5 Brand Penyedia Custom Part Reel Terbaik

5 Brand Penyedia Custom Part Reel Terbaik

Jika mendengar kata modifikasi, hal pertama yang muncul di benak kita tertuju kepada kendaraan bermotor.  Mulai dari bentuk, tune up mesin hingga tambahan aksesori dilakukan untuk meningkatkan nilai estetika serta performa tunggangan. Lantas apa hubungannya dengan dunia mancing? Inilah hal menarik yang akan kita bahas.

po901, kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos mancing shimano, spotmancing apparel, 3, 081222211508

Layaknya kendaraan bermotor, teknologi alat pancing juga telah berkembang pesat  terutama teknologi  penggulung senar atau yang lebih kita kenal dengan nama reel. Baik itu baitcasting reel maupun spinning reel seakan telah mencapai posisi puncaknya, sampai-sampai ada pabrikan yang telah membenamkan chip komputer dalam  salah satu jenis alat pancing ini. Meskipun begitu, banyak angler yang masih belum cukup puas dengan performa reel yang dimilikinya.

Seperti kata pepatah dimana ada gula di situ ada semut, peluang manis ini tercium oleh orang-orang inovatif dan kreatif dengan pertanyaan “kenapa tidak kita buat custom part khusus reel?”.  Akhirnya orang-orang tersebut menjawab pertanyaan ini dengan melahirkan brand-brand penyedia aksesori-aksesori modifikasi reel yang bisa dibilang cukup bahkan sangat terkenal di industri mancing. Yuk, kita kenalan dengan mereka.

  1. ZPI
website : https://www.zpi-japan.com
website : https://www.zpi-japan.com

Bermarkas di Suzuka, Jepang -yang terkenal akan pusatnya motorsports. Pabrikan ini memang dulunya adalah produsen penyedia custom part khusus sepedamotor balap.  Memasuki industri mancing di tahun 2000, ZPI memulai debutnya dengan memproduksi suku cadang reel standar saja. Hingga kemudian, dengan inovasinya pabrikan ini tercatat sebagai pencipta spool berbahan magnesium alloy dan handle karbon pertama di dunia. Meskipun telah memasuki industri mancing, jiwa racing tetapmenjadi konsep brand yang berslogan the impact of lighting ini ditambah mantan president officenya yang memang seorang pembalap, Tsuyoshi Kato.

Hingga kini,sudah tak terhitung lagi jumlah custom part khusus reel yang diproduksi. Mulai dari baut/mur, handle, spool, bearing hingga reel oil berteknologi nano particle. Tak perlu diragukan lagi akan keseriusan mereka di industri mancing. Beberapa pabrikan besar alat pancingpun telah menjalin  kerjasama dengan ZPI seperti Shimano, Daiwa dan Abu garcia. Bisa dibilang saat ini ZPI adalah brand produsen custom part reel terbesar.

  1. Hedgehog Studio
Website : https://www.hedgehog-studio.co.jp
Website : https://www.hedgehog-studio.co.jp

Merek satu ini jika dilihat sepintas dari situs webnya memang sangat besar dibanding ZPI. Namun, perlu diketahui bahwa sebenarnya Hedgehog studio lebih pantas disebut sebagai distributor custom part reel terbesar dan terlengkap meskipun ada beberapa part yang mereka produksi sendiri. Menariknya, brand yang bermaskot landak ini memiliki fitur panduan custom part dari berbagai produsen yang cocok untuk reel yang kita miliki di situs webnya. Jadi kita tak perlu bingung saat memilih dan memilah custom part yang diinginkan. Ada puluhan brand yang bergabung di situs Hedgehog Studio. Jika ingin mengunjungi webnya, angler bisa mengetikan link ini: https://www.hedgehog-studio.co.jp di kolom pencarian.

  1. Sport Life Planets (SLP) Work
Website : http://slp-works.com
Website : http://slp-works.com

Berdiri sejak 2008 dan merupakan layanan purna jual dari brand Daiwa. SLP Work tidak hanya menyediakan custom part, namun mereka juga melayani perbaikan, perawatan , hingga  tune-up reel  kesayangan anda. Brand yang bermarkas di Tokyo ini memiliki pelayanan unik. SLP Work juga menawarkan pengecatan by request, jadi kita bisa memilih sendiri warna yang kita inginkan.

Tune up juga bervariasi, para angler bisa menaikkan atau menurunkan rasio putaran gulungan pancing, meningkatkan performa sistem pengereman sesuai teknik yang diminati, meningkatkan kekuatan drag dan masih banyak lagi penawaran lainnya.

Di tempat ini alat kustomisasi dan aksesori  pun terbilang lengkap – hingga dress up atau modifikasi full untuk berbagai jenis reel tersedia. Kita juga bisa memesan suku cadang asli reel-reel tua yang telah discontinue. Sayangnya, SLP Work hanya menyediakan layanan untuk merek Daiwa saja.

  1. Bait & Tackle Karil
Website: http://www.karil.co.jp/ktf/
Website: http://www.karil.co.jp/ktf/

Mendengar namanya mungkin para angler akan mengernyitkan dahi. Brand ini memang tak sebesar pabrikan di atas,namun di luar negeri seperti Singapura nama KTF (Karil tuned factory) cukup terkenal. Bermarkas di danau Kawaguchi, orang pasti akan mengira brand ini adalah toko pancing biasa. Menjalin kerjasama dengan salah satu pemancing bass profesional di Jepang, Yukihiro Sawamura  akhirnya Bait & Tackle Karil fishing store membentuk KTF. Dengan filosofi  tune up untuk kenikmatan dalam memancing ikan bass, KTF memproduksi custom part yang mempermudah penggunaan reel serta memiliki tampilan yang menawan. Paket dress up atau custom part lengkap adalah produk terlarisnya.

  1. Avail
Website: http://www.avail.jp/shop
Website: http://www.avail.jp/shop

Avail fishing tool merupakan produsen yang terkenal dengan microcast spool-nya. Spool berbahan duralumin setipis kertas ini diklaim mampu melesatkan umpan-umpan ringan dengan jauh. Bobotnya juga sangat enteng, rata-rata di bawah 10 gram. Uniknya, brand satu ini juga memproduksi  magnetic brake untuk reel baitcasting dengan rem standar sentrifugal. Jadi, jika kita memiliki baitcasting reel dengan sistem pengereman sentrifugal dapat menggantinya dengan system brake magnetic dari  Avail yang dinamai microcast brake. Kelebihannya, sistem pengereman ini sudah disesuaikan dengan putaran microcast spool sehingga semakin nyaman saat melempar lure-lure ringan.

Selain brand di atas, masih ada beberapa yang cukup terkenal seperti Livre, rajanya handle reel. Ray’s Studio, custom part harga terjangkau, yumeya, studio composite dan lain-lain. Meskipun bermarkas di Jepang dan rata-rata webnya berhuruf kanji, Untuk mendapatkan produk-produk dari merek-merek di atas tidaklah terlalu sulit. Banyak sekali saat ini penjual online yang menerima jasa pre order barang terutama alat pancing dari Jepang. Bahkan ada yang menawarkan jasa langsung  jadi (pemesanan,pembayaran hingga pengiriman) dan kita hanya perlu membayar total biaya  dan tunggu barang datang. Gampang bukan? Tapi jangan lupa informasikan jenis part dan merek yang diinginkan ya. Berikut contact person jasa pemesanannya:

1. Rico Ahmada

WA : 0823-9404-0222

FB : http://Facebook.com/ricoa14

2. Tio Doddy

WA : +81-70-4213-7020

FB: https://www.facebook.com/TioFishHunter

3. Titip Jepang

WA: +62 811-2555-313

FB: https://m.facebook.com/titipjepang

Selamat memodifikasi reel kesayangan anda, Salam ngacir!

Serunya Sensasi Freshwater Jigging

Serunya Sensasi Freshwater Jigging

Teknik yang menggunakan umpan-umpan jig ini biasanya digunakan di air asin atau di laut dengan target ikan-ikan dalam. Lantas bagaimana jika diadaptasikan di air tawar, apakah bisa?. Di Negeri Paman Sam,  freshwater jigging adalah hal yang lumrah, mereka biasanya menargetkan  spesies – spesies seperti trout, salmon dan walleye. Musim dingin adalah waktu terbaik menggunakan teknik ini karena ikan-ikan tersebut berada di kedalaman sungai atau danau.

Di Indonesia sendiri jarang sekali angler-angler menggunakan teknik jigging di air tawar.Mereka lebih memilih dasaran atau casting. Selain karena tidak terbiasa, spot freshwater yang memungkinakan untuk teknik satu ini pun tergolong sedikit. Meski demikian, ada beberapa pemancing yang telah mengadaptasikan teknik ini di area freshwater – khususnya danau.

Satu dari beberapa penggemar teknik freshwater jigging ini adalah Om Viven.  Angler asal Payakumbuh Sumatera Barat ini mengaku tanpa sengaja menggunakan teknik jigging di danau. “Awalnya saya sering dapat hampala dengan cara casting. Suatu hari – saat lagi dasaran, senar yang diulur tidak sampai menyentuh dasar danau.  Kebetulan bawa set casting yang sudah terpasang lure spoon. kemudian saya gunakan  untuk mengukur kedalaman spot tersebut. Setelah terukur saya gulung,  tiba-tiba ditarik yang ternyata saat dinaikkan adalah ikan hampala. Iseng-iseng coba lagi dan dapat sambaran lagi. Akhirnya sampai sekarang hampir tiap turun mancing  saya gunakan teknik jigging.” Jelas Om Viven. Akibat eksperimen tak sengaja ini,  membuatnya lebih mempercayakan  spoon sebagai lure andalan ketimbang metal jig.

Om Viven
Om Viven

Pria yangr bernama lengkap Musral Efendi ini mengungkapkan kelemahan teknik ini dibanding lainnya adalah hanya bisa untuk target ikan hampala. “Sejak awal sampai sekarang belum pernah mendapatkan spesies lain. Untuk target ikan-ikan snakehead seperti gabus dan toman saya masih mengandalkan teknik casting,” Imbuhnya.

Danau PLTA Koto Panjang menjadi spot andalan Om Viven. Danau buatan yang memiliki pemandangan indah ini memang sudah lama terkenal sebagai penghasil ikan dan menjadi sandaran perekonomian warga sekitar. Di kalangan pemancing sendiri, daerah ini terkenal akan spesies-spesies ikan predator seperti toman, gabus dan hampala. Tak heran jika dijumpai banyak angler lokal dan luar daerah yang memancing di sini. Dengan kedalaman yang berkisar diantara 30-50 meter manjadikan danau ini tempat yang cocok untuk teknik jigging.

Agar strike rate tinggi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.” Usahakan cari spot yang memiliki kedalaman di atas 25 meter dekat keramba. Jangan mengulur umpan terlalu dalam agar tidak tersangkut kayu-kayu atau akar mati di  dasar danau,” terang Om Viven.

“Saya biasanya di kedalaman maksimal 20-25 meter, dengan menggunakan lure spoon yang agak berat biar cepat tenggelamnya,” tambahnya. Untuk masalah waktu, Ia menyarankan agar memancing jiging saat cuaca terik. Pasalnya, adalah karena hampala lebih mudah melihat spoon yang berwarna mengkilap.

‘Untuk air jernih gunakan spoon kuningan, jika keruh gunakan yang berwarna perak atau chroom,” saran Om Viven. “Lakukan juga fast retrieve karena hampala termasuk ikan perenang cepat.” Ungkap Om Viven tentang tips-tips jigging di danau. Ia menambahkan,” Tidak semua spot di danau ada hampala di kedalamannya. Predator ompong ini kebanyakan berkeliling dan berburu di bawah keramba-keramba yang berisi ikan berukuran kecil  atau masih bibit.  Terutama yang berisi benih ikan mas karena  ikan ternak satu ini adalah mangsa favoritnya.  Kalau yang isinya ikan besar sangat tipis harapan ada hampalanya.” Menurutnya tips-tips ini juga bisa diterapkan di daerah lain yang memilki karakteristik danau dan spesies yang sama.

Strike rate tinggi jika caranya benar
Strike rate tinggi jika caranya benar

Set pancing yang digunakan angler satu ini terbilang kelas berat. Set casting dengan joran  line rate 25 lbs, senar PE nomor 5, leader 60 lbs dan lure spoon single hook 50 gram menjadi andalannya .” Saya menggunakan piranti BC karena saat menggunakan Spinning, umpan lama jatuhnya.  Mula-mula pakai joran 8-17 lbs, dua kali patah gara-gara full drag dan tenaga hampala di sini  bisa dibilang lebih kuat daripada tarikan toman. Reel baitcasting pun sudah dua yang hancur dihantam hampala 5 Kg up, hehe.” Ungkapnya. Sudah tak terhitung lagi jumlah ikan hampala yang ia dapatkan menggunakan set pancing tersebut. Saking asiknya teknik satu ini ada beberapa tamu Om Viven yang kecanduan.”Ada yang keracunan dosis tinggi, Hampir setiap hari ke sini sampai-sampai saya yang malu menerima uang rental perahunya.” Ceritanya.

Selain memancing, ternyata Om Viven juga menawarkan jasa penyewaan perahu dan fishing guide di Danau PLTA Koto Panjang. Dengan perahu yang mampu menampung maksimal 3 orang ia biasa berkeliling danau. “Mancing sih gak sering, tapi tiap hari.Hahaha!,” Kelakarnya.  Bagi yang ingin merasakan sensasi strike hampala dengan teknik jigging di danau dapat menghubungi Rental perahu Ahza milik Om Musral Efendi di nomor 081261176423. Tak hanya teknik jigging, beliau juga menerima request mancing teknik lain seperti casting, pelampungan dan dasaran dengan syarat penyewa membawa sendiri kelengkapan pancingnya. “Bisa menggunakan jasa tekong, bawa sendiri atau sistem antar jemput. Spotnya pun bisa pilih sendiri atau kami yang antar ke spot-spot potensial.” Promosi Om Viven.

Jasa penyewaan perahu milik Om Musral Efendi
Jasa penyewaan perahu milik Om Musral Efendi

Bagi angler – angler Nusantara yang di daerahnya ada sungai arus tenang atau danau dengan kedalaman yang cukup dan ada Hampala barb-nya boleh langsung dicoba nih. Tapi ingat ya, minimal kedalaman di atas 25 meter .Jangan pula danau 2 meter dijigging, yang terjadi adalah, 3 kali gulung  sudah naik umpannya , hehe. Good luck dan lestarikan mancing!

Sertifikat untuk Fishing Guide, Perlukah?

Sertifikat untuk Fishing Guide, Perlukah?

Pemandu wisata mancing atau lebih dikenal dengan nama fishing guide bukanlah sebuah profesi yang populer. Namun, di Eropa dan Amerika, pekerjaan hobi satu ini bisa dibilang cukup menjanjikan.

Di negeri Paman Sam tersebut, penghasilan rata-rata  seorang pemandu mancing bila dirupiahkan berkisar antara Rp25.000.000,00 – Rp42.500.000,00 per-bulan. Mungkin ukuran di sana  tidaklah besar, tapi bayangkan jika penghasilan tersebut berada di Indonesia, 1/3 dari nominal tersebut saja sudah cukup baik bukan?

Di luar negeri, tidak semua pemancing  bisa menjadi  fishing guide, perlu adanya sertifikat kecakapan khusus di bidang ini, barulah bisa menyandang nama sebagai seorang pemandu wisata mancing. Bahkan ada yang mengkhususkan diri pada satu teknik dan satu species tertentu. Maka tidak heran jika kita menawarkan jasa ini kepada turis asing yang ingin memancing di Indonesia kebanyakan dari mereka akan menanyakan “punya sertifikat atau tidak?”. Tentu saja kebanyakan dari kita tidak dapat menunjukkan bukti  tersebut.

Pat Dorsey, Fly Fishing Profesional Guide khusus species Blue Quill (sumber : bluequillangler.com)
Pat Dorsey, Fly Fishing Professional Guide khusus spesies Blue Quill (sumber : bluequillangler.com)

Kabar baiknya, pemerintah kita tidak tutup mata terhadap masalah ini. Untuk para angler nusantara, saat ini pemerintah sudah membuat program khusus yang dinaungi Kementerian Pariwisata RI,melalui Lembaga Sertifikasi Profesi  (LSP) Pentara yang merupakan perpanjangan tangan Badan Nasional Sertifikasi  Profesi (BNSP) mulai gencar mengadakan acara fasilitasi sertifikasi uji kompetensi sektor wisata bidang pemandu wisata mancing.

Fasilitasi Uji Kompetensi Pemandu Wisata Mancing
Fasilitasi Uji Kompetensi Pemandu Wisata Mancing

Acara ini terselenggara atas kerjasama antara Lembaga Sertifikasi Profesi  (LSP) Pentara dan ASDEP Pengembangan dan Hubungan Antar Lembaga Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kepariwisataan, Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. Resmi dari pemerintah, bukan abal-abal.  Jadi, para angler gak usah takut ya.

Om Ketut Tjahjono, selaku ketua LSP Pentara yang langsung terjun menghandle acara ini  menuturkan,” Tujuan utama kita adalah regulasi dari permenpar No. 19 Tahun 2016 tentang pemberlakuan wajib sertifikasi kompetensi di bidang pariwisata. Didalam pasal 1 dengan jelas disebutkan bahwa setiap tenaga kerja di bidang pariwisata yang bekerja di NKRI termasuk tenaga kerja asing, wajib memiliki sertifikat kompetensi.

Selain itu, sertifikasi juga sebagai bentuk pembuktian diri bahwa individu tersebut telah kompeten sesuai dengan bidangnya dan bukti kepada publik akan kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki. “Jelasnya.  Om Ketut menambahkan,” Sudah sering terjadi pada saat pemandu mancing berhadapan dengan turis asing, pertama kali yang ditanyakan adalah  Do you have certificate? Dengan adanya tanda kecakapan ini diharapkan nantinya para fishing guide tidak lagi kebingungan saat dapat pertanyaan seperti itu.”

Om Ketut Tjahjono (Kiri) bersama Om Heri Skatetrue dari spotmancing.com
Om Ketut Tjahjono (Kiri) bersama Om Heri Skatetrue dari spotmancing.com

Fasilitasi sertifikasi ini nantinya akan diadakan di beberapa provinsi di Indonesia. “ Untuk tahun 2018 kita mendapat jatah wilayah Jawa Timur dan Jawa Barat. Kebetulan Bulan Oktober yang lalu di Banten. Ke depan untuk tahun 2019 kami ajukan untuk Jawa Tengah termasuk DIY dan Bali. Selain itu kita juga diminta untuk melakukan uji di destinasi-destinasi wisata mancing yang sudah terkenal di tanah air seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan lainnya. Mohon doa’a restu agar pada masa yang akan datang hal ini dapat diselenggarakan dengan baik.”  Ungkap pria yang bernama lengkap Ir. Ketut Tjahjono, M. Par.

Seperti sertifikat profesi pada umumnya, sertifikat pemandu wisata mancing ini juga  ada kadaluarsanya.”Setiap sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh  Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) punya jangka waktu berlaku selama tiga tahun. Jika telah mencapai masa akhir berlaku, pemegang sertifikat harus mengurus kembali ke Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).” Imbuh Om Ketut.

Beberapa peserta terlihat serius mengikuti uji kompetensi
Beberapa peserta terlihat serius mengikuti uji kompetensi

Syarat-syarat untuk mendapatkan sertifikat sangat mudah. Cukup punya kemauan dan merasa kompeten serta mendaftar  di LSP untuk  dilakukan uji kompetensi. Tidak dipungut biaya, kecuali jalur mandiri dikenakan biaya sekitar satu juta rupiah. Kriteria penilaian yang diambil sesuai definisi kompetensi menurut UU nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan adalah kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Contoh sertifkat yang diberikan kepada peserta lulus uji kompetensi
Contoh sertifkat yang diberikan kepada peserta lulus uji kompetensi

” Standar yang ditetapkan seperti yang disebutkan di atas adalah dari keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia nomor 57 tahun 2014 tentang penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) kategori kesenian, hiburan dan rekreasi golongan pokok kegiatan olahraga dan rekreasi lainnya,profesi pemandu wisata mancing.

Selain itu,untuk skema tertentu juga digunakan standar khusus yang diambil dari standar Australia.” Jelas Om Ketut panjang lebar. Ia  berharap  agar para angler yang telah tersertifikasi ini tetap mempertahankan kecakapan dan semakin meningkatkan kompetensinya.

Para pemancing yang ingin ikut uji kompetensi tak perlu risau dengan standar yang digunakan. Menurut ketua LSP-Pentara, bagi mereka yang benar-benar ingin menjadi pemandu mancing dan memang  maniak mancing, apa yang diujikan adalah makanan sehari-hari mereka.

Peluang kerja pemandu mancing di Indonesia sangat terbuka lebar. Negara kita terkenal akan spot-spot mancingnya ditambah lagi saat ini sudah banyak agen fishing charter dan agen-agen wisata yang menawarkan wisata mancing. Sudah tentu mereka membutuhkan seorang fishing guide. Apalagi jika kita telah memiliki sertifikat kompetensi,maka akan lebih menguatkan posisi kita saat ingin melamar ke agen yang dituju. Jika punya modal, kita bisa membuka jasa fishing guide, membuat website dan mengiklankan melalui media sosial. Tapi ingat, penguasaan bahasa asing terutama bahasa Inggris juga sangat diperlukan untuk jaga-jaga kalau ada pemancing luar yang ingin memakai jasa kita. Selalu ada peluang bagi yang ingin berusaha. Good luck!

GALERI FOTO

Uji Teori & Praktek

Foto Bersama

Simak! Tips Penting Memilih Travel Rod dan Telescopic Rod

Simak! Tips Penting Memilih Travel Rod dan Telescopic Rod

Seringkali para angler merasa repot saat harus membawa joran pancing berukuran panjang ketika trip jauh. Bahkan joran middle joint atau  sambung tengah pun dianggap merepotkan saat dibawa berkendara. Belum lagi jika trip mancing ke luar pulau menggunakan kendaraan umum seperti bis dan pesawat. Batas kapasitas panjang barang bawaan menjadi halangan, masuk bagasi malah bikin tidak tenang akibat takut miss handling petugas yang dapat menyebabkan rod patah bahkan hilang.

Satu-satunya jalan untuk mengatasinya adalah mengunakan travel rod dan telescopic rod. Namun, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih kedua jenis stik pancing tersebut di atas. Untuk itu kali ini spotmancing.com akan membahas satu persatu tentang kelebihan dan kekurangan travel rod dan telescopic rod.

  1. Travel Rod

Joran travel merupakan joran dengan sambungan lebih dari 2. Sehingga memiliki ukuran yang pendek saat sebelum dirakit.  Mulai dari  3 pieces hingga yang paling ekstreme di atas 6 pieces, semakin banyak sambungan maka semakin pendek potongannya.

3 - 6 Pieces Travel Rod
3 – 6 Pieces Travel Rod

Untuk travel rod dengan sambungan 6 piece ke atas biasanya digunakan pada joran-joran fly fishing yang notabene memang lebih panjang dari rod spinning maupun casting.

7 pieces & 8 pieces fly rod
7 pieces & 8 pieces fly rod, Sumber gambar: www.amazon.com

Meskipun jarang, saat ini sudah ada Joran travel  spinning dan BC di atas 6 piece bahkan ada joran varian terbaru 8 piece hybrid atau bisa untuk spinning maupun baitcasting. Kebanyakan stik pancing ini dibekali langsung dengan case atau rod tube untuk memudahkan menenteng selama dalam perjalanan tanpa takut rod tercecer atau rusak.

Hybrid 8 Pieces Travel Rod
Hybrid 8 Pieces Travel Rod, sumber gambar: www.aliexpress.com

Kekurangan dari travel rod yang paling riskan adalah kekuatannya. Semakin banyak sambungan maka semakin besar resiko patah. Seringkali kita dengar dan lihat joran patah di bagian sambungan, hal ini dikarenakan pada sambungan adalah bagian yang  kaku sehingga menjadi titik tumpu beban saat fight. Daerah ini juga membuat action dan kelengkungan  joran menjadi berkurang sehingga sesitifitasnya juga berkurang. Jointed part ini juga rawan terlepas saat diayunkan.

Banyaknya kelemahan pada stik pancing ini membuat angler harus ekstra hati – hati saat menggunakannya. Adapun yang perlu diperhatikan saat memilih travel rod adalah :

  • Travel rod sambung 3 atau sambung 4 adalah yang terbaik
  • Gunakanlah case atau tube berbahan keras seperti PVC
  • Sediakan selalu kain lembut tapi kesat (non- slip)
  • Pasang mulai dari paling bawah sampai paling ujung/tip-top, putar dan kencangkan sesuai arah jarum jam dengan tangan dialas menggunakan kain non-slip
  • Sering-sering diperiksa bagian sambungan apalagi jika menggunakan teknik casting, kencangkan bila longgar.
  • Periksa kelurusan ring guide
  • Bukalah sambungan mulai dari ujung hingga ke bawah/butt, diputar berlawanan arah jarum jam menggunakan kain non-slip (kebalikan saat memasang)
  • Pilihlah travel rod yang bermerek atau yang sudah terbukti ketangguhannya di lapangan.
  • Jikamenggunakan pesawat sebaiknya masukkan rod ke dalam koper dan atau satukan dengan barang bagasi lainnya. Karena kebanyakan maskapai penerbangan saat ini tidak memperbolehkan joran pancing masuk di kabin.

 

  1. Telescopic Rod

Joran teleskopik merupakan joran dengan bagian sambungan  menyatu dengan yang lainnya sehingga bisa dipanjang dan dipendekkan dengan mudah seperti antena. Sambungan ini terletak di bagian ring guide. Ada 2 varian telescopic rod, yaitu non  wrapping ring guide dan wrapping ring guide.

Teleskopik Non Wrapping Ring Guide
Teleskopik Non Wrapping Ring Guide, sumber gambar: www.drowningworms.com

Teleskopik dengan ring guide berkaki bulat/ non wrapping ring guide memiliki kelemahan mudah terlepas karena hanya mengandalkan lem pada kaki-kakinya. Saat di pendekkan bagian ini saling bersentuhan dengan yang lain dan berfungsi sebagai ganjalan. Jika terlalu keras saat mengemas maka bagian ini akan cepat rusak atau terlepas.

Teleskopik dengan wrapping ring guide adalah joran antena dengan cincin-cincin yang di pasang menggunakan benang khsus dan diperkuat lem epoxy pada kaki ring guide. Mirip seperti  joran pada umunya. Diklaim lebih baik karena bagian sambungan diperkuat dengan lilitan benang serta lem epoxy, begitu juga dengan ring guidenya sehingga tidak mudah terlepas.

Teleskopik Wrapping Ring Guide
Teleskopik Wrapping Ring Guide, sumber gambar: www.amazon.com

Kelemahan dari joran antena tidak jauh berbeda dibanding travel rod. Selain itu, blank bagian sambungan mudah terkikis apalagi jika terlalu kuat menarik saat memanjangkannya. Jika bagian tersebut terkikis, maka stik akan mudah loss hingga terlepas.

Kelemahan lainnya adalah karena letak sambungan berada pada ring guide maka akan sulit ditemukan joran teleskopik sambung 3 atau 4 di pasaran, rata-rata di atas 4 sambungan. Kelebihannya selain mudah dibawa juga lebih praktis saat memanjangkan dan memendekkannya tanpa perlu menyatukan bagian-bagian yang terpisah seperti pada travel rod. Adapun tips-tips dalam memilih stik pancing teleskopik adalah:

  • Pilihlah varian wrapping ring guide
  • Gunakan kain non-slip saat memanjangkan dan memendekkan joran
  • Berhati-hatilah saat memanjangpendekkan joran, usahakan jangan terlalu keras
  • Selalu periksa kelurusan ring guide saat digunakan,bila perlu beri tanda saat sudah lurus untuk memudahkan pemakaian di lain waktu.
  • Pegang menggunakan kedua tangan di dekat sambungan saat memendekkan dengan saling mendorong masuk. Jangan menggunakan satu tangan apalagi dihentakkan ke tanah atau lantai.
  • Gunakan hardcase
  • Sama seperti travelrod, amankan joran bersama barang bagasi lainnya saat menggunakan pesawat terbang.
  • Pilih yang berkualitas bagus

Demikian tips-tips dalam memilih joran teleskopik dan Travel rod. Semoga bisa menjadi panduan dan bemanfaat bagi angler senusantara.

Ingin Mancing Mama Blackbass? Simak nih Tips jitu dari Pemegang Rekor IGFA, Jeremiah Micheal

Ingin Mancing Mama Blackbass? Simak nih Tips jitu dari Pemegang Rekor IGFA, Jeremiah Micheal

“I Love Indonesia!,” Itulah kalimat pertama yang terucap oleh Angler pemegang rekor International Game Fishing Association (IGFA) untuk kategori spottail bass terberat ini.

Jeremiah Micheal, dialah pria kelahiran Kuala Lumpur yang telah lama menetap di Sarawak, Malaysia. “Saya tinggal 11 tahun di Sarawak Borneo, dan saya sangat senang tinggal di sana. Camping di pinggiran sungai berarus deras adalah  tempat favorit  saya.” Ungkapnya.

Jeremiah Micheal
Jeremiah Micheal

Sejak kecil sudah hobi memancing. Berawal dari asiknya melihat ikan – ikan berenang di kali, Ia bersama saudaranya mencoba memancing menggunakan umpan hidup. “Kami belajar memancing secara natural, otodidak dan ikan gabus kecil adalah spesies pertama yang saya dapatkan dengan menggunakan umpan cacing serta joran kayu”.ujarnya.

Bermodalkan reel BC, Jeremiah berpose dengan monster kerapu
Bermodalkan reel BC, Jeremiah berpose dengan monster kerapu

Hingga beberapa tahun silam ada seorang sahabat yang memperkenalkan pada teknik casting,   yang membuat Ia jatuh cinta pada teknik memancing satu ini. Sekarang  ia sering travel ke berbagai tempat baik dalam negeri  maupun luar negeri untuk memancing dan mempelajari kearifan lokal.

“Indonesia adalah tempat favorit saya untuk memancing,” Ungkap Om Jeremiah dengan semangat. Baginya masih banyak spot – spot memancing di Indonesia yang belum terjamah. Penduduk yang ramah dan bersahabat serta kemampuannya dalam berbahasa indonesia membuatnya mudah beradaptasi dengan masyarakat  setempat.

“Indonesia kaya akan suku bangsa, tiap tempat yang saya datangi memiliki kearifan lokal yang berbeda satu sama lain dan banyak yang tinggal bersama mirip di Malaysia juga.” Tambahnya.

Engineer di salah satu tambang migas ini selalu memanfaatkan liburannya untuk memancing di Indonesia. Species yang selalu menjadi incaran adalah black bass dan spottail bass.

Black bass atau Somasi Hitam memiliki tenaga yang kuat dan seringkali merontokkan lure dan alat pancing, spottail bass (Bonat) termasuk spesies yang cerdik dan memperhitungkan target saat akan menyambar. Spottail bass yang berukuran besar tidak kalah kuatnya dengan black bass.” Jelas Om jeremiah alasan ia memilih target kedua spesies tersebut.

Salah Satu Monster Black Bass yang Berhasil Landed
Salah Satu Monster Black Bass yang Berhasil Landed

Angler pemegang rekor IGFA ini lebih sering menggunakan teknik casting karena membutuhkan cara serta perhatian khusus. “ Jika target kita adalah somasi hitam dan bonat, dibutuhkan waktu 12 jam dalam sehari dari jam lima pagi sampai jam lima sore untuk cast. Kita juga harus mempelajari bagaimana cara untuk beradaptasi dalam menggunakan tiap lure yang berbeda dengan action yang berbeda pula untuk menarik perhatian target. Saya lebih suka lure – lure top water dengan sensasi meledak saat disambar ikan.”Jelasnya.

Trip Papua
Trip Papua

Dalam waktu 1 tahun Om Jeremiah bisa sampai 5 kali mengunjungi indonesia, dalam rentang waktu selama  1 atau 2 minggu.” Saya pergi ke berbagai tempat sendirian, dan selalu mencoba spot-spot baru untuk mencari ikan – ikan monster sambil menikmati  keindahan alam,”  Ujarnya.

Tak tanggung – tanggung, Hampir seluruh kepulauan besar di Indonesia telah disambanginya. Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Sumatera hingga Papua telah ia datangi. Dari sekian banyak spot di Indonesia yang pernah didatanginya, kalimantan tetap menjadi  tempat favorit. “berkemah dan menikmati memancing ikan mahseer di Kalimantan adalah pengalaman tak terlupakan.” Ungkap Om Jeremiah.

Trip Kalimantan bersama Suku Dayak Punan
Trip Kalimantan bersama Suku Dayak Punan

tentang rekor IGFA yang ia peroleh bukanlah sesuatu yang direncanakan, sungguh mengejutkan. Beliau mengatakan,” Saya sama sekali tidak merencanakannya. Ikan pertama yang saya dapatkan tidak bisa diukur karena melebihi kapasitas timbangan pada boga/skala yang saya bawa. Akhirnya saya membeli boga dengan skala 60lbs  kemudian pergi memancing lagi dan akhirnya landed ikan rekor tersebut. Padahal sebenarnya sempat fight dengan ikan yang lebih besar , namun sayangnya tidak berhasil landed. Itulah serunya memancing, selalu saja ada yang lebih mununggumu di sana. Namun yang terpenting adalah menikmati sensasi memancing itu sendiri.” Ungkap Om Jeremiah.

The Record, 46 lbs Spottail Bass

Ikan dengan berat 46 lbs atau sekitar 20,8 Kg mengantarkannya menjadi pemegang rekor spottail bass terberat ke dua di IGFA . Berlokasi di perairan Sulawesi, menggunakan joran megabass dengan line rating 10-25 lbs, PE dengan kekuatan 80lbs, leader 100 lbs, reel Abu Garcia Toro NaCl dan lure fangbait  120 dr Red ia berhasil memenangkan pertarungan sengit tersebut.

Bagi angler nusantara yang penasaran, Om Jeremiah berbagi  tips-tips dalam memancing spesies dengan nama lain ikan Bonat ini. “Ikan Bonat berukuran besar biasanya berada dalam kumpulan dan pelan dalam merespon umpan. Jadi, jika kamu berhasil landed yang berukuran kecil, lempar saja lure ke arah yang sama dengan menggulung pelan.

Spottail bass yang besar biasanya memeriksa dulu sebelum menyambar karena ikan ini sangat cerdik. Mereka bersarang di belakang arus air yang deras dan berbatu atau dibalik akar-akar pepohonan. Ikan rekor yang saya dapatkan berada di bagian hulu sungai yang lebih kecil alirannya namun deras. Kunci keberhasilan dalam mendapatkan Bonat berukuran monster adalah lempar saja lure terus menerus sampai matahari hampir terbenam, hahaha,” Jelasnya panjang lebar.

Tentu para angler juga ingin tahu, bagaimana sih caranya mengklaim rekor ke IGFA?, Simak tips-tips lanjutan Om Jeremiah  Micheal berikut.”Untuk mengklaim rekor kamu harus menjadi anggota IGFA. Bisa jadi anggota seumur hidup ataupun anggota tahunan. Kita diperbolehkan mengklaim record bersamaan dengan mendaftar sebagai member. Staff di IGFA akan membantu dan mengarahkan kita”. Hal lain yang penting untuk dilakukan adalah:

  1. Kirimkan alat timbangan/skala yang kamu gunakan untuk dikalibrasi di IGFA
  2. Video atau foto saat anda memegang danmenimbang ikan tersebut, penimbangan hanya boleh dikakukan di daratan
  3. Kirimkan juga contoh senar dan leader untuk mereka tes
  4. Isi formulir pendataan dan kirimkan detailnya

” Andaikata bisa, saya ingin sekali menetap di di Sulawesi, sayangnya terhalang pekerjaan.” Ucapnya di aksir sesi wawancara.  Ia juga berpesan “Untuk angler –angler di Indonesia, kalian memiliki potongan surga yang diletakkan di bumi, sadarilah hal itu. Nikmatilah sensasi dalam memancing dan stop setrum, bom ikan, serta racun. I Love Indonesia!”

Nah, bagaimana sahabat angler senusantara? Ayo, semangat! Tunjukkan sebagai tuan rumah kita juga bisa membanggakan Indonesia dengan rekor yang lebih tinggi, hargai dan jagalah keindahan alam yang Tuhan titipkan pada bangsa ini. Seperti kata Om Jeremiah, “Jagalah sungai, bumi pertiwi dan laut maka mereka juga akan menjagamu.”