Teknik Njegog dan Ndudur, Cara tradisional dan unik mancing ikan gabus

Teknik Njegog dan Ndudur, Cara tradisional dan unik mancing ikan gabus

Kemajuan teknologi dan komunikasi pastinya memberikan banyak manfaat kemudahan dalam kehidupan manusia. Tak terkecuali pada masyarakat mancing. Cara berburu iwak gabus pun mengalami perkembangan pesat. Mulai dari penggunaan umpan artificial dengan segala model mutakhir, hingga tackle khusus casting pun beredar luas di tengah masyarakat. Semuanya tentu menjanjikan kemudahan menciptakan strike pada para penggila ikan yang punya tarikan dahsyat ini.

Namun jangan sekalipun meremehkan cara tradisional dalam metode memancing. Nenek moyang kita juga punya cara jitu untuk mendaratkan ikan berjulukan si kepala ular ini.

baca artikel: Ikan gabus, buruan para castinger

popper, stickbait, top water lure,spotmancing lure

Spotmancing.com kali ini akan membahas beberapa teknik dalam mendapatkan ikan gabus di alam liar dengan metode unik dan tradisional serta berbagai jenis umpan yang biasanya di gunakan oleh para pemancing. Di Pulau Jawa sendiri ada beberapa teknik yang familiar dikalangan pemancing dalam mendapatkan ikan ini antara lain , Njegog, Ndudul dan Mbenang.

Baca juga artikel: Cara mancing ikan gabus

Teknik Njegog
Teknik ini sangat familiar dikalangan pemancing di tanah air. Ada juga yang menyebut metode ini dengan teknik njejer. Merupakan cara memancing ikan gabus dengan menggunakan sebuah bambu yang memiliki panjang berkisar antara 2-3 meter yang diikat dengan sebuah senar nylon dan memiliki panjang berkisar 1/4 -1/2 dari panjang bambu. Lalu di ujung senar diikatkan sebuah mata kail yang cukup besar dan tajam. Umpan yang digunakan biasanya menggunakan hewan hidup seperti Katak, ikan wader, Ulat daun pisang, jangkrik , Belalang dan cacing.

Tekhnik Njegog dimana bambu dengan panjang 2-3 meter yang diikat dengan senar nylon dan diujungnya diikatkan mata kail.menggunakan umpan hewan hidup seperti kodok,ikan wader belalang dan cacing
Tekhnik Njegog dimana bambu dengan panjang 2-3 meter yang diikat dengan senar nylon dan diujungnya diikatkan mata kail.menggunakan umpan hewan hidup seperti kodok,ikan wader belalang dan cacing

Cara memainkan teknik ini adalah dengan cara menancapkan pangkal bambu ke permukaan tanah di pinggir tempat memancing. Sementara posisi umpan menggantung berada tepat diatas permukaan air, sehingga umpan hidup yang kita gunakan bermain-main dipermukan air dan menciptakan getaran serta percikan air yang mengundang ikan gabus. Setelah itu bambu di tinggal beberapa saat hingga ikan memakan umpan yang kita pasang.

Pemancing dengan teknik ini biasanya memasang lebih dari beberapa rangkaian joran dalam sekali pasang. Bahkan di daerah Lamongan dan Gresik setiap kali pasang Jegog bisa mencapai hingga 100 buah Jegog.

Baca artikel: Gendon dan lundi, membuat strike gabus, lele, dan baung bertubi-tubi

Teknik Ndudur
Teknik ndudur merupakan teknik mancing ikan gabus yang hampir sama dengan teknik Njegog dimana umpan di kaitkan pada ujung mata kail dan dimainkan di permukaan air. Namun yang membedakan teknik ini dengan teknik Njegog adalah dimana Teknik ini tidak menancapkan Tegek /Joran yang digunakan pada pinggiran tempat memancing melainkan memainkan umpan secara terus menerus dengan cara menaik turunkan umpan pada lokasi yang dianggap ada ikan gabusnya hingga ikan gabus menyambar umpan. Umpan yang digunakan juga menggunakan umpan hidup seperti pada teknik Njegog.

Tekhnik Ndudur adalah tekhnik memainkan umpan hewan hidup seperti katak secara terus menerus (naik turun) pada sebuah titik spot
Tekhnik Ndudur adalah tekhnik memainkan umpan hewan hidup seperti katak secara terus menerus (naik turun) pada sebuah titik spot

Nah, ternyata banyak juga cara tradisional yang juga tak kalah jitu dibanding cara mancing modern. Tertarik mencoba cara Njegog dan Ndudur? Yuk ah, selain murah meriah, juga mengasyikan !

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos shimano, kaos mancing shimano, baju mancing, baju mancing mania

Nikmatnya Sensasi Ajing Game

Nikmatnya Sensasi Ajing Game

Merambahnya tekhnik dari mancanegara ke Indonesia sedikit banyak mempengaruhi angler nusantara untuk mempraktekkan dan juga mempopulerkannya. Bahkan tidak sedikit yang berkreasi dengan cara mengembangkan tekhnik-tekhnik tersebut .

Belakangan ini tekhnik memancing ikan kembung yang popular dengan nama ajing sangat popular dikalangan pemancing Indonesia. Tekhnik menancang yang diadaptasi dari para pemancing Jepang ini terbukti mampu menyedot animo para pecinta olahraga mancing tanah air.

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos shimano, kaos mancing shimano, baju mancing, baju mancing mania

Sebelum kita mengenal lebih jauh tentang Ajing Game, ada baiknya kita mempelajari filosofi Ajing itu sendiri. Aji atau dengan kata lain “Japanese Horse Mackerel” atau biasa disebut dengan ikan kembung adalah target dari permainan menancang ini. Ikan ini biasanya dipancing menggunakan “sabiki” atau feather rig (umpan berbulu), itu jika kita ingin menangkapnya dengan mudah. Tetapi jika kita menggunakan “soft plastic lure” berukuran kecil maka kita akan merubah cerita dari permainan ini jadi lebih seru dan menantang.

Ajing game fishing
Ajing game fishing

Di Indonesia sendiri sebenarnya tekhnik Ajing sudah ada sejak dulu kala dimana pentil sepeda atau bulu yang diberi pemberat dijadikan lure untuk memancing ikan kembung, namun seiring perkembangan jaman, para pemancing Jepang memodernisasi tehnik ini dengan berbagai piranti khusus, joran khusus, reel khusus, kenur khusus bahkan pelampung khusus – yang intinya jadi tackle sangat ringan . Tekhnologi umpan buatan (artificial lure) di jepang juga terbilang maju sehingga lebih menarik bagi ikan kembung untuk memangsanya.

Sebagai pedoman awal untuk memulai Ajing Game, kali ini spotmancing.com akan mencoba memberikan beberapa gambaran tentang standarisasi penggunaan Rod (Joran), Senar dan Lure yang digunakan dalam Ajing Game

ROD and REEL
Joran yang sering digunakan biasanya memiliki ujung yang lentur dikarenakan mulut ikan ini sangat lunak. Jadi terkadang sering terlepas saat memancing.
Spesifikasi joran Ajing pada umunya :
– Standart Length : 6 – 7 Feet
– Power : Ultra light
– Action : Fast to Ultra Fast
– Rod Tip : Tubular, Solid Tip
– Section : 1 piece – 2 piece

Rod ringan dan lentur untuk permainan Ajing Game Fishing (foto dok google.com)
Rod ringan dan lentur untuk permainan Ajing Game Fishing (foto dok google.com)

– Lure : 0.5 gram- 7 gram max

Gunakan soft plastic lure dengan bobot 0,5 - 7 gram (foto istimewa)
Gunakan soft plastic lure dengan bobot 0,5 – 7 gram (foto istimewa)

– Line : 2 lb – 6 lb max

senar leader monofilamen dengan kekuatan 2-6 lbs menjadi standar Ajing Game
senar leader monofilamen dengan kekuatan 2-6 lbs menjadi standar Ajing Game

– PE line : No 0.3 – 0.6 max

Pe berkekuata minimal 0,3 Lbs
Pe berkekuatan 0,3 – 0,6  Lbs

– Reel : Size maksimal berukuran 2000

Reel spinning berkekuatan maksimal 2000
Reel spinning berkekuatan maksimal 2000

Lure
Ajing Game pada umumnya menggunakan lure jenis soft plastic berukuran kecil dengan bobot mulai dari 0,5 bram sampai 7 gram (standar Ajing Game) yang juga memakai jig head sebagai kail sekaligus pemberatnya. Pemancing jepang sendiri lebih memilih menggunakan jighead dengan kail berukuran kecil dikarenakan mulut ikan kembung ini relatif kecil.

Habitat ikan kembung yang biasa ditemukan di kedalaman air mulai dari 1 meter – 150 meter dengan panjang tubuh maximal 50 cm banyak ditemukan hampir di seluruh wilayah perairan Indonesia. Ikan ini biasa di pancing pada pagi dan malam hari. Rasa dagingnya yang gurih tentu menjadi nilai tambahan bagi para pecinta Ajing Game.

Kreasi para pecinta Ajing Game di Indonesia belakangan ini lebih cenderung mnegarah ke ikan target dimana selain ikan kembung yang menjadi ikon target Ajing Game berkembang dengan mencari target jenis ikan-ikan lainnya seperti baby GT, Kerapu, Jenaha dan lain-lainnya. Bahkan beberapa pecinta Ajing Game Indonesia sudah menerapkan tekhnik mancing ini di perairan tawar dengan target ikan nila, gurame , mujahir dan lain-lainnya.

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos shimano, kaos mancing shimano, baju mancing, baju mancing mania

Juosss…inilah tips “ngirit mancing ikan barramundi” bermodalkan udang rebon.

Juosss…inilah tips “ngirit mancing ikan barramundi” bermodalkan udang rebon.

“Sekali dayung 2 sampai 3 pulau terlampaui”, sebuah pepatah yang menggambarkan situasi dimana dalam sebuah perjalanan, kita bisa merasakan banyak pengalaman.

Begitu juga dalam memancing ikan Barramundi atau kakap putih. Kali ini spotmancing.com akan membahas tips ekonomis mancing Barramundi ala Kusmanto, seorang pemancing spesialis Barramundi asal pekalongan, yang tempat tinggalnya berdekatan dengan sungai dan muara Sipahit Kabupaten Pekalongan.

Hal pertama yang perlu disiapkan dalam memancing ekonomis barramundi kali ini adalah 1 buah joran udang, dan 1 buah joran pancing yang biasa digunakan untuk memancing. Jenis joran udang yang dipilih adalah joran yang sangat lentur dikarenakan akan dipakai untuk memancing udang galah.

Kusmanto saat strike Barramundi (foto dok pribadi)
Kusmanto saat strike Barramundi (foto dok pribadi)
Joran udang galah
Joran udang galah

Sementara joran untuk memancing Barramundinya sendiri bisa disesuaikan dengan selera pemancing, bisa tipe joran yang kaku maupun lentur. Namun Kusmanto sendiri lebih senang menggunakan tipe joran yang kaku untuk mancing barramundi.

Hal berikutnya adalah mencari udang jenis rebon. Udang berukuran sangat kecil ini habitatnya banyak terdapat di sekitar sungai maupun muara. Hampir di pinggir-pinggir sungai – dimana ada tumbuhan sungai seperti kangkung dan eceng gondok, bisa dipastikan disekitarnya terdapat udang rebon.

saringan ikan berpori kecil
saringan ikan berpori kecil

Cara menangkapnya pun sangat gampang. Hanya dengan menggunakan jaring berpori kecil yang biasa kita gunakan dirumah. Langkahnya adalah dengan cara menyerok di bawah tanaman kangkung maupun eceng gondok di tepi sungai, kita bisa dengan mudah mendapatkan udang rebon tersebut, yang nantinya akan kita gunakan untuk memancing udang yang lebih besar yaitu udang jenis galah.
Setelah dirasa cukup mendapatkan udang rebon, selanjutnya kita akan memancing udang galah menggunakan umpan udang rebon.

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos shimano, kaos mancing shimano, baju mancing, baju mancing mania

Dengan piranti sederhana antara lain joran udang yang sangat lentur – panjang 30-50cm (bisa terbuat dari bahan carbon maupun fiber), patis/hook kecil ukuran 19-20 ( merk mustad) dan juga senar monofilament berdiameter kecil berukuran maksimal 2 lbs. hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan udang rebon ke patis(single hook) adalah dengan cara menancapkan ujung single hook dimulai dari bagian bawah buntut sampai masuk ke atas kepala udang rebon.

Udang galah atau yang popular dengan nama si capit biru selain menjadi umpan manjur mancing barramundi juga memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi jika dijual dalam keadaan hidup maupun mati. Sensasi mancing udang galah pun terbilang sangat luar biasa dimana feeling seorang angler akan diuji manakala udang mulai mengigigit dan memakan umpan udang rebon. Reaksi cepat seorang angler untuk menggulung dan menaikkan udang menentukan sukses atau tidaknya udang galah naik ke permukaan.

Kusmanto dengan Si Capit Biru
Kusmanto dengan Si Capit Biru

Kusmanto menambahkan jika apabila sedang musim bertelur dan kondisi air sedang naik bisa dipastikan strike rate udang galah sangat banyak, apalagi jika kadar air sungai atau muara tidak terlalu asin.

Kusmanto biasanya tidak menargetkan terlalu banyak udang galah untuk dijadikan umpan mancing barramundi. Biasanya ia hanya memancing maksimal 5 ekor udang galah untuk selanjutnya digunakan sebagai umpan mancing barramundi (kakap putih).

Dalam memancing barramundi (kakap putih), tidak ada kamus baku dalam penggunaan piranti mancing. Pemilihan joran, senar,hook maupun reel lebih disesuaikan dengan selera masing-masing pemancing. Ada pemancing yang senang menggunakan tipe joran kaku juga ada yang senang dengan tipe joran lentur. Untuk hook nya sendiri Kusmanto biasa menggunakan ukuran 8-9 dan senar monofilament dengan kekuatan line test 25 lbs (minimal).

Apabila piranti mancing ikan barramundi sudah siap , maka saatnya berburu barramundi menggunakan umpan udang galah. Caranya cukup sederhana dan gampang karena kita akan menerapkan tekhnik mancing konceran/ngoncer.

Hal –hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah perlu atau tidaknya menggunakan timbel/pemberat jenis lipat apabila size udang galah dirasa terlalu kecil dengan posisi timbal pemberat di atas udang galah sepanjang kurang lebih 50cm. Namun apabila size udang galah termasuk kedalam ukuran medium maka tidak perlu menggunakan timbal pemberat.

Cara pemasangan umpan cukup dengan menancapkan single hook di posisi ekor/buntut udang galah. Hal ini dimaksudkan agar udang galah awet dan bertahan hidup lebih lama di dalam air, dan juga memberikan ruang gerak yang bebas bagi udang galah agar menarik perhatian barramundi.

Sedikit tips dari Kusmanto apabila ingin sukses memancing ikan barramundi menggunakan umpan udang galah yaitu :
1. Pilihlah udang galah yang memililki panjang tubuh 6-10cm.
2. Selalu waspada ketika akan mengambil udang galah dari wadah penyimpanan karena seringkali tangan pemancing terkena capitan si capit biru. Meski tidak sebesar dan sekuat capit kepiting, namun bisa melukai jari tangan para pemancing.
3. Posisi menancapkan single hook lebih baik di sekitar ekor/buntut udang galah. Hal ini dikarenakan kebiasaan ikan barramundi yang senang memangsa udang secara utuh dimulai dari bagian kepala udang galah.
4. Ngoncer barramundi menggunakan umpan udang galah membutuhkan kesabaran ekstra dan selalu cek kondisi umpan karena seringkali beberapa spesies selain barramundi seperti ikan buntal, kepiting sungai, bahkan ikan-ikan kecil yang memakan umpan kita.

Udang galah beragam ukuran
Udang galah beragam ukuran

Tidak jarang Kusmanto mendapatkan Barramundi berukuran sedang bahkan besar. Kusmanto juga menerangkan jika mancing barramundi dengan cara ini sangat ekonomis. Apabila kita membeli umpan udang hidup jenis udang putih maupun udang galah harganya cukup tinggi di pasaran. Namun hanya dengan bermodalkan mencari udang rebon, pengeluaran yang besar bisa kita kesampingkan.

“Saya sudah puluhan tahun mancing Barramundi dengan cara ini, om. Mengingat cara ini saya tidak perlu keluar uang untuk beli umpan udang dan uangnya bisa untuk kebutuhan keluarga dirumah. Jadi selain hobi mancing tersalurkan, kebutuhan keluarga dirumah juga terpenuhi dan tidak terganggu oleh hobi mancing saya” tutur Kusmanto di akhir wawancara.

Nah, para angler nusantara semoga tips dari Kusmanto diatas bisa menjadi panduan awal bagi kita untuk mulai berburu barramundi dengan modal yang minimalis karena mancing itu tidak harus mahal.

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos shimano, kaos mancing shimano, baju mancing, baju mancing mania

Ajiiib…! Mancing umpan lumut dengan teknik semi casting

Ajiiib…! Mancing umpan lumut dengan teknik semi casting

Memancing dengan umpan lumut di sungai tentunya sudah dilakukan dari dahulu, sejak orang mulai kenal menancang ikan. Umumnya memancing dengan lumut menggunakan joran tegeg yang dipasangi sebuah pelampung.

Tapi di wilayah tempat saya tinggal, memancing dengan umpan lumut di sungai sedikit berbeda dan unik. Di komunitas saya di daerah Brebes – Jateng, umpan lumut digunakan dengan cara semi casting. Entah siapa yang memulai, namun yang jelas kakek saya pun sudah menggunakan metode ini.

Untuk mancing semi casting ini, joran yang tepat untuk digunakan adalah tackle dasaran yang lazim digunakan di kolam. Ukurannya sekitar 2-4lb panjang 150- 210cm.

Memancing menggunakan lumut dengan cara semi casting sangat cocok menggunakan umpan jenis lumut batu yang biasanya tumbuh di pinggiran sungai dangkal dan berarus.

Lumut Batu
Lumut Batu

Ciri-ciri lumut ini sedikit kasar, panjang berwana hijau tua dan lebih kuat dibandingkan dengan lumut kopyok atau lumut jaring.

Penampakan lumut kopyok dan lumut jaring
Penampakan lumut kopyok dan lumut jaring

Kelebihan memancing dengan cara semi casting adalah kemampuannya dalam menjangkau spot yang luas, serta lebih mudah dalam akurasi mencapai titik spot. Selain itu Kelebihan casting dengan lumut batu jauh lebih awet. Karena karkter lumut batu lebih alot ketimbang lumut kopyok atau lumut jaring. Bahkan bisa dipakai 2 kali lagi setelah sukses strike mendaratkan ikan buruan.

Spot yang tepat untuk memancing lumut dengan semi casting adalah sungai yang berarus deras. Pilih perairan dengan kedalaman minimal 1,5 meter, karena biasanya jadi sarang ikan.

Target potensial memancing menggunakan lumut batu dengan cara semi casting di kali adalah ikan wader dan tawes. Karena ikan ini hampir 70% berada di sungai yang berarus. Ikan wader/tawes adalah target potensial karena agresif ketika ada umpan hanyut di sekitar permukaan air.

Waktu yang tepat untuk memancing tentu saat kondisi air sungai bening. Awal musim kemarau adalah waktu terbaik mancing casting menggunakann lumut.

Alat yang harus dipersiapkan untuk memancing lumut semi casting;

1.joran ukuran 2-4lb panjang 150-210cm, jenis carbon / fiber solid

2.reel maksimal seri 1000 – Tujuannya biar tidak berat saat retrieving

3. Line / senar monofilament ukuran 0.16 – 0, 18mm
Menggunakan senar kecil bertujuan supaya bisa jauh saat melempar umpan. Dan saat dalam air, senar tidak cepat hanyut terbawa arus, walaupun kondisi arus sangat deras.

4. Hook / kail
Gunakan mata kail ukuran no 3 jenis pinhook / marushode.
Saya pribadi menggunakan jenis kail carbon no 5

5. Timbel / pemberat jenis lipat
Memancing menggunakan tehnik semi casting menggunakan timbel lipat yang ukuran 1×1, 5cm sangat kecil. Disini tujuannya biar lumut saat dalam air melayang tidak masuk kedasar sungai. Timbel lipat juga berfungsi sebagai tempat pemasangan umpan dengan cara dilepit.

Gunakan timbal lipat
Gunakan timbal lipat

6. Umpan lumut batu
Pilih lumut batu yang berusia muda, karena ikan cukup gemar menyantapnya. Cara mencarinya mudah. Lumut batu muda biasanya berada di sungai yang sangat dangkal, pilih yang panjang, dengan  juntaiannya sekitar 15cm. Jika lebih dari itu maka biasanya sudah tua dan alot.

Lumut batu berusia muda disukai ikan sungai
Lumut batu berusia muda disukai ikan sungai

Untuk memasang lumut pada rangkaian, ambil lumut sepanjang kira-kira 12 Cm, lalu letakkan di timah lipat. Lepit sampai benar benar tergulung dan usahakan sepadat mungkin supaya terkunci kuat.

Kunci posisi lumut dengan timah lipat
Kunci posisi lumut dengan timah lipat

Setelah lumut terkunci kuat, atur jarak kail dengan timbal dengan jarak setengah panjang lumut. Lalu lumut dibelah dua dengan posisi senar ditengah dengan cara dikepang. Setelah anyaman sampai ke kail, cantolkan kail di tengah-tengah lumut.

Susunan rangkaian lumut batu
Susunan rangkaian lumut batu

Sebelum umpan lumut digunakan memancing masukan dulu lumut kedalam air. Tujuannya agar lumut menjadi rapi dan menambah berat sehingga saat melemparkan umpan, bisa mencapai jarak yang jauh .

Cara memancing lumut dengan semi casting
Lemparkan lumut sejauh mungkin ke arah hulu sungai. Saat umpan jatuh dipermukaan air, umpan biasanya hanyut terbawa arus. Gulung reel dengan tujuan menjaga line/senar tetap kencang sambil mengikuti lajunya umpan.

Kenapa memancing lumut dengan cara semi casting hanya efektif di air yang berarus saja. Alasannya karena lumut dengan cara dijepit menggunakan timbel – saat di dalam air melayang terbawa arus. Ketika kepang lumut lepas, kail tetap sejajar dengan di ujung lumut. Sedangkan ikan kebanyakan akan memakan lumut dengan cara menyedot ujung lumut terlebih dahulu.

Jika memancing lumut dengan cara semi casting di terapkan di air yang diam seperti waduk / danau teknik ini sangat tidak efektif. Karena ikan yang memakan lumut bukan predator, yang suka mengejar.

So, selamat berburu ikan wader dan tawes di sungai saat kemarau tiba nanti. Yuhuuu…! (Rio Gibrani Merpati Putih)

Geliat spearfishing di Indonesia

Geliat spearfishing di Indonesia

Spearfishing atau mancing ikan dengan menggunakan speargun belakangan ini santer terdengar ramai di telinga para angler nusantara. Tekhnik memancing yang digadang-gadang paling ramah lingkungan  – dibanding tekhnik mencari ikan lainnya ini, ternyata memiliki sensasi memancing yang berbeda dengan tekhnik mancing konvensional pada umumnya. Peralatan yang harus dimiliki pun sangat jauh berbeda dengan peralatan mancing yang biasa para angler miliki.

Spear dalam bahasa Inggris berarti ujung tombak dan Fishing berarti kegiatan mencari ikan. Secara garis besar, olahraga Spear Fishing ini dilakukan di kedalaman laut dengan senapan tombak yang didesain khusus seperti untuk berburu – lazim disebut speargun.

Spearo saat beraksi di kedalaman
Spearo saat beraksi di kedalaman

Tentu saja berburu ikan di lautan berbeda dengan berburu hewan di pedalaman hutan, perlengkapan olahraga Spear Fishing ini tampak lebih banyak karena dilengkapi dengan perangkat menyelam juga.

Lewat spear Fishing  sang angler punya keleluasaan  untuk selektif dalam memilih ikan buruannya. Jadi, dengan Spear Fishing seharusnya tidak ada lagi salah menangkap ikan, memancing yang masih kecil, atau menangkap ikan yang dilindungi secara tidak sengaja, atau istilah kerennya konservasi sustainable.

Bagi para pemula yang ingin menggeluti spearfishing, ada baiknya kita belajar free diving ( menyelam bebas) terlebih dahulu dengan menggunakan masker, snorkel dan fin (kaki katak). Arahan dari mentor/pembimbing merupakan syarat utama bagi para pemula yang ingin belajar spearfishing.

Menjaga kondisi tubuh agar tetap prima dengan melakukan olahraga renang, melakukan yoga/meditasi agar bisa rileks juga sangat membantu melatih bottom time (kemampuan menahan nafas didalam air) ketika melakukan olahraga spearfishing.

Menurut Antonius Dwi Susanto – seorang dokter asal Sleman Yogyakarta yang kurang lebih sudah 3 tahun menggeluti dunia spearfishing, hobi ini sangat mengasyikan, sekaligus punya resiko yang besar.

dr. Antonius Dwi Susanto
dr. Antonius Dwi Susanto

Untuk menyiasati bahayanya, idealnya sebelum memulai spearfishing, kita belajar tekhnik freediving, belajar tentang resiko-resiko yang mengiringi olahraga memancing ini – baik resiko dari diri sendiri (lack of skill dan stamina yang kurang baik) maupun resiko dari lingkungan seperti gigitan binatang air, sengatan ikan-ikan beracun maupun arus yang kuat dan faktor lainnya. Jadi sangat jelas bahwa spearfishing bukanlah olahraga memancing yang bisa dipejari secara instan.

Lantas apa saja komponen penunjang spearfishing itu sendiri? Sebagai acuan bagi para pemula yang ingin menggeluti dunia spearfishing, berikut adalah daftar peralatan yang harus dimiliki. Antara lain :

Masker selam
1. Masker
Snorkel spearfishing
2. Snorkel
Fin selam
3. Fin
Ikat pinggang pemberat
4. Ikat pinggang pemberat
Pelampung selam
5. Pelampung selam
Spearfishing gun
6. Spear gun yang dilengkapi dengan rubber band
peluru speargun
7. peluru speargun (shaft)

kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos shimano, kaos mancing shimano, baju mancing, baju mancing mania

Kisaran harga untuk tiap-tiap item diatas bervariasi tergantung merk dan kualitas. Menurut dr Anton, Hobi Spearfishing di Indonesia masih terbilang mahal. Sebagai gambaran, untuk sepasang long fin (kaki katak), masker juga snorkel bisa didapatkan dengan jarga 3-4 juta rupiah untuk kelas menengah.

Speargunnya sendiri seharga2-3 juta rupiah, wet suit (pakaian selam) seharga 1-2 juta dan juta perlengkapan pendukung seperti Buoy, Tali pisau dan fish stinger yang kisaran harganya sekitar 1 juta rupiah.

Lantas target ikan apa saja yang biasa diburu oleh para Spearo ( julukan bagi pelaku spearfishing)?  dr Anton menjelaskan jika jenis ikan seperti Baronang, Mangrove Jack, Giant Trevaly bahkan tidak menutup kemungkinan ikan-ikan pelagis seperti Tengiri,Lemadang dan juga Layaran terkadang menjadi target utama para Spearo di Indonesia, selama itu masih dalam jarak tembak speargun, terang dr Anton.

Komunitas spearfishing mulai bertumbuh di Indonesia
Komunitas spearfishing mulai bertumbuh di Indonesia
Spearo saat berhasil strike seekor marlin di perairan New Zealand
Seorang spearo saat berhasil membukukan rekor dunia, dengan strike seekor monster marlin di perairan New Zealand

Spearfishing juga termasuk teknik yang meminimalisir para angler dari “keboncosan”. Bagaimana tidak? ¸ketika para angler mulai dilanda keboncosan dengan tanda-tanda alam seperti arus mati, spearfishing merupakan alternative pengganti tekhnik mancing konvensional. Sembari menyelam dan melakukan aktifitas spearfishing , kita juga akan disuguhkan dengan keindahan underwater (bawah laut) ciptaan Tuhan yang tentu saja sangat sayang jika dilewatkan.

Bagaimana sobat mancing nusantara, apakah anda tertarik dengan olahraga spearfishing?. Pastikan anda semua mendapat bimbingan dari mentor yang berpengalaman sebelum melakukan aktivitas spearfishing di alam bebas dan tetap utamakan keselamatan.

simak video rekor dunia spearfishing dibawah ini.