Casbar Melawi Angler 2019, Semangat Menjalin Silaturahmi

Grup mancing asal Kalbar satu ini terbilang muda. Kendati begitu jumlah anggotanya berkembang pesat. Prasetya Lukmana atau akrab disapa Bang Ata Petir merupakan salah satu anggota Melawi Angler yang ikut dari awal grup ini berdiri. Ia menyampaikan” Melawi  Angler ini bukan sebuah komunitas khusus yang membatasi anggotanya dengan syarat tertentu. Ini adalah wadah untuk mengumpulkan seluruh angler yang ada di Kabupaten Melawi, pokoknya siapa saja yang merasa dirinya seorang pemancing dan berada di daerah Kabupaten Melawi silakan gabung dengan kita.”

Melawi Angler & Friends
Melawi Angler & Friends

Pada tanggal 18 Maret yang lalu mereka mengadakan even perdananya. Acara yang bertema Casting Bareng Melawi Angler ini dihadiri lebih dari 50 orang peserta. Baik itu dari anggotanya maupun tamu undangan dari komunitas luar daerah seperti  Mintas Mabas Fishing Adventure (MMFA), Dedai Angler, Sungai Ayak Casting Mania (SACAM) serta pemancing independen dari berbagai daerah di luar Melawi.  Acara silaturahmi angler ini diisi pula dengan lomba mancing berhadiah.

Bang Mukhlis, kordinator lapangan acara menuturkan, “Awalnya ini berasal dari ide kawan –kawan, seringkali kita melihat postingan pemancing di media sosial baik itu dari daerah Kabupaten Melawi maupun Kabupaten lain seperti  Sintang dan Sekadau. Bahkan kita bertegur sapa melalui ruang komen meskipun belum pernah bertatap muka. Nah, melalui even ini kami harap mereka bisa saling tatap muka , kenalan, sharing pengalaman dan bercengkerama sehingga terbentuklah jalinan silaturahmi yang erat. Kita juga telah sejak lama menjalin kerjasama dengan Wild Water Indonesia (WWI). Melalui acara ini Melawi Angler mengajak kawan – kawan yang hadir untuk menjaga lingkungan. Stop setrum, racun, bom ikan, nyampah dan jaga mata air kita. Setidaknya mulailah dari diri sediri.”

Bang Mukhlis
Bang Mukhlis

Meskipun terkendala masalah spot yang terlanjur mengering, acara tetap dilaksanakan dengan pengalihan titik acara. “Kondisi cuaca tak menentu dan sulit diprediksi, tempat awal yang ingin kita jadikan spot mancing airnya surut drastis sehingga tidak memungkinkan untuk diadakan casbar. Kebetulan masih ada area cadangan. Atas pertimbangan bersama even dialihkan kesini karena kondisi airnya pas, luas area memadai serta  spesies yang ada cukup bervariasi.” Jelas Bang Mukhlis alasan dibalik pemindahan lokasi even.

Jalan terjal nan licin tak menyurutkan semangat peserta. Saling bantu dan mengarahkan, kompak. Sesampainya di spot yang merupakan danau di tengah area perkebunan sawit dan karet, antusiasme peserta semakin menjadi. Apalagi mendengar penjelasan panitia bahwa spot tersebut menyimpan spesies seperti  toman,tapah, gabus  dan hampala. Tak alang, pukul 10.00 selesai pengarahan semua langsung menyerbu titik lemparan bahkan ada yang berlari takut tidak kebagian tempat.

Belum sampai  15 menit terdengar teriakan . “Strike! Strike!” Sontak semua peserta kaget. Panitia berlari ke arah asal suara. Terlihat seorang angler sedang fight. Bang Yandi, angler MMFA berhasil landed toman 1,8 Kg. “ peserta lain berteriak riuh, sahut menyahut menyemangati diri dan teman. Tanda spot berpotensi besar.

Jam menunjukkan pukul 12.00 tengah hari. Cuaca makin terik namun semangat para angler tak surut. Sampai-sampai bang Ata harus berulangkali meneriaki  lewat megaphone bahwa waktu istirahat siang telah tiba. Saat istirahat pun takkalah seru, sekat – sekat antar komunitas hilang. Bercengkrama, saling guyon dan sharing pengalaman.

Raut sumringah terlihat di wajah bang Yandi.”Luar biasa sensasinya, saya udah lama gak mancing, “ Sambil menunjukkan tangannya yang masih gemetar. Ia mengaku tidak ada firasat sama sekali bakalan strike hari ini.” Persiapan sih biasa, saya pakai joran 10-20 lb, line PE 3 dengan leader 40lb.” Ungkapnya. Pria yang bernama lengkap Baranatha Apriyandi Praga ini adalah seorang angler dan juga luremaker.” Saya gunakan lure jenis spinner bait buatan sendiri yang mana mempunyi karakter tidak cepat tenggelam dan melayang/suspend saat  di tarik. Pagi ini cuaca lumayan terik dan air agak hangat serta spot kita tidak terlalu dalam. Kemungkinan besar ikan berada diantara permukaan dan dasar air. Kondisi seperti ini, umpan seperti spinnerbait sangat cocok untuk kita gunakan.”  Ungkap bang Yandi kiat agar bisa strike toman dilokasi tersebut. Ia juga masih semangat untuk mendapatkan tarikan lagi di sesi ke-2 setelah istirahat selesai. “Sensasi nya yang saya cari, kalaupun nanti dapat juara anggapaja itu bonus.” Ujarnya semangat.

Bang Yandi dan Toman Tangkapannya
Bang Yandi dan Toman Tangkapannya

Sesi ke-2 dimulai, peserta kembali mengelilingi spot. Cuaca masih terik, tapi semangat tak surut. Mereka kembali melesatkan umpan-umpan andalan. “Toman bawa anak!” Teriak salah satu angler yang mengundang peserta lain untuk bergegas menuju titik tersebut. Bahkan ada yang nekat berenang menyeberangi sungai. Apa mau dikata, rombogan keluarga toman makin masuk ke area yang sulit dijangkau. Strike pun gagal dirasakan.

Jam menunjukkan pukul 15.00, Bang Ata Petir kembali meneriaki lewat pelantang suara hingga semua berkumpul. Ternyata beberapa peserta ada yang landed ikan gabus sejak awal, namun malu menunjukkannya karena berukuran kecil. Sejurus jadi bahan candaan kawan, suasana riuh tawa kembali pecah. Juara telah ditetapkan, Bang Yandi akhirnya dinobatkan menjadi juara 1. Berikut daftar para pemenang lomba mancing:

Juara 1

Nama    : Yandi

Spesies : Ikan Toman

Berat     : 1,8 Kg

Juara 2

Nama    : Alex

Spesies : Ikan Gabus

Berat     : 0,52 Kg

Juara 3

Nama    : Endy

Spesies : Ikan Gabus

Berat     : 0,45 Kg

Juara 4

Nama    : Lucas

Spesies : Ikan Gabus

Berat     : 0,38 Kg

Masing masing pemenang mendapatkan perlengkapan mancing seperti lure dan line yang disponsori oleh Bara Lure, D’ Lure, IT Lure, Alex Fishing Shop, Raja Lure, Buil Jaya, X-Menx dan Toko Pancing Kahar Dae. Tepuk tangan riuh saat para pemenang hadir ke depan untuk menerima hadiah.

Para Pemenang Lomba
Para Pemenang Lomba

Seusai acara angler saling berjabat tangan. Tak ada yang gundah meskipun boncos berjamaah. Tambah saudara baru lebih dari sekedar hadiah bagi mereka, semua nampak bahagia.

“Acaranya keren, happy. Kita bisa saling kenal dan mudah –mudahan makin erat persahabatan antar grup/komunitas mancing.” Ungkap bang Delly yang datang bersama delapan orang anggota MMFA lainnya.”  semoga bisa saling support dan semakin solid dengan adanya even – even seperti ini.” Imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Bang Yudi Syafri, Anggota Dedai Angler.” Acaranya seru, kami merasa sangat senang dan bangga telah diundang serta bisa hadir di even ini. Kita jadi kenal kawan baru, tambah saudara.  Terimakasih banyak buat kawan –kawan Melawi Angler, semoga diadakan rutin tiap tahun. Kompak selalu, jaga persahabatan dan salam lestari!”

Tim Dedai Angler
Tim Dedai Angler

Bang Heru AC, punggawa Melawi Angler yang bela-belain untuk tetap hadir hingga akhir acara meskipun dalam keadaan kurang sehat ikut mengapresiasi .”Senang sekali bisa ngadain even seperti ini, pasti kita bikin lagi nanti. Terimakasih yang sebesar – besarnya kepada semua angler yang telah hadir. Semoga tali persahabatan kita makin erat.” Bravo Angler Nusantara!

 

Galeri Foto

Bang Ata Petir
Bang Ata Petir
Bang Heru Ac
Bang Heru Ac

Bang Delly MMFA
Bang Delly MMFA

Perjalanan Menuju Spot

Jalur Ekstrim Semangat Pantang Kendor

Suasana di Spot Mancing

Potret Keakraban

Penyerahan Hadiah

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*