selama dalam perjalanan tanpa takut rod tercecer atau rusak.

Hybrid 8 Pieces Travel Rod
Hybrid 8 Pieces Travel Rod, sumber gambar: www.aliexpress.com

Kekurangan dari travel rod yang paling riskan adalah kekuatannya. Semakin banyak sambungan maka semakin besar resiko patah. Seringkali kita dengar dan lihat joran patah di bagian sambungan, hal ini dikarenakan pada sambungan adalah bagian yang  kaku sehingga menjadi titik tumpu beban saat fight. Daerah ini juga membuat action dan kelengkungan  joran menjadi berkurang sehingga sesitifitasnya juga berkurang. Jointed part ini juga rawan terlepas saat diayunkan.

Banyaknya kelemahan pada stik pancing ini membuat angler harus ekstra hati – hati saat menggunakannya. Adapun yang perlu diperhatikan saat memilih travel rod adalah :

  • Travel rod sambung 3 atau sambung 4 adalah yang terbaik
  • Gunakanlah case atau tube berbahan keras seperti PVC
  • Sediakan selalu kain lembut tapi kesat (non- slip)
  • Pasang mulai dari paling bawah sampai paling ujung/tip-top, putar dan kencangkan sesuai arah jarum jam dengan tangan dialas menggunakan kain non-slip
  • Sering-sering diperiksa bagian sambungan apalagi jika menggunakan teknik casting, kencangkan bila longgar.
  • Periksa kelurusan ring guide
  • Bukalah sambungan mulai dari ujung hingga ke bawah/butt, diputar berlawanan arah jarum jam menggunakan kain non-slip (kebalikan saat memasang)
  • Pilihlah travel rod yang bermerek atau yang sudah terbukti ketangguhannya di lapangan.
  • Jikamenggunakan pesawat sebaiknya masukkan rod ke dalam koper dan atau satukan dengan barang bagasi lainnya. Karena kebanyakan maskapai penerbangan saat ini tidak memperbolehkan joran pancing masuk di kabin.

 

  1. Telescopic Rod

Joran teleskopik merupakan joran dengan bagian sambungan  menyatu dengan yang lainnya sehingga bisa dipanjang dan dipendekkan dengan mudah seperti antena. Sambungan ini terletak di bagian ring guide. Ada 2 varian telescopic rod, yaitu non  wrapping ring guide dan wrapping ring guide.

Teleskopik Non Wrapping Ring Guide
Teleskopik Non Wrapping Ring Guide, sumber gambar: www.drowningworms.com

Teleskopik dengan ring guide berkaki bulat/ non wrapping ring guide memiliki kelemahan mudah terlepas karena hanya mengandalkan lem pada kaki-kakinya. Saat di pendekkan bagian ini saling bersentuhan dengan yang lain dan berfungsi sebagai ganjalan. Jika terlalu keras saat mengemas maka bagian ini akan cepat rusak atau terlepas.

Teleskopik dengan wrapping ring guide adalah joran antena dengan cincin-cincin yang di pasang menggunakan benang khsus dan diperkuat lem epoxy pada kaki ring guide. Mirip seperti  joran pada umunya. Diklaim lebih baik karena bagian sambungan diperkuat dengan lilitan benang serta lem epoxy, begitu juga dengan ring guidenya sehingga tidak mudah terlepas.

Teleskopik Wrapping Ring Guide
Teleskopik Wrapping Ring Guide, sumber gambar: www.amazon.com

Kelemahan dari joran antena tidak jauh berbeda dibanding travel rod. Selain itu, blank bagian sambungan mudah terkikis apalagi jika terlalu kuat menarik saat memanjangkannya. Jika bagian tersebut terkikis, maka stik akan mudah loss hingga terlepas.

Kelemahan lainnya adalah karena letak sambungan berada pada ring guide maka akan sulit ditemukan joran teleskopik sambung 3 atau 4 di pasaran, rata-rata di atas 4 sambungan. Kelebihannya selain mudah dibawa juga lebih praktis saat memanjangkan dan memendekkannya tanpa perlu menyatukan bagian-bagian yang terpisah seperti pada travel rod. Adapun tips-tips dalam memilih stik pancing teleskopik adalah:

  • Pilihlah varian wrapping ring guide
  • Gunakan kain non-slip saat memanjangkan dan memendekkan joran
  • Berhati-hatilah saat memanjangpendekkan joran, usahakan jangan terlalu keras
  • Selalu periksa kelurusan ring guide saat digunakan,bila perlu beri tanda saat sudah lurus untuk memudahkan pemakaian di lain waktu.
  • Pegang menggunakan kedua tangan di dekat sambungan saat memendekkan dengan saling mendorong masuk. Jangan menggunakan satu tangan apalagi dihentakkan ke tanah atau lantai.
  • Gunakan hardcase
  • Sama seperti travelrod, amankan joran bersama barang bagasi lainnya saat menggunakan pesawat terbang.
  • Pilih yang berkualitas bagus

Demikian tips-tips dalam memilih joran teleskopik dan Travel rod. Semoga bisa menjadi panduan dan bemanfaat bagi angler senusantara.

Ingin Mancing Mama Blackbass? Simak nih Tips jitu dari Pemegang Rekor IGFA, Jeremiah Micheal

“I Love Indonesia!,” Itulah kalimat pertama yang terucap oleh Angler pemegang rekor International Game Fishing Association (IGFA) untuk kategori spottail bass terberat ini.

Jeremiah Micheal, dialah pria kelahiran Kuala Lumpur yang telah lama menetap di Sarawak, Malaysia. “Saya tinggal 11 tahun di Sarawak Borneo, dan saya sangat senang tinggal di sana. Camping di pinggiran sungai berarus deras adalah  tempat favorit  saya.” Ungkapnya.

Jeremiah Micheal
Jeremiah Micheal

Sejak kecil sudah hobi memancing. Berawal dari asiknya melihat ikan – ikan berenang di kali, Ia bersama saudaranya mencoba memancing menggunakan umpan hidup. “Kami belajar memancing secara natural, otodidak dan ikan gabus kecil adalah spesies pertama yang saya dapatkan dengan menggunakan umpan cacing serta joran kayu”.ujarnya.

Bermodalkan reel BC, Jeremiah berpose dengan monster kerapu
Bermodalkan reel BC, Jeremiah berpose dengan monster kerapu

Hingga beberapa tahun silam ada seorang sahabat yang memperkenalkan pada teknik casting,   yang membuat Ia jatuh cinta pada teknik memancing satu ini. Sekarang  ia sering travel ke berbagai tempat baik dalam negeri  maupun luar negeri untuk memancing dan mempelajari kearifan lokal.

“Indonesia adalah tempat favorit saya untuk memancing,” Ungkap Om Jeremiah dengan semangat. Baginya masih banyak spot – spot memancing di Indonesia yang belum terjamah. Penduduk yang ramah dan bersahabat serta kemampuannya dalam berbahasa indonesia membuatnya mudah beradaptasi dengan masyarakat  setempat.

“Indonesia kaya akan suku bangsa, tiap tempat yang saya datangi memiliki kearifan lokal yang berbeda satu sama lain dan banyak yang tinggal bersama mirip di Malaysia juga.” Tambahnya.

Engineer di salah satu tambang migas ini selalu memanfaatkan liburannya untuk memancing di Indonesia. Species yang selalu menjadi incaran adalah black bass dan spottail bass.

Black bass atau Somasi Hitam memiliki tenaga yang kuat dan seringkali merontokkan lure dan alat pancing, spottail bass (Bonat) termasuk spesies yang cerdik dan memperhitungkan target saat akan menyambar. Spottail bass yang berukuran besar tidak kalah kuatnya dengan black bass.” Jelas Om jeremiah alasan ia memilih target kedua spesies tersebut.

Salah Satu Monster Black Bass yang Berhasil Landed
Salah Satu Monster Black Bass yang Berhasil Landed

Angler pemegang rekor IGFA ini lebih sering menggunakan teknik casting karena membutuhkan cara serta perhatian khusus. “ Jika target kita adalah somasi hitam dan bonat, dibutuhkan waktu 12 jam dalam sehari dari jam lima pagi sampai jam lima sore untuk cast. Kita juga harus mempelajari bagaimana cara untuk beradaptasi dalam menggunakan tiap lure yang berbeda dengan action yang berbeda pula untuk menarik perhatian target. Saya lebih suka lure – lure top water dengan sensasi meledak saat disambar ikan.”Jelasnya.

Trip Papua
Trip Papua

Dalam waktu 1 tahun Om Jeremiah bisa sampai 5 kali mengunjungi indonesia, dalam rentang waktu selama  1 atau 2 minggu.” Saya pergi ke berbagai tempat sendirian, dan selalu mencoba spot-spot baru untuk mencari ikan – ikan monster sambil menikmati  keindahan alam,”  Ujarnya.

Tak tanggung – tanggung, Hampir seluruh kepulauan besar di Indonesia telah disambanginya. Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Sumatera hingga Papua telah ia datangi. Dari sekian banyak spot di Indonesia yang pernah didatanginya, kalimantan tetap menjadi  tempat favorit. “berkemah dan menikmati memancing ikan mahseer di Kalimantan adalah pengalaman tak terlupakan.” Ungkap Om Jeremiah.

Trip Kalimantan bersama Suku Dayak Punan
Trip Kalimantan bersama Suku Dayak Punan

tentang rekor IGFA yang ia peroleh bukanlah sesuatu yang direncanakan, sungguh mengejutkan. Beliau mengatakan,” Saya sama sekali tidak merencanakannya. Ikan pertama yang saya dapatkan tidak bisa diukur karena melebihi kapasitas timbangan pada boga/skala yang saya bawa. Akhirnya saya membeli boga dengan skala 60lbs  kemudian pergi memancing lagi dan akhirnya landed ikan rekor tersebut. Padahal sebenarnya sempat fight dengan ikan yang lebih besar , namun sayangnya tidak berhasil landed. Itulah serunya memancing, selalu saja ada yang lebih mununggumu di sana. Namun yang terpenting adalah menikmati sensasi memancing itu sendiri.” Ungkap Om Jeremiah.

The Record, 46 lbs Spottail Bass

Ikan dengan berat 46 lbs atau sekitar 20,8 Kg mengantarkannya menjadi pemegang rekor spottail bass terberat ke dua di IGFA . Berlokasi di perairan Sulawesi, menggunakan joran megabass dengan line rating 10-25 lbs, PE dengan kekuatan 80lbs, leader 100 lbs, reel Abu Garcia Toro NaCl dan lure fangbait  120 dr Red ia berhasil memenangkan pertarungan sengit tersebut.

Bagi angler nusantara yang penasaran, Om Jeremiah berbagi  tips-tips dalam memancing spesies dengan nama lain ikan Bonat ini. “Ikan Bonat berukuran besar biasanya berada dalam kumpulan dan pelan dalam merespon umpan. Jadi, jika kamu berhasil landed yang berukuran kecil, lempar saja lure ke arah yang sama dengan menggulung pelan.

Spottail bass yang besar biasanya memeriksa dulu sebelum menyambar karena ikan ini sangat cerdik. Mereka bersarang di belakang arus air yang deras dan berbatu atau dibalik akar-akar pepohonan. Ikan rekor yang saya dapatkan berada di bagian hulu sungai yang lebih kecil alirannya namun deras. Kunci keberhasilan dalam mendapatkan Bonat berukuran monster adalah lempar saja lure terus menerus sampai matahari hampir terbenam, hahaha,” Jelasnya panjang lebar.

Tentu para angler juga ingin tahu, bagaimana sih caranya mengklaim rekor ke IGFA?, Simak tips-tips lanjutan Om Jeremiah  Micheal berikut.”Untuk mengklaim rekor kamu harus menjadi anggota IGFA. Bisa jadi anggota seumur hidup ataupun anggota tahunan. Kita diperbolehkan mengklaim record bersamaan dengan mendaftar sebagai member. Staff di IGFA akan membantu dan mengarahkan kita”. Hal lain yang penting untuk dilakukan adalah:

  1. Kirimkan alat timbangan/skala yang kamu gunakan untuk dikalibrasi di IGFA
  2. Video atau foto saat anda memegang danmenimbang ikan tersebut, penimbangan hanya boleh dikakukan di daratan
  3. Kirimkan juga contoh senar dan leader untuk mereka tes
  4. Isi formulir pendataan dan kirimkan detailnya

” Andaikata bisa, saya ingin sekali menetap di di Sulawesi, sayangnya terhalang pekerjaan.” Ucapnya di aksir sesi wawancara.  Ia juga berpesan “Untuk angler –angler di Indonesia, kalian memiliki potongan surga yang diletakkan di bumi, sadarilah hal itu. Nikmatilah sensasi dalam memancing dan stop setrum, bom ikan, serta racun. I Love Indonesia!”

Nah, bagaimana sahabat angler senusantara? Ayo, semangat! Tunjukkan sebagai tuan rumah kita juga bisa membanggakan Indonesia dengan rekor yang lebih tinggi, hargai dan jagalah keindahan alam yang Tuhan titipkan pada bangsa ini. Seperti kata Om Jeremiah, “Jagalah sungai, bumi pertiwi dan laut maka mereka juga akan menjagamu.”

Tips Mudah Perawatan Ringan pada Baitcasting Reel bagi Pemula

Bagi sebagian castinger pemula, seringkali kebingungan terjadi saat adanya pengurangan performa pada gulungan pancing yang dimiliki. Kurangnya informasi serta ketidakberanian untuk membongkar bagian dalaman reel adalah salah satu sebabnya.

Padahal, reel baitcasting memiliki beberapa bagian atau part seperti bearing dan gear yang memerlukan perawatan khusus yang dalam pelaksanaannya memang harus membongkar bagian dalaman reel.

Bagian-bagian tersebut jika bekerja terus menerus  tanpa maintanance kinerjanya akan berkurang bahkan mengalami kerusakan parah seperti gear loss, tidak bisa digulung, berisik dan masih banyak lagi ancaman kerusakan lainnya.

Lantas bagaimana sih caranya merawat gulungan pancing low profile ini dan bagian mana sajakah yang perlu diberi perawatan khusus? Untuk itu, kali ini spotmancing.com akan berbagi tips-tips mudah perawatan ringan baitcasting reel bagi angler pemula yang dilengkapi dengan video tutorial dalam tiga bagian.

Hal pertama yang harus dilakukan sepulang mancing adalah membersihkan bodi reel. kebersihan reel juga perlu diperhatikan karena kotoran-kotoran yang menumpuk menjadi kerak pada bagian luar dapat mengakibatkan terkelupasnya cat bahkan korosi di badan reel yang terbuat dari metal apalagi jika memancing di spot-spot yang airnya kotor atau air asin. Berikut adalah video cara mudah membersihkan reel.

Pada video tersebut digunakan air mengalir agar kotoran yang dibersihkan menggunakan sikat gigi mudah terlepas. Jangan takut air masuk ke bagian dalam karena hampir semua jenis baitcasting reel memiliki saluran pembuangan air di bagian bawah handle sideplate. Sebaiknya setelah selesai dikeringkan, kibas-kibas sedikit reel agar air yang masih terperangkap didalam cepat keluar serta meletakkan reel di atas kain/tissue jangan sampai terbalik agar air mudah mengalir ke saluran pembuangan.

Untuk gulungan pancing yang terasa agak berisik atau sudah kurang smooth akibat pemakaian berat atau pemakaian ringan selama berbulan-bulan  maka perlu dilakukan pelumasan ulang di bagian-bagian dalaman sperti gear dan bearing. Langkah pertama adalah membongkar handle sideplate, di mana pada bagian inilah 90% alat penggerak reel berada. Nah, bagi angler pemula yang takut membongkar bagian ini, kita akan kasih tips-tipsnya di video berikut:

Mudah bukan, jika dihitung waktu yang dibutuhkan untuk membongkar handle sideplate tidak sampai  15 menit. Tips tambahan dari video di atas adalah usahakan membongkar reel di sudut ruangan di atas lantai tanpa celah serta gunakan meja rendah dengan penerangan yang cukup.. Hal ini untuk menghindari hilangnya part-part kecil. Kalaupun ada yang terjatuh atau hilang dari pandangan maka akan lebih mudah mencarinya. Jangan lupa Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Paling penting ingat susunan serta dokumentasikan untuk memudahkan pemasangan ulang terutama bagi angler yang baru pertamakali membongkar reel.

Bagian terakhir  adalah tips mencuci dan melumasi  bagian dalaman. Part apa sajakah yang perlu dicuci  dan bagaimana caranya?, kemudian bagian mana sajakah yang harus dilumasi. Mari kita simak video selanjutnya.

Gunakanlah sabun pencuci piring cair penghilang lemak agar sisa-sisa grease yang sudah mengental dan tidak bagus lagi serta kotoran lainnya  hilang. Pastikan seluruh celah-celah gerigi gear bersih, bilas hingga tidak ada lagi sisa-sisa sabun. Gunakan kain kering atau tisu, bisa juga dilanjutkan dengan dikeringanginkan.  Hindari menjemur di bawah terik sinar matahari karena jika dilakukan terus menerus ditakutkan merusak atau mengurangi kekuatan part. Jikalaupun dijemur usahakan tidak terlalu lama.

Hal terakhir yang dilakukan adalah pelumasan dan perakitan ulang. Ini adalah bagian terpenting. Kami tekankan kembali, ”Semua ball bearing dilumasi menggunakan oil atau minyak kecuali satu yaitu One way bearing yang menggunakan grease. Semua bagian yang bergerigi menggunakan grease seperti main gear, pinion gear, wormshaft dan wormshaft gear. Lapisi seluruh bagian dalam frame menggunakan grease.  Jika tidak memiliki pelumas antikarat bisa menggunakan grease yang digunakan untuk gear. Tidak disarankan menggunakan pelumas yang bukan untuk gulungan pancing karena bisa jadi formula atau zat aditif yang ditambahkan berbeda, bahkan dapat merusak reel. Jangan terlalu banyak menggunakan minyak, cukup satu tetes. Terlalu banyak memberikan pelumas malah akan menurunkan performa bahkan membuat kasar pergerakan part-part dalaman. Setelah selesai rakit kembali sesuai urutan. Terakhir, bersihkan bodi menggunakan tisu untuk menghilangkan sisa-sisa grease atau oil yang menempel.

Jika diperhatikan seksama, waktu yang dibutuhkan untuk membongkar, mencuci, melumasi hingga merakit ulang gulungan pancing ini hanya membutuhkan waku yang tidak sampai satu jam. Berapa lama maintenance seperti ini bisa dilakukan kembali?, jawabannya adalah tergantung pemakaian. Semakin sering memancing di spot air kotor dan air asin serta trip-trip berat maka semakin sering pula perawatannya. Jika trip atau memancing harian yang ringan tinggal dirasakan, apakah performa reel berkurang atau tidak.

Tips-tips yang disampaikan merupakan pengalaman pribadi setelah bertahun-tahun menggunakan gulungan yang sama. Reel yang kami gunakan sering menyentuh spot-spot parit sawit kotor, pemakaian berat hingga 5x seminggu dalam sebulan, fight dengan ikan-ikan snakehead berbobot di atas 1 kg serta pengalaman kawan-kawan sesama angler. tips-tips tersebut telah dipraktekkan dan tidak terjadi penurunan performa secaa signifikan pada gulungan yang digunakan. Tentu tidak serta merta membuat semua reel awet, masih banyak lagi faktor lain yang berpengaruh. Untuk maintenance berat apalagi jika ada part rusak dan perlu diganti sebaiknya diserahkan kepada ahlinya. Di Indonesia sudah banyak ahli service reel berpengalaman dan dapat dihubungi via online. Akhir kata, selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

11 Tips Mancing Fresh Water Untuk Angler Pemula

tips mancing fresh water

Memancing secara luas adalah suatu kegiatan menangkap ikan yang secara umum merupakan pekerjaan atau hobi seseorang yang masih berkaitan dengan olahraga luar ruang (outdoor). Aktifitas memancing ini bisa dilakukan di pinggir hingga ke tengah laut, danau, sungai dan perairan lainnya.

Pada tulisan kali ini, spotmancing.com akan memberikan 11 tips- tips mancing Fresh Water kepada para pembaca. Berikut ulasannya :

1. Mencari informasi detail tentang spot

Kenali dulu lingkungan di sekitar spot fresh water yang akan angler kunjungi, seperti kondisi terakhir sungai, danau ataupun rawa nya.

2. Alat transportasi mancing

Ketika memancing menggunakan perahu atau sampan, pastikan kondisinya sudah baik dan aman, sehingga angler pun terhindar dari kejadian yang tak diinginkan.

Gunakan perahu yang aman (water.drom.ru)

3. Memilih alas kaki terbaik

Saat memancing di pinggiran spot (landbase) disarankan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman bahkan tahan air, seperti sepatu booth. Hal ini untuk menghindari kaki angler dari gigitan serangga bahkan ular.

4. Hindari memancing sendirian

Usahakan, ketika angler hendak menuju spot yang dipilih, ajaklah rekan ataupun kerabat lainnya walaupun hanya sekedar menemani.

5. Informasi terkini seputar cuaca patut dikedepankan

Perubahan cuaca terkadang tak bisa di prediksi. Bila kondisi cuaca tiba-tiba mendung hingga terjadi hujan disertai petir, segera lah cari tempat berlindung yang aman.

Baca juga artikel:  Video tutorial, Easy snell knot tying, untuk pemburu predator fresh water

6. Siapkan alat pancing beserta umpannya

Alat pancing dan umpan menjadi senjata utamanya. Ketika kegiatan memancing telah dilakukan, usahakan untuk melempar lure sebaik mungkin, sehingga tepat sasaran. Saat angler mulai melempar umpan ke spot, perhatikan pula orang disekitar kita, agar tali pancing serta kailnya tak mengenai bagian tubuh  angler lain yang ada di sekitar kita.

7. Perbekalan

Jangan lupa membawa perbekalan yang cukup, seperti minuman dan makanan, agar angler terhindar dari rasa haus dan lapar. Tubuh yang sudah terisi makanan dan minuman akan mendukung konsentrasi angler saat memancing.

8. Parkir kendaraan di lokasi aman

Angler yang membawa kendaraan, baik itu mobil maupun motor, untuk menyimpan kendaraannya di lokasi yang aman, salah satunya dengan menitipkan ke warga setempat, atau diusahakan jangan terlalu jauh dari lokasi anda memancing.

9. Kostum

Gunakan kostum mancing yang terbaik. Disarankan untuk memakai kaos lengan panjang dan penutup muka berbahan lembut dan nyaman dipakai, agar terhindar dari sengatan matahari. 

Buff. berguna untuk melindungi wajah kita dari sengatan matahari

tips mancing fresh water

Baca juga artikel: Tips jitu memperlakukan ikan hasil mancing, salt water dan fresh water (oleh: Adi Wisaksono)

10. Gunakan Life Jacket

Life jacket (Jaket penolong) berbentuk seperti pakaian. Jaket penolong berfungsi membuat angler terapung diwaktu berlangsung kondisi darurat. Jaket penolong pula mesti mempunyai warna yg mencolok supaya jelas di lihat. Jaket ini mesti di lengkapi bersama peluit yg dikaitkan bersama tali utk menarik perhatian penolong.

11. Menjaga Perilaku dan Tutur Kata

Hindari bahasa ataupun ucapan-ucapan yang tak etis ketika tiba di lokasi pemancingan. Prilaku serta tutur kata yang sopan, menjadi hal yang paling utama, apalagi angler sedang berkunjung ke wilayah/daerah orang lain. Tak ada salahnya, jika angler memperkenalkan diri kepada penduduk setempat.

Demikian penjelasan tentang 11 tips memancing di spot Fresh Water. Mudah-mudahan, tulisan yang kami angkat ini sangat berguna dan bermanfaat bagi angler.

tips mancing fresh water

Tips jitu mancing ikan nila paling manjur

Tips jitu mancing ikan nila Kali ini kami akan berbagi tips jitu mancing ikan Nila. Ya ikan Nila yang merupakan satu dari banyak ikan konsumsi air tawar ini mempunyai banyak penggemar di tanah air. Nilai ekonomis ikan ini pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Penyebarannya yang merata hampir di seluruh wilayah perairan Indonesia membuat ikan Nila wajib menjadi satu dari banyak ikan favorit untuk dipancing.

tips jitu mancing ikan nila
tips jitu mancing ikan nila

tips jitu mancing ikan nila

Spotmancing.com kali ini cukup beruntung karena Bang Hans – seorang Angler asal Lampung yang sudah 23 tahun menggeluti dunia mancing Nila, bersedia berbagi Tips dan Trik agar sukses strike ikan Nila. Apa saja tips dan triknya, yuk kita simak langsung di bawah ini :

1 Gunakan kail garongan

Ada 2 cara memasang umpan pada kail garongan. Biasanya jumlah mata kail yg menentukan. Untuk jumlah mata kail 3, Umumnya para pemancing kocolan menautkan Lumut tepat pada penyanggah utama mata kail sehingga lumut /pelet menutupi sebagian kail. Sedangkan untuk mata kail 6 – 7 umumnya lumut ditautkan pada kenur dengan rentang jarak 12cm dari lubang ikat mata kail. Bisa diikat dengan karet guna memudahkan mengatur jarak antara lumut dan mata kail. Untuk pancing garongan dua jenis umpan yang biasa dipakai adalah Lumut dan pellet.

tips jitu mancing ikan nila

2 Pilih lumut sebagai umpan utama

Lumut yg baik tentu yang diperoleh dari tempat yang kaya oksigen. Lokasi tumbuhnya lumut di air beraliran deras atau air yang terus bergerak seperti pantai dan tempat terbuka secara langsung terkena sinar mata hari. Lumut yang hidup perairan ini  akan tampak lebih terang bertekstur kasar juntai memanjang serta sehat.

tips jitu mancing ikan nila

Cara memasang umpan lumut pada kail tunggal adalah memutar kail hingga lumut menggimpal memanjang. Hal ini diyakini lebih disukai dan metode efektif agar sukses menaikkan ikan Nila ke permukaan.

Baca juga: Joran cenilan, cara ampun mendaratkan nila babon

Sementara untuk kail garongan  kita butuh sumpit atau dua batang lidi guna menautkan lumut dengan cara menggulung kedua lidi diwadah air yg berisi lumut agar dapat membuatnya memanjang pada mata garongan.

3 Perhatikan waktu memancing

Pemahaman yang kurang tentang waktu memancing ikan Nila biasanya merupakan faktor utama keboncosan seorang angler. Ikan Nila biasa makan lumut di sore hari menjelang terbenamnya matahari terkecuali jenis Nila yang sengaja dibudidayakan karena sudah terbiasa diberi pakan pellet.

Sebenarnya Ikan dapat makan pagi siang, sore bahkan malam hari dikala lapar. Karena rasa lapar itu akan keluar dari kebiasaannya makan, sehingga ia berpencar guna menutupi rasa laparnya.

Ikan nila yang masih muda hidup berkelompok. Namun setelah dewasa Ia akan menjalani kehidupan secara individual – meskipun juga terkadang sesekali bersama koloninya. Nah yang kita bahas adalah memancing garongan dengan mata kail ganda dengan target ikan berkelompok.

tips jitu mancing ikan nila
Ikan nila muda hidup berkelompok

Nila muda yang berkelompok, memilih waktu makan bergantung kebiasaan alam – dimana terik matahari yang memicu pertumbuhan lumut disekitar habitatnya memuncak pada kisaran jelang terbenamnya matahari. Saat itulah ikan nila bergerombol keluar guna makan lumut baru.

4. Gunakan pellet untuk memancing waktu mancing siang hari.

Untuk jenis nila dewasa lebih cendrung mencari makan dikala lapar karena tidak lagi bergantung makan dari lumut. Waktu yang efektif dengan umpan lumut pagi hari dan sore hari. Untuk siang hari coba umpan alternatif seperti pelet dan cacing.

 

5 Berikan campuran bubuk vanila pada lumut dan pellet

Cobalah merendam umpan lumut yang telah dicampur bubuk vanili. Menurut pengalaman Bang Hans, resep ini lebih disukai ikan Nila. Begitu juga dengan umpan alternative pellet, bisa juga diberikan campuran bubuk vanili untuk meningkatkan rating strike.

tips jitu mancing ikan nilavanila bubuk

Komposisi vanili bubuk yang biasa Bang Hans terapkan 1 bungkus untuk 1 liter air rendaman lumut. Bila dibalur pelet sepertiga dari 1 bungkus vanili bubuk. Untuk semangkuk pelet. Isi 1 bungkus vanili hampir rata-rata sekitar 1/2 gram dengan harga 500 rupiah/bungkusnya.

5 Gunakan rampai dan buah seri sebagai umpan alternatif

Menurut Bang Hans, 70% ikan air tawar memakan umbian dedaunan termasuk rampai dan buah seri yang digemari ikan Gurame. Tak jarang ikan Nila juga menggemarinya. Jadi cobalah menggunakan 2 alternatif umpan tersebut selain lumut dan pelet.

tips jitu mancing ikan nila Buah seri dan sayuran bisa jadi umpan alteratif buat mancing nila

Untuk memancing dengan umpan daun ataupun buah rampai/seri yang menggunakan mata kail tunggal, Biasanya sebelum memancing Bang Hans akan meremas daun pepaya diarea yang akan di pancing dan kemudian menebar disatu area yang memungkinkan ada ikan nilanya.

Cara mengaitkan umpan daun pada mata kail tidak sulit. Cukup gunting ujung daun pepaya mengarah kebagian dalam. Yang harus diperhatikan adalah alur ruas daun lunak disesuaikan dengan mata kail yang hendak dipakai memancing.

Tips jitu mancing ikan nila

6 Tentukan area sedikit terbuka saat menentukan spot

Spot yang baik untuk mancing ikan nila bagi pemula di alam liar seperti rawa dan danau adalah dengan mengenali area yang sedikit lebih terbuka dibagian permukaan airnya, yang biasanya terdapat  lumut lebih baik dipermukaan yang terbuka dan langsung berhadapan dengan sinar matahari.

7 Penggunaan kumbulan/ pelampung

Fungsi pelampung pada teknik kocolon (garongan) tentu berbeda dengan fungsi pelampung pada umumnya. Kita dapat mengenalinya dari posisi tegak lurus segaris pada pelampung teknik kocolan yang fungsinya menyeimbangkan sekaligus membatasi jarak main kedalaman. Intinya pelampung cukup penting karena selain sebagai alat indikator hook up, juga sebagai penyeimbang dan peredam getaran joran yang lentur sehingga ikan nyaman berkumpul.

Nah bagi para angler yang masih penasaran dengan sensasi tarikan ikan Nila, barangkali tips-tips dari Bang Hans di atas bisa angler terapkan di spot mancing Nila di tempat angler berdomisili. Di akhir wawancara Bang Hang mengingatkan agar mancing dengan bertanggung jawab, bawa pulang ikan secukupnya dan rilis kembali ikan yang masih kecil demi kelangsungan habitat ikan Nila agar bisa kita pancing terus dikemudian hari. Ok, Selamat ngomset Nila, he.he…

tips jitu mancing ikan nila

Saksikan video di bawah ini: tips jitu mancing ikan nila

Waduk Gajah Mungkur Wonogiri merupakan salah satu spot mancing ikan nila terbaik di Jawa Tengah

Tips jitu mancing ikan nila