Tips meningkatkan jarak dan akurasi casting menggunakan reel spinning

Tips meningkatkan jarak dan akurasi casting menggunakan reel spinning

Saat casting menggunakan reel spinning dan umpan buatan, terdapat satu pemikiran keliru diantara beberapa pemancing, khususnya tentang teknik melempar umpan. Kesalahan casting ini terjadi khususnya pada castinger yang menginginkan jauhnya jarak lemparan sekaligus ketepatan akurasi.

Banyak diantara pemancing menyimpulkan, bahwa untuk mendapatkan lemparan terjauh – sekaligus tingginya presisi, dilakukan dengan cara memposisikan tackle sejauh mungkin ke belakang, dengan sudut kemiringan lebih dari 180 derajat (atau lebih). Setelah ada jeda beberapa saat untuk mengumpulkan tenaga, lalu umpan dilempar sekuat tenaga ke arah yang diinginkan.

Dalam laman saltstrong.com, disebutkan bahwa cara melempar seperti ini punya banyak kelemahan.  “Alih-alih presisi, cara lempar yang salah hanya akan melambungkan umpan jauh ke atas, lalu jatuh pada jarak yang dekat. ” tulis laman tersebut.

Cara meningkatkan jarak dan akurasi saat melempar umpan
Cara melempar yang benar, meningkatkan jarak dan akurasi saat melempar umpan

Untuk menghasilkan hasil lemparan terjauh sekaligus presisi – tentunya dengan tenaga yang minim, kita bisa meniru para pemain golf saat mengayunkan stick nya. Para pemain golf – saat memukul bola, memanfaatkan momentum gaya tolak saat stik diayunkan kebelakang.

“Mereka menghindari jeda sedikitpun saat ayunan stiknya mencapai pangkal tolakan, dan langsung membalikan ayunan kedepan,” tulis saltstrong. Dengan cara ini pegolf memanfaatkan gaya pegas yang menghasilkan energi tambahan tanpa membuang tenaga terlalu banyak.

Gaya tolak ini juga punya presisi lemparan lebih tinggi terjadi karena terciptanya garis lurus pada tolakan- baik saat mengayun ke belakang dan ke depan, sehingga umpan lebih mudah diarahkan dan meningkatkan akurasi

Simak cara mengayun tackle pada video di bawah ini:

Kesimpulan

Selain meningkatkan jarak serta akurasi, cara melempar yang benar juga berarti menegakkan prinsip keselamatan saat memancing. Dengan mengayunkan tackle dengan posisi tegak (seperti tampak dalam video), akan jauh mengurangi resiko tersangkutnya hook pada benda-benda sekitar, apalagi pada rekan sesama pemancing yang bisa berakibat sangat fatal.

Mengingat efektifitasnya, maka gaya casting ini juga bermanfaat untuk memancing di perairan luas, dan juga di lokasi mancing yang sempit seperti di atas perahu ataupun memancing di atas karang.

Selamat mencoba!

Japan Style Technique ; Cara Cerdas Berburu Snake Head Dari Jepang

Japan Style Technique ; Cara Cerdas Berburu Snake Head Dari Jepang

Salah satu lokasi favorit snake head untuk bersarang adalah perairan yang tertutup tanaman air. Selain teduh dan tersembunyi, spot semacam ini kaya dengan sumber makanan kesukaan snakehead, yaitu katak.

Namun bukan perkara mudah bagi angler untuk memancing pada karakter dengan habitat semacam ini. Rintangan berupa tanaman air pastinya membuat sulit pergerakan umpan. Angler yang tak mampu memainkan teknik pasti akan frustasi karena tak satupun toman atau gabus yang bisa dibawa pulang.

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos mancing shimano, spotmancing apparel

Lalu bagaimana kiat agar sukses memancing di sarang gabus dan toman tersebut. Tenang, spotmancing.com baru saja berbincang dengan Tunggul Prakoso, atau populer dengan nama Tan Po Liang, yang piawai berburu snake head di perairan yang penuh rintang semacam ini. Cara memancingnya lazim disebut Japan style technique.

Pada umumnya teknik Japan Style digunakan untuk memancing ikan yang hidup di spot yang memiliki karakter berganggang, serta dipenuhi oleh rumput-rumput kecil yang sangat rapat. metode menancang ikan ini, pertama kali dipopulerkan oleh Kozo Okubo, pemancing kawakan asal Jepang.

Area rawa-rawa salah satu spot yang berganggang (dok.Tan Po Liang)
Area rawa-rawa salah satu spot yang berganggang (dok.Tan Po Liang)

Lewat gaya ini skill serta kesabaran memang diuji, terutama saat retrieve. “Kita harus sabar dan konsentrasi saat memainkan joran serta reel, sehingga ikan yang kita sasar pun bisa diraih,” sebut Tan Po Liang.  “Hampir mirip stop and go, dimana kita secara perlahan menggulunng reel, lalu berhenti, gulung lagi perlahan, lalu berhenti,” sebutnya lagi. Saat menggunakan pola retrieve ini, angler harus mampu mengamati titik-titik pergerakan ikan.

Namun tak hanya reel yang dimainkan. ujung joran serta PE juga aktif berperan dalam gaya ini, khususnya saat lure melewati rintangan. Dengan menyentak-nyentak joran secara perlahan, atau menarik-narik PE dengan ujung jari, kerap dilakukan demi membuat gerakan lure sealami mungkin. “Seolah-olah kodok karet atau umpan mainan tersebut seperti kodok hidup,” ujar angler asal Madiun ini.

Selain itu, yang perlu diperhatikan oleh para angler, umpan yang disiapkan pun harus sesuai. Pemakaian lure, dianjurkan  berjenis Soft Frog. Umpan yang menyerupai kodok berbahan karet tersebut, tujuannya agar tak mudah tersangkut tumbuhan di area rawa-rawa atau tambak air tawar yang banyak dihuni kedua jenis ikan itu.

Soft frog. Umpan efektif teknik japan style (dok.Tan Po Liang)
Soft frog. Umpan efektif teknik japan style (dok.Tan Po Liang)

Ia pun menyarankan, dalam menggunakan teknik Japan Style ini, angler harus lebih jeli melihat pergerakan ikan yang berada dibawah ganggang-ganggang tersebut. Angler diupayakan mencari titik-titik lemparan yang tertuju pada beberapa celah setiap ganggang, karena biasanya ikan Gabus atau Toman mengambil udara saat bergerak. “Lakukan lemparan pada titik tersebut secara berulang-ulang atau berirama, sehingga bisa menggoda ikan Gabus atau Toman untuk menyambar umpan kita,” sarannya lagi.

Karakter umpan karet yang digunakan dalam teknik ini, biasanya tak memiliki skirt atau berumbai. Namun jika menggunakan umpan yang berumbai, umumnya angler memotong lebih pendek  terlebih dahulu. Langkah ini diambil, guna mengantisipasi ikan toman atau gabus yang menyambar umpan, namun hanya mengenai ujungnya saja.

Saat beraksi dengan teknik Japan Style, Tan Po Liang menyarankan agar menggunakan joran dengan tingkat kelenturan 17 Lbs, dan punya panjang 198 cm. “Kalau soal reel nya bisa pakai tipe bait casting ataupu spinning, dengan PE 1.8,” sahutnya.  “Banyak juga angler yang pakai ukuran joran berbeda, tapi menurut saya peralatan mancing yang baik, akan menghasilkan kinerja yang maksimal,” tegas pria yang menetap di Pasuruan ini.

Sasar ikan dengan teknik japan style (dok.Tan Po Liang)
Sasar ikan dengan teknik japan style (dok.Tan Po Liang)

 

Om tan po liang saat strike ikan gabus 2 kg (dok.Tan Po Liang)
Om tan po liang saat strike ikan gabus 2 kg (dok.Tan Po Liang)

Waktu terbaik untuk memancing dengan menggunakan teknik ini, disarankan saat kondisi cuaca yang masih diterangi matahari. “Biasa kita gunakan Japan Style saat masih pagi hingga menjelang sore hari, karena sebagian ikan selalu bersembunyi dibalik ganggang,” sebut Tan Po Liang.

Pria yang mengenal teknik ini sejak 3 tahun yang lalu itu melanjutkan, bahwa di awal musim penghujan, biasanya ikan toman dan gabus banyak yang bertelur. Sehingga, pada masa seperti ini, Japan Style efektif digunakan, agar menghasilkan strike yang memuaskan.

Nah, sudah siap mancing? Yuk ah, kita ber-Japan-style ria hehe….

lihat video Kozo Akubo di bawah ini:

6 rahasia bermain spinner, trik jitu mendaratkan snakehead (oleh: Rio Gibrani Merpati Putih)

6 rahasia bermain spinner, trik jitu mendaratkan snakehead (oleh: Rio Gibrani Merpati Putih)

Sejak dirancang pertama kali oleh Chuck Wood – angler asal Amerika Serikat pada tahun 1960-an, spinner menjadi umpan killer yang terbukti ampuh di perairan tawar. Blade sebagai komponen utama – dengan aksi yang berputar-putar dan berkilau, efektif membuat gusar pemangsa air hingga secepat kilat menyambarnya.

Namun rupanya klaim keampuhan spinner sebagai umpan jitu hanya berlaku buat castinger yang memahami rahasia memainkan umpan berbentuk unik ini. Bagi yang awam, spinner hanyalah jenis artificial bait yang lebih banyak tersimpan di dalam box lure ketimbang digunakan.

Jika castinger paham cara memainkan serta mengetahui trik-trik modifikasi spinner, maka umpan ini akan sangat efektif untuk mendaratkan predator. Lewat pemahaman yang didapat dari pengalaman langsung, akan saya coba uraikan 6 tips rahasia agar penggunaan spinner dapat membawa kesuksesan saat memancing – khususnya untuk target golongan ikan snakehead.

1. Siapkan minimal 2 buah spinner dengan 2 karakter warna berbeda.
Menyiapkan 2 buah spinner yang berbeda warna adalah hal penting saat memancing. Pasalnya jika saat retrieve spinner disambar tapi moncel / gagal hook up, kita dapat menggantinya dengan spinner kedua yang punya karakter warna berbeda.

Alasannya jelas, karena predator juga punya rasa trauma dan insting menyelamatkan diri. Memburu snakehead yang baru saja gagal menyambar umpan – dengan spinner yang semula digunakan, adalah hal yang sia-sia. Perlu waktu lama bagi predator untuk pulih dan membuatnya lupa pada spinner yang baru saja disambarnya.

Karena itu mengganti umpan dengan karakter warna berbeda adalah sebuah usaha yang tepat untuk mengalihkan trauma predator, dan kemungkinan pemangsa kembali menerkam jauh lebih besar.

2. Pilih blade berwarna gold
Di pasaran, umumnya blade dijual dalam dua pilihan warna; gold dan chrome. Namun pengalaman saya membuktikan bahwa warna gold (emas) lebih kuat efeknya untuk menghasilkan strike.

Analoginya sederhana saja. Lampu hallogen yang berwarna kekuningan sanggup menembus kabut ataupun hujan. Tapi tidak demikian dengan lampu standar berwarna putih. Cahayanya akan hilang ditelan bias kabut dan hujan.

Spinner warna gold lebi kuat kilaunya dalam segala kondisi air
Spinner warna gold lebi kuat kilaunya dalam segala kondisi air

Begitu juga dengan blade berwarna gold. Efek kilaunya akan bertahan dalam semua kondisi air. Kendati perairan di rawa sangat keruh, blade berwarna gold tetap mampu memancarkan kilaunya. Menurut pengalaman saya warna emas  tingkat strike nya lebih cepat ketimbang warna chrome

Namun terkadang blade berwarna gold sulit dijumpai di pasaran. Tak perlu khawatir, tempeli blade warna chrome yang ada, dengan stiker variasi berwarna gold. Potong sesuai bentuk blade, dan rapikan pinggirannya dengan korek api. Maka jadilah blade berwarna gold.

3. Potong skrit
Banyak kasus hook up gagal terjadi karena skrit / rumbai karet, panjangnya jauh melebihi kail. Penyebabnya saat menyambar, predator hanya menggigit ujung skrit hingga mata kail tidak termakan penuh. Maka terjadilah gagal hook up. Selain itu rumbai karet yang terlau panjang tampak kusut dan tidak mengembang di dalam air.

Untuk memodifikasi spinner agar ampuh dalam mendaratkan snakehead, maka langkah merapikan dan memotong skrit menjadi hal utama. Selain efektif untuk menciptakan hook up, juga terlihat indah saat aksi.

Berikut di bawah ini langkah-langkah memodifikasi skrit / rumbai karet.

Langkah 1. Skrit bawaan diikat di tengah
Langkah 1. Skrit/ rumbai karet bawaan diikat di tengah
Langkah 2. Skrit ditekuk ke depan
Langkah 2. Skrit ditekuk ke depan
Langkah 3. ikat bagian pangkal skrit dengan benang
Langkah 3. ikat bagian pangkal skrit dengan benang
Langkah 4. Lem ikatan benang agar kuat
Langkah 4. Lem ikatan benang agar kuat
Langkah 5. Potong skrit hingga sejajar dengan hook
Langkah 5. Potong skrit hingga sejajar dengan hook

4. Pilih skrit berwarna terang
pilih skrit warna warna cerah.. kalau saya pribadi lebih memilih warna hijau daun, orange, jablay/pink, hitam putih totol totol.

Pilih skrit berwarna terang
Pilih skrit berwarna terang

5. Cara retrieve dan memainkan aksi spinner
Setiap angler pastinya punya teknik retrieve masing masing yang diyakini sebagai cara terbaik. Tapi disini saya ingin berbagi teknik retrieve dalam memainkan aksi spiner yang manjur untuk mendaratkan pemangsa air tawar.

Caranya, lemparkan umpan sejauh mungkin- setelah spinner sampai di dasar, gulung line hingga spinner agak naik ke tengah. Biarkan lagi melayang turun barang sesaat, hingga tenggelam di dasar. Lakukan lagi retrieve untuk membuatnya naik agak ke tengah. Dengan kata lain buat aksi naik turun, naik turun secara berulang-ulang dan tidak beraturan kecepatannya.

Jika memang di sebuah spot terdapat ikan predatornya, maka cara retrieve semacam ini punya tingkat keberhasilan 75% lebih baik dibanding cara lainnya.

6. Fokuskan memancing di area pinggir perairan
Hasil pengamatan saya 80% snake head senang berkeliaran di pinggiran dengan kedalaman 30cm sampai 1, 5meter. Lokasi terbaik adalah berjarak 0, 5 – 1meter dari tepian air. Pilih area open water dan perairan yang bersih dari tanaman air, agar spinner tak sering nyangkut dan merepotkan.

Nah, itulah keenam langkah jitu dalam memainkan spinner. Selamat mencoba, salam strike with confidence, and keep green !  (Rio Gibrani Merpati Putih)

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos shimano, kaos mancing shimano, baju mancing, baju mancing mania

Slow Jigging ;  Hasil pol, tenaga nggak jebol

Slow Jigging ; Hasil pol, tenaga nggak jebol

Bagi seorang angler, menggunakan teknik memancing Jigging maupun Slow Jigging bukan menjadi perkara yang sulit. Kedua teknik tersebut memiliki sensasi yang sama, ketika pada akhirnya mampu menciptakan strike. Namun yang membedakannya, dalam teknik Slow Jigging angler tak harus menguras tenaga saat memancing, karena joran yang digunakannya pun cukup lentur dan ringan.

Teknik yang dipopulerkan oleh para pemancing asal negeri matahari ini, perkembangannya begitu pesat di Indonesia. Tak ayal, banyak angler kita yang makin meminati Slow Jigging karena tak perlu melemparkan umpan untuk mensasar ikan, hingga mencapai kedalaman air pada jarak tertentu.

Menurut para ahli di dunia mancing, jigging yang menjadi dasar dari teknik Slow Jigging, sudah muncul sejak puluhan tahun yang lalu. Sederhananya, Kegunaan cara mancing semacam ini bertujuan untuk ‘mengelabui’ ikan dengan menggunakan umpan palsu yang terbuat dari timah atau logam yang berbentuk metal jig lure (ikan kecil) yang dicemplungkan ke dasar laut, lalu kemudian ditarik ke atas dengan gerakan tangan yang cepat.

metal jig menyerupai daun digunakan untuk mancing slow jigging, menghasilkan aksi seperti daun yang jatuh melayang di udara
metal jig menyerupai daun digunakan untuk mancing slow jigging, menghasilkan aksi seperti daun yang jatuh melayang di udara

Beruntung, spotmancing.com memiliki kesempatan berbincang dengan I Gede Arya serta Muhammad Ali Wardhanu, dua sosok angler yang fasih dengan teknik yang biasa digunakan di laut ini.

I Gede Arya, mengatakan pada dasarnya yang membedakan Slow Jigging dengan teknik Jigging, ditinjau dari cara memainkan umpan yang disodorkan ke ikan. “Dalam Slow Jigging angler harus didukung dengan piranti mancing yang khusus, salah satunya  joran yang lentur dan tak terlalu kaku,” ujarnya.

Dalam memainkan joran serta reel pun berbeda dengan teknik-teknik mancing lainnya. Menggerakan alat pancing secara perlahan, menjadi salah satu metode yang harus dijalankan oleh setiap penggemar gaya mancing seperti ini. “Harus tenang saat memutar reel serta joran nya, agar dalam beberapa kali gerakan, ikan pun akan mudah disambar,” lanjut pria yang menetap di Denpasar ini.

Sejak mengenal teknik Slow Jigging ini, ia pun memperoleh banyak pengalaman selama memancing ikan di laut. Bahkan, dengan teknik ini, I Gede Arya sudah beberapa kali melakukan strike. Mulai dari ikan GT, Lencam, Bonito, Rainbow Runner, hingga Barracuda pernah ia boyong. “Oh iya, ada lagi ikan yang pernah didapat Om..Amberjack,” sebutnya sembari tersenyum.

Om Arya saat strike Sweetlip Emperor (dok.pribadi)
Om Arya saat strike Sweetlip Emperor (dok.pribadi)

Pada dasarnya tackle yang digunakan dalam Slow Jigging tersebut hendaklah tepat, sehingga saat mengaplikasikan teknik ini, angler pun tak menemui hambatan berarti. Menurut Muhammad Ali Wardhanu, selain Rod yang bentuknya elastis, Reel serta PE yang digunakannya pun harus sesuai. “Saya biasa gunakan PE 1-3, Reel OH yang ukurannya High Gear, sama Spinning,” ucapnya.

Ali pun menambahkan, saat memainkan alat pancing gunakanlah seperempat putaran pada Reel nya. Saat memainkan Reel tersebut, usahakan posisi Lure tidak berada dalam permukaan air. “Bisa diistilahkan mainnya di pertengahan air,” lanjut pria yang aktif di komunitas Jigger Indonesia Angler ini.

Slow jigging om Ali menghasilkan strike krapu sunu (dok.pribadi)
Slow jigging om Ali menghasilkan strike krapu sunu (dok.pribadi)

Lantas, apa saja sih peralatan yang disarankan untuk aktifitas mancing Slow Jigging? Umumnya, Rod yang digunakan untuk teknik semacam ini berada di kategori kelas ringan. Joran akan dipadankan dengan Reel jenis BC atau mendatar. Bahkan, tak sedikit perusahaan alat pancing ternama yang telah mengeluakan produk, untuk teknik pancingan yang makin digemari ini.

Banyak juga angler yang menggunakan peralatan berjenis spinning reel, serta joran yang berkekuatan PE1-2 atau PE 1-3. Bagi yang gemar dengan aksi ikan yang lebih besar ada juga yang menggunakan joran yang berkekuatan PE 4. Rod sejenis ini banyak dipadankan dengan reel mendatar atau BC, seperti Ocea Jigger 1500HG – 2000 HG. Sementara untuk jenis spinning, disarankan yang memiliki kekuatan 4000 hingga 6000 series. Tali utama yang digunakan pula berkekuatan 15lb hingga 30lb.

Kelengkapan ‘senjata’ saat melakukan aksi Slow Jigging tersebut, tentunya manjadi hal yang mutlak disiapkan oleh pecinta teknik ini. Disamping itu, angler pun dituntut memiliki kreatifitas serta penguasaan yang mumpuni, agar proses menancang ikan dengan menggunakan Slow Jigging menuai hasil maksimal. “Alhamdulillah, hingga saat ini peminat teknik Slow Jigging makin bertambah,” ungkap Ali.

Wahh..menarik juga ya jika angler bisa strike dengan jenis mancing Slow Jigging ini. Selain tak membuat kita lelah, teknik ini sesekali patut dicoba. “Daya tariknya sangat menggoda,” kata I Gede Arya saat menutup pembicaraan.

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos shimano, kaos mancing shimano, baju mancing, baju mancing mania

Teknik nggrandong; Berburu tenggiri ala nelayan Jepara

Teknik nggrandong; Berburu tenggiri ala nelayan Jepara

Mungkin bagi beberapa angler, istilah “nggrandong” asing bagi telinga. Tapi tidak bagi nelayan Jepara atau perairan Karimun Jawa. Teknik nggrandong yang unik tersebut adalah cara mancing handline yang digunakan untuk berburu tenggiri, terlebih saat musimnya tiba.

Metoda mancing ini sebenarnya hampir mirip dengan teknik dasaran yang selama ini kita ketahui. Perbedaannya ada pada rangkaiannya. Beberapa yang khas dari jalinan pancing tersebut adalah dengan digunakannya  bongkah batu sebagai pemberat, rangkaian 2-3 mata kail yang dijahit di badan ikan, dan kawat tembaga sebagai penyeimbang.

Dengan jalinan seperti itu, teknik nggrandong ditujukan untuk menyiasati arus perairan yang cukup kencang.  Jadi, selain efektif membuat umpan cepat sampai dasar, juga membuatnya terlihat seperti ikan Hidup.

Mancing tenggiri dengan rangkaian nggrandong ala nelayan Jepara
Mancing tenggiri dengan rangkaian nggrandong ala nelayan Jepara
Rangkaian Nggrandong ala nelayan Jepara
Rangkaian Nggrandong ala nelayan Jepara
Susunan kail Nggrandong
Susunan kail Nggrandong

Membuat rangkaian nggrandong dan teknik mancingnya :

  1. Gunakan ikan banyar (kembung) yang sudah mati sebagai umpan.
  2. Buat rangkaian 2-3 mata kail yang silih terhubung (saling berkait lewat lubang senar pada kail)
  3. Ikatkan rangkaian kail yang sudah saling terhubung tersebut dengan kawat tembaga. Panjangnya disesuaikan dengan besarnya umpan.
  4. Masukkan rangkaian di atas melalui mulut ikan banyar. Dorong dengan alat bantu (besi atau kayu). Gunanya untuk   mendorong masuk mata pancing sampai ke dalam perut umpan.
  5. Sisakan ujung tembaga diluar mulut ikan sebagai terminal penghubung rangkaian. Pastikan posisinya menghadap samping.
  6. Untuk bagian atas rangkaian, hubungkan umpan yang sudah jadi, dengan leader.  Sementara bagian bawahnya disambung dengan senar kecil sepanjang 5 meter (senar untuk mancing ikan nila). Di ujungnya,  ikatkan dengan batu pemberat. Bobot batu disesuaikan dengan kencangnya arus dan kekuatan senar.
  7. Saat memancing, hentak hentakkan senar dengan ujung jari. Tujuannya agar umpan terlihat hidup dan merangsang tenggiri untuk menyambar.
  8. Jika terasa ada tarikan perlawanan, tandanya terjadi strike. Saat itu, jangan buang waktu. Hentakkan line sekerasnya, agar senar penghubung pada batu pemberat putus, dan batu tertinggal di bawah.
  9. Angkat ikan dengan menggunakan tarikan tangan.

Baca juga artikel: Trik mancing tenggiri.

Cara sukses mancing ikan tenggiri, GT, tongkol, dan karas dengan spun dan minnow

Cara mancing ikan tenggiri

Selamat mencoba! (Om Hus)

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos shimano, kaos mancing shimano, baju mancing, baju mancing mania