Arsip Kategori: Tak Berkategori

Inilah Penyebab Gelombang Tinggi Yang Melanda Pesisir Indonesia

Sejumlah wilayah pesisir di Indonesia dilanda gelombang tinggi. Selatan Jawa seperti di kawasan Yogyakarta, Lebak (Banten), hingga Pacitan (Jawa Timur), lalu pesisir barat Sumatra, Bali, Nusa Tenggara Barat, hingga Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hary Tjatmiko – seperti dikutip dari CNN Indonesia,  menyarankan untuk mempertimbangkan kondisi gelombang sebelum melaut.

Waspadai angin kencang dan gelombang tinggi (dok tribunnews.com)
Waspadai angin kencang dan gelombang tinggi (dok. tribunnews.com)

“Nelayan di daerah barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, NTB, NTT… harap mempertimbangkan kondisi tersebut [tinggi gelombang] sebelum melaut,” demikian peringatan dini gelombang tinggi BMKG yang diterima dari Hary, Rabu (25/7).
Dalam laporan tersebut, BMKG membagi tinggi gelombang pada tiga kewaspadaan yakni Moderat, Buruk, dan Sangat Buruk.

Tinggi gelombang sangat buruk yakni 4 meter ke atas terjadi di wilayah-wilayah perairan utara Sabang, perairan utara Aceh, perairan barat Pulau Simeulue, perairan barat Kepulauan Nias hingga Kepulauan Mentawai.

Gelombang air laut setinggi tiga meter, menghantam wilayah pesisir Kabupaten Lebak Banten. Berdasarkan data sementara, lima rumah dan warung disekitar pantai Banten Selatan, rusak karena dihantam gelombang tinggi, 25 Juli 2018. (Dok.Kodim 0603 Lebak)
Gelombang air laut setinggi tiga meter, menghantam wilayah pesisir Kabupaten Lebak Banten. Berdasarkan data sementara, lima rumah dan warung disekitar pantai Banten Selatan, rusak karena dihantam gelombang tinggi, 25 Juli 2018. (Dok.Kodim 0603 Lebak)

Juga berpeluang terjadi di perairan Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudra Hindia barat Sumatera, perairan selatan Banten, perairan selatan Jawa, perairan selatan Pulau Bali hingga Pulau Sumbawa.

Serta di Selat Bali hingga Selat Lombok dan Selat Alas bagian Selatan, Selat Sumba bagian Barat, perairan selatan Pulau Sumba, Samudera Hindia di selatan Jawa hingga NTT.

BMKG memprakirakan puncak gelombang ekstrem terjadi pada 24-25 Juli dan gelombang tinggi hingga empat meter masih berpeluang terjadi hingga 28 Juli 2018 karena memasuki puncak musim kemarau pada Juli-Agustus.

Gelombang tinggi disebabkan karena fenomena Mascarene High, yaitu kecepatan angin yang tinggi di sekitar Samudra Hindia (barat Australia). “Sehingga terjadinya swell/alun/ombak yang dibangkitkan oleh mascarane high. Mascarene High ini terjadi di perairan Selatan Indonesia. Yang mana dampaknya menjalar hingga wilayah Perairan Barat Sumatra, Selatan Jawa hingga Pulau Sumba. Kondisi tersebut juga berdampak pada peningkatan tinggi gelombang hingga berkisar 4 – 6 meter di perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

“Harus diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran adalah untuk perahu nelayan, waspadai angin dengan kecepatan di atas 15 knot dan ketinggian gelombang di atas 1,25 m. Kapal tongkang, waspadai angin dengan kecepatan lebih dari 16 knot dan ketinggian gelombang lebih dari 1,5 m. Kapal ferry waspadai kecepatan angin lebih dari 21 knot dan ketinggian gelombang lebih dari 2,5 m. Kapal ukuran besar seperti kargo dan pesiar waspadai kecepatan angin lebih dari 27 knot dan ketinggian gelombang lebih dari 4,0 m,” demikian saran keselamatan pelayaran dari BMKG.

 

Simak, Tips-tips jitu Night Casting!

Night Fishing dengan teknik bottom atau dasaran itu sudah biasa. Tapi casting di malam hari itu baru luar biasa! Bagaimana tidak, teknik yang mengharuskan melempar lure ke arah spot potensial dengan tepat, dengan penerangan yang minim, tentunya jadi persoalan tersendiri yang memerlukan teknis mumpuni. Nah di artikel kali ini – bermodalkan wawancara dua angler senior yang sudah terbiasa casting malam hari, kami coba akan jabarkan tips-tips jitunya. Simak yuk!

Om Birin, angler asal Batang, Jawa Tengah ini mengaku lebih suka casting malam karena suasananya yang adem. selain itu Beliau juga mengungkapkan bahwa night casting cocok untuk angler yang sibuk bekerja dan tak waktu mancing di siang hari. Angler yang suka cast malam di muara ini lebih memilih menggunakan lure-lure topwater saat uncal,”Kalau malam saya lebih suka pake lure tipe top water seperti popper, wtd, pencil dan sejenisnya. Soalnya spot tempat saya cast merupakan perairan dangkal, kalau pakai lure-lure deep dive rawan nyangkut atau malah nyajen.” Jelas Om Birin.

Angler low profile yang memiliki akun FB bernama R’ronggowarsito Jiwo Samudro ini lebih sering menargetkan barramundi sebagai incarannya. 15 kg, rekor pribadi yang ia capai. Set tackle yang ia gunakan berada di kelas medium. Selain barramundi, spesies lainnya seperti barracuda pun sering ia dapat. Lure wtd menjadi andalannya. Ia juga menceritakan pengalaman uniknya saat cast malam.”Pernah waktu itu, pas ikan pada boiling tapi dikasih lure apa aja ga mau nyamber. Saking keselnya nyoba pake lure yang buat maen Ultra light, ehh malah nyamber. Tapi alhasil treble hooknya bengkang untung ikannya bisa landed.” Jelas Om Birin pengalamannya menggunakan lure Ultralight.

Selain itu angler ultralight lainnya, Om Kaji Tan Po Liang juga berbagi kisahnya saat casting barramundi di malam hari menggunakan set tackle UL. Sama seperti Om Birin, Om Kaji juga lebih memilih lure topwater. “Semua jenis lure saya pakai namun lebih dominan topwater, pakai mini popper size 4,5/5 cm. Lebih dominan berisik dan menggoda buat si barra karena action popper mirip udang yang melompat kabur dikejar ikan predator.” Jelasnya.

Tak tanggung tanggung, PE 0,6 dengan leader 8-10 lbs yang ia gunakan berhasil landed barramundi kisaran 2-3 kiloan. ibarat narik motor pakai tali rapia, hehe. Angler yang kocak dan lucu ini berbagi tips agar intensitas hook up tinggi saat cast malam barramundi di tambak. Ia mengungkapkan,”kalo kita cast di area tambak, pastinya di tambak ada pintu-pintu air. lakukan lemparan lure dari pintu air tersebut.Di situ sering menjadi tempat berkumpulnya ikan-ikan kecil dan udang makanan ikan barramundi.”

Selain target barramundi saat night casting, Om Kaji ternyata juga sering casting gabus di malam hari.”Ikan gabus sangat aktif bila malam hari. Dia berada di pinggiran, mencari makan kodok yang loncat ke air sama ikan-ikan kecil.” Ungkap Om Kaji alasannya casting gabus di malam hari.

Lure-lure soft frogy dan jump frog menjadi andalannya untuk memikat naluri berburu ikan gabus di malam hari. Beliau lebih suka menggunakan tackle kelas medium dengan PE 1,5 saat cast gabus. Ia juga berbagi tips casting gabus di malam hari. “Lakukan lemparan-lemparan lure seperti biasa. cuman untuk cast malam kita tidak perlu retrieve lure terlalu cepat, lakukan slow atau medium retrieve aja karena ikan lebih cenderung menunggu mangsa dari pada mengejar mangsa yang kabur. lakukan lemparan yang dominan lebih ke arah tepian, karena ikan gabus berburu mangsa di tepian saat malam hari. Sebelum lakukan casting malam hari harus kenali medan spot dan titik potensi ikan kumpul cari makan. jangan lupa pakai sepatu boot untuk safety, karena biasanya hewan-hewan melata atau berbisa seperti ular, lipan, kalajengking dan lainnya juga aktif di malam hari.” Jelas Om Kaji.

Aneka jenis lure topwater
Aneka jenis lure topwater

Om Kaji menambahkan selain memakai sepatu boot, gunakanlah celana dan baju panjang, senter jangan lupa, terserah mau senter jenis apa. Bisa juga membawa dan mengoleskan lotion penolak nyamuk di badan. Lotion nyamuk juga berfungsi untuk mengusir serangga-serangga lain yang berterbangan di malam hari.

Selain serangga dan binatang berbisa, resiko mancing malam lainnya sudah pernah Om Kaji alami. “Pernah strike ular, kadang ditunggui “mbak kunti”, “mas druwo” kadang “om-om dan tante” penunggu situ. Maunya sih ditungguin ama cewek cakep beneran apalah daya dia yang dateng, tapi ndak sering juga dia hadir. Kadang saya lempari batu, wuakakakak!” Ungkap Om Kaji tentang pengalaman mistisnya sambil melucu.

Nah, gimana sobat angler. Mau coba casting malam ala Om Birin dan Om Kaji?, Casting malam ini juga cocok sekali nih buat penghilang sakau saat tidak bisa atau tidak mampu mancing casting di siang hari saat berpuasa. Jangan lupa, yang terpenting safety first. Semoga bermanfaat.

 

Kopdar 5 ISPULL Gili Labak: Semoga kian kokoh dan tetap menjadi grup mancing paling kocak dan adem di Indonesia!

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring atau lebih dikenal denga nama ISPULL merupakan grup mancing pecinta ultralight game terbesar di tanah air. Dimotori oleh para angler senior, membuat grup ini terasa adem dan sejuk. hingga membuat banyak angler tertarik dan betah berada dalam grup ISPULL.

Om Toshiya Ichizaki, salah satu angler pecinta ultralight game asal Samarinda yang telah bergabung di ISPULL sejak 2015 lalu mengungkapkan awal ketertarikannya masuk grup ini. “Pertama, saya ingin belajar/memperdalam pengetahuan saya mengenai ultralight game. Kedua, ISPULL menyajikan rasa persaudaraan yang sangat baik antar sesama angler. Meskipun kadang bagi member baru kaget dengan cara bercanda rekan-rekan di grup. Ketiga, ISPULL dihuni rekan-rekan angler yang luar biasa menurut saya. Dari sharing-sharing pengalaman mereka tentang teknik di game ini, spot-spot mancing yang super keren, “racun yang gak putus”, sampai-sampai dipertemukan dengan penemu pohon kerong yang fenomenal, hehe.” Jelas Om Tosh.

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring
Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring

Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 28 – 30 April  2018 ISPULL mengadakan acara rutinnya setiap tahun yaitu KOPDAR 5 di Gili Labak, Madura. Uniknya even kopdar ISPULL ini tidaklah seperti even mancing yang lain. Rundown acaranya dipenuhi dengan jadwal makan dan free time. Free timenya tidak harus mancing melulu, bisa diisi dengan kumpul-kumpul, snorkeling atau tiduran. Asik dan beda banget dah pokoknya. Saking kerennya acara ini, banyak sponsor yang secara sukarela tanpa diminta mengirimkan lure dan perlengkapan mancing lainnya hingga dekat hari-H even. Para peserta hampir tidak perlu bawa lure ke kopdar. Keren banget deh pokoknya.

Pulau Gili Labak
Pulau Gili Labak

Om Toshiya Ichizaki sebagai salah satu peserta yang berasal dari Samarinda telah jauh- jauh hari mempersiapkan diri untuk mengikuti even Kopdar 5 ISPULL. Even yang telah dipersiapkan sejak akhir tahun lalu ini membuatnya tak sabar menanti hari H. “Sampai gak konsen, kebayang Gili Labak terus, trus nervous juga. Kebetulan ini kopdar pertama yang saya ikuti.”Jelasnya. Saking semangatnya, Pria yang bernama asli Mahar Muzaki Mamlu’ah atau akrab disapa Muzaki ini mempersiapkan spanduk “penyiksaan” bagi temannya yang batal hadir. “Saya siapin spanduk untuk bahan penyiksaan buat dua sahabat saya. Kebetulan yang 1 gagal join, satunya lagi join tapi ada pesan lucu dari istrinya. Spanduk ini sukses banget, korban sampai tidak berani buka Hp, hahaha”. Ungkap Om Muzaki akan keberhasilannya.

Spanduk “penyiksaan” ala Om Muzaki AKA  Toshiyaki

baca juga artikel: Ultra light setting, sensasi andrenaline tinggi saat hook up

Om Tosh AKA Muzaki juga menyampaikan rasa terimakasihnya selama mengikuti Kopdar 5 ISPULL. “Saya mau berterimakasih kepada seluruh jajaran admin dan juga moderator yang sudah dengan susah payah meluangkan waktu demi menjaga grup ini makin solid sampai kopdar 5. Khususnya buat panitia kopdar 1 sampai ke 5. Terimakasih karena telah berkerja keras demi memberikan pelayanan terbaik. Terimakasih atas energinya untuk mengingatkan kami yang frekuensi gilanya sudah di ambang batas ini. Spesial buat Mas Danny Armand juga Om Maskur Harkulesa yang telah bekerja luar biasa keras. Dan untuk semua peserta kopdar 5. Terimakasih karena kalian semua luar biasa. Kalian semua memberikan kehangatan yang begitu hebat, energi kalian seperti tidak ada habisnya untuk membuat saya merindukan suasana kopdar yang begitu indah. Saya bangga mengenal kalian, saya bangga jadi salah satu bagian dari kalian, kalian yang terbaik. I love you guys!

Ada kejadian langka di Kopdar 5 ISPULL ini, dimana salah satu peserta yang hadir berulang tahun tepat di hari H kopdar. Om Dionisius Hageng Nugroho mengungkapkan kegembiraannya “ Saya dihajar suruh nyanyi, ya saya nyanyi. Rumah kitanya Godbless, Segala nikmat dan anugerah yang kuasa…semuanya ada di sini..di kopdar, hahaha. Saya juga dapat lure dan lurebox. Terimakasih banyak untuk panitia yang telah menghandle acara dari awal hingga akhir. Semua peserta benar-benar dimanja dengan pelayanan panitia. Terimakasih juga telah memberi kesan mendalam buat ulang tahun saya dengan kejutan acaranya. Semoga semakin menikmati mancing UL dan semoga bisa ikut acara ISPULL selanjutnya.” Ungkapnya.

Dionsius Hageng Nugroho didaulat bernyanyi
Dionisius Hageng Nugroho yang berulangtahun didaulat bernyanyi

Om Danny Armand, sebagai salah satu admin/panitia yang super sibuk mengungkapkan betapa meriahnya Kopdar 5 ISPULL. “Ini Kopdar ISPULL dengan Jumlah peserta paling banyak. Memang capek ngurusinya tapi worth it banget begitu melihat mereka enjoy semua. Padahal trip ini fasilitasnya sederhana. Kita tidur di pantai, ada yang pakai tenda, ada yang hanya pakai matrass, ada yang pakai hammock. Tapi dengan kesederhanaan ini malah memicu kita semua untuk membaur dan lebih kenal antara satu dengan yang lain. Ada teman yang join trip malah isinya makan dan tidur melulu sampai gak mancing, hahaha. Ada yang kalau di rumah susah tidur di sana malah tidur nyenyak banget. Jadi intinya Kopdar ini bagaimana kita bisa enjoy, having fun dan dapat saudara baru. Urusan dapat ikan itu nomer yang kesekian. Seperti quote dari Lingga Broto Wisnu, Esensi memancing itu tidak lebih dari sekedar bersenang-senang,” Jelas Om Danny.

Danny Armand
Danny Armand

Om Hendro Fabo Sahadagi, Angler yang juga salah satu admin di grup ISPULL ini mengatakan,” Kopdar ini telah dirancang jelang akhir tahun lalu,  Jumlah total peserta yang hadir adalah 113 peserta, 4 orang diantaranya merupakan Angler asal Singapura. Mereka adalah Al Jahsero, Rudi Lim, Ashraf dan Roslan. Acara sangat sukses dan fun. Kopdar selalu penuh memori dan cerita seru. Datang bersama sebagai kawan, pulang sebagai keluarga.”

Hendro Febo Sahadagi
Hendro Fabo Sahadagi
Partisipan asal Singapore - Al Jahsero, Rudi Lim, Ashraf dan Roslan
Partisipan asal Singapore – Al Jahsero, Rudi Lim, Ashraf dan Roslan

Salah satu orang most wanted di grup ISPULL, super admin Koh Budi Wi mengungkapkan ,”Makin kesini makin banyak pesertanya, tanggung jawab semakin besar. Ada baiknya kita support grup-grup UL lain untuk buat kopdar juga. Jangan ISPULL terus. Terlalu dominan gak baik juga menurut saya, seimbang saja dengan grup lain. Juga biar ada lokasi-lokasi lain yang dipakai sesuai dengan domisili panitia.”

Budi Wi
Budi Wi

Pria yang juga dikenal dengan quote-quotenya yang bijak ini menyampaikan rasa terima kasihnya.“Terima kasih sudah menyempatkan diri untuk join. Saya dengar beberapa kawan sampai bolos kerja dan sekolah demi kopdar ini. Terimakasih sebesar-besarnya buat support mereka semua. Dan motto kita selalu sama – Datang sebagai teman, pulang sebagai saudara”.

Spotmancing.com juga ingin mengucapkan terimakasih banyak kepada ISPULL. Grup yang luar biasa solid dan kompak. Semoga ISPULL kokoh selalu dan tetap menjadi grup mancing paling kocak dan adem di Indonesia. Salam joran melengkung ekstrim!

Foto Gallery:

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL
Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL
Toshiya Ichizaki bersama angler mancanegara
Toshiya Ichizaki AKA Muzaki (tengah) bersama angler mancanegara

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

WhatsApp Image 2018-05-03 at 22.41.48

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Indonesia Soft Plastic and Ultralight Luring ISPULL

Mei 2018: Waktu Terbaik Mancing dan Jam Ikan Makan Berdasar Fasa Bulan

Berikut ini adalah waktu terbaik mancing pada bulan Mei 2018. Penanggalan ini disertai dengan jam-jam ikan makan berdasar fasa bulan. Gunakan almanak ini untuk membantu Anda menetapkan waktu terbaik.

Saat terbaik memancing adalah ketika ikan biasanya aktif mencari mangsa, khususnya untuk ikan-ikan laut yang sangat terpengaruh aktivitasnya oleh kondisi pasang surut air laut dan fasa bulan, seperti Bulan Mati, Bulan Separuh dan Bulan Purnama. Dan, metode ini dibuat berdasarkan pada kondisi penampakan Bulan dilihat dari Bumi.

umpan buzzbait

Kalender mancing ini hendaknya hanya digunakan sebagai salah satu faktor keberhasilan memancing. Sebab, banyak sekali variabel keberhasilan kita dalam memancing, baik mancing di muara atau laut (saltwater).

Para angler disarankan menghindari mancing saat bulan terang, baik siang maupun malam. Sebab saat bulan terang (full moon) aktivitas ikan makan bekurang/tidak galak karena biasanya ikan sedang birahi/kawin atau membuahi telur dan melepas telurnya. Berdasarkan pengalaman pula, waktu terbaik memancing ikan laut adalah saat bulan sudah gelap atau bulan sudah setengah terang (half moon/ bulan separuh) dan gelap 100 % (bulan mati).

Jam-jam ikan makan berdasar fase Bulan harian

Untuk patokan jam-jam makan harian, seperti disampaikan sebelumnya, ada 4 waktu di mana ikan sangat aktif dibanding waktu lainnya, yakni di sekitar waktu Bulan dan Matahari terbit dan terbenam. Untuk referensinya, lihat artikel Jam-jam ikan makan berdasar fasa Bulan (terbit dan terbenam).

Berikut ini adalah kalender Bulan dan waktu terbaik mancing bulan Mei 2018

Purnama jatuh pada tanggal 29 Mei 2018. Waktu terbaik memancing adalah antara tanggal 8 s/d 22 Mei 2018. Sementara, hari paling baik untuk memancing (bulan mati) adalah tanggal 16 Mei 2018.

 

Purnama jatuh pada tanggal 29 Mei 2018. Waktu terbaik memancing adalah antara tanggal 8 s/d 22 Mei 2018. Sementara, hari paling baik untuk memancing (bulan mati) adalah tanggal 16 Mei 2018.

Jam ikan makan berdasarkan waktu terbit dan terbenamnya bulan, untuk bulan Mei 2018 

jam ikan makan berdasarkan fasa bulan mei 2018

Catatan: Kalender mancing berdasar fase bulan di spotmancing.com ini diambil dari patokan jam terbit dan terbenamnya bulan di zona Jakarta yang bisa menjadi patokan untuk zona waktu di mana saja di Indonesia karena secara umum bisa dikatakan waktu terbit dan terbenamnya Bulan hampir berbarengan jamnya, namun berdasar waktu atau zona setempat. Dengan demikian, waktu yang disebutkan di dalam tabel di atas adalah waktu lokal di mana Anda berada di wilayah Indonesia.

Semoga bermanfat!

Tim Abugosok FC: Kami akan kembali ke Sabang!

Sabang yang merupakan titik 0 kilometer Indonesia, telah dikenal sejak lama sebagai destinasi wisata, baik turis dalam negeri maupun manca negara. Selain angler, disana juga para divers berdatangan untuk melihat alam bawah lautnya yang indah. Terumbu karangnya subur, sehingga ekosistem dihuni hewan laut yang sangat variatif.

Pulau kecil di ujung barat Indonesia ini merupakan salah satu kota yang ada di Provinsi Aceh. Terletak di seberang utara Pulau Sumatera, terdiri dari beberapa pulau kecil seperti Pulau Klah, Pulau Rondo, Pulau Rubiah, Pulau Seulako dan Pulau Weh sebagai pulau terbesarnya. Berbatasan langsung dengan selat malaka dan samudera hindia, membuat Sabang menjadi tempat dengan populasi ikan air asin yang potensial.

Pulau Weh sebagai gugusan pulau terbesar di Sabang (foto: infojakarta.net)

Heri Skatetrue, seorang angler asal Bandung yang baru saja bertandang ke Pulau ini menuturkan bahwa Sabang memang salah satu destinasi mancing yang sedang favorit saat ini. “Untuk mancing spot karang, jigging dan popping masih sangat menjanjikan,” tutur Heri.

Pada tanggal 6-10 april lalu, bersama tim Abugosok FC dan juga beberapa angler yang berasal dari Jakarta, Samarinda, Bali, dan Aceh – Heri, meng-eksplore beberapa spot andalan perairan Sabang. Dalam keseruan perburuan predator tersebut, kumpulan angler kawakan ini menumpang bahtera mumpuni: Indonesia Fishing Charter (IFC).

Tim angler dari beberapa kota: Joko, Heri Cuaca, Hadi Hamzah, Iwan, Alwin Asegaff, Andy Thamrin, Heri Skatetrue, Darwin dan Adrian

Sesuai musim, maka trip yang dijalani menargetkan yellow fin tuna sebagai sasaran utama. “April sampai Juni merupakan musim terbaik untuk memancing spesies tuna di Sabang,” ungkap Joko – komandan, sekaligus owner IFC.

Secara umum trip mancing kesembilan rekan ini terbilang seru – apalagi jika dikaitkan dengan keindahan alam dan pelayanan fishing organizer dari IFC.

Mancing di hari pertama bisa dibilang sukses. Dogtoth, GT, dan kurisi bergatian naik di lantai kapal. Size nya tergolong lumayan, hingga 10 kilogram keatas.

Namun perairan Sabang juga punya karakteristik tersendiri – khususnya berkaitan dengan cuaca. Jika alam tak bersahabat, maka kondisi arus dan gelombang berubah drastis.

Hadi Hamzah – salah seorang partisipan trip asal Jakarta, menyebutkan bahwa jika memancing di perairan Sabang sangat tergantung dengan cuaca, yang konsekwensinya sulit disiasati. “Jika cuaca tak mendukung arus akan sangat kencang, pakai jig 600 aja melayang,” kata Hadi.

Karena cuaca tak bersahabat tersebut, trip mancing untuk hari kedua dan ketiga urung dilaksanakan. “Tapi sabang emang oke banget. Resortnya bagus, kami di perkampungan turis. Suasana nyaman. 30 menit dari kota. Tempat wisata yg kami pergi cm 1. Yaitu KM 0 Indonesia,” tutur punggawa Abugosok FC ini. “Saya ingin balik lagi, tapi belum tau kapan,” Tambah pria berkacamata itu.

Suasana Resort

Pendapat Hadi Hamzah diaminkan oleh Heri Cuaca – angler senior asal Jakarta. “Trip kali ini terhalang cuaca. “Hari pertama oke, kami banyak dapat 10 kg ke atas, tapi selanjutnya kami tidak melaut karena kondisi alam tak bisa disiasati.

Di hari kesatu, Heri Cuaca sukses melandedkan GT dan Dogtooth dengan size terbilang lumayan. Tapi untuk hari kedua  dan ketiga tak sesuai harapan. “Dapat ikan kecil-kecil sih, tapi tambah lama angin dan arus semakin kencang, kami putar haluan balik ke resort,” Ucap Heri. ” Tapi saya penasaran, pengen balik lagi, hehe,” tambahnya.

Heri Cuaca dengan strike GT

Sabang sebagai sarang tuna

Sementara itu, berdasarkan pengalaman Heri Skatetrue– khususnya mancing di hari pertama, teknik casting jigging atau castjig paling efektif untuk target tuna di perairan Sabang. Teknik castjig ini merupakan gabungan dari teknik casting dan jigging. Metal jig dilemparkan (cast) sejauh mungkin kemudian dibiarkan hanyut terbawa arus air laut hingga sampai ke dasar. Selanjutnya diretrieve cepat atau pelan sesuai keinginan hingga sampai ke permukaan. Metal jig yang digunakan juga tidak terlalu berat sehingga tidak menguras tenaga. Daya jelajahnya yang tinggi dengan target yang luas menjadi salah satu kelebihan teknik castjig.

Spesies tuna, memang terkenal dengan daya tarung tinggi, saat hook up dengan segera ia berenang menghujam ke dasar laut layaknya torpedo. Perlu pengalaman yang cukup dan teknik memancing yang tepat agar bisa berhasil landed ikan ini.

Heri Skatetrue strike dogie

Khusus untuk target dogtooth tuna, Heri punya tips tersendiri. “Dogie termasuk ikan aktif dan juga perenang cepat, untuk castjig kita harus main speed atau kecepatan untuk retrieve reel. Ketika speed retrieve, jig kita mainkan seolah-olah seperti ikan yang sedang lari. Saya sarankan untuk menggunakan metal jig dengan berat 80-100 gram atau bisa juga disesuaikan dengan arus air pada saat mancing.” Jelas Pak Heri. Berkat cara ini Heri Skatetrue berhasil mendaratkan dogie dengan berat mencapai 15 kg.

Jasa Fishing Charter IFC

Indonesia Fishing Charter adalah salah satu fishing organizer terbaik yang ada di tanah air. Berawal dari hanya punya 1 kapal di Pulau Nias, kini berkembang hingga memiliki 7 armada terbaik.

Armada IFC
Joko IFC

“Awalnya coba-coba beli kapal buat mancing sendiri, kapal pertama ini saya tempatkan di Nias pada tahun 2014. Setahun di Nias saya pindahkan ke Alor NTT dan disanalah saya pertamakali memulai usaha fishing charter. Dan alhasil berjalan lancar. Akhirnya saya beli satu lagi kapal untuk ditempatkan di pulau weh atau pulau sabang, sekarang ada 2 atas permintaan para angler. Di jakarta ada 1, dan yang tiga sedang dibangun, mudah-mudahan bulan juli selesai.” Jelas pak Joko.

IFC tengah mempersiapkan beberapa armada baru

Khusus untuk di Sabang, paket yang ditawarkan adalah paket daytrip alias tidak nginap di kapal. Jadi, sangat cocok untuk para angler yang punya jadwal padat. Hal ini dikarenakan spot yang dituju cukup dekat. Hanya membutuhkan waktu 30 menit sampai 1 jam perjalanan.

Kapal yang disediakan dapat menampung 6 orang angler. Disediakan juga penginapan, makan, dan transport dari dermaga ke resort. “Pokoknya para angler tinggal ngurusin tackle dan mancing, deh,”  terang Pak Joko.

Kabin kapal Jonita

Bagi angler yang ingin menikmati sensasi mencing di 0 Km sabang bisa langsung menghubungi Pak Joko atau melalui website indonesiafishingcharter.co.id di kolom contact us. Selamat memancing!