SyngleLyfeStyle Handle, Cara Mudah dan Murah menurunkan Bobot Baitcasting Reel

Salah satu bagian terpenting dari sebuah baitcasting reel adalah handle. Handle yang berfungsi sebagai tuas saat retrieve atau menggulung senar memiliki beragam bentuk dan ukuran. Dengan panjang yang bervariasi mulai dari 80mm sampai lebih dari 100mm, single handle dan double handle. Para produsen serta pabrikan custom alat pancing pun berlomba-lomba dalam memproduksi part ini dengan variasi bentuk serta teknologi terbaru sehingga tercipta handle modifikasi yang kuat, nyaman, serta ringan. Harganyapun bervariasi mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Sebut saja pabrikan custom work seperti ZPI, Livre, SLP Works, Rays Studio, Yumeya bahkan part custom official dari brand reel itu sendiri.

Single & Double Handle Reel BC (sumber: tackledirect.com)
Single & Double Handle Reel BC (sumber: tackledirect.com)

SMA180206, kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania lengan panjang, kaos mancing shimano, spotmancing apparel, 3, 081222211508

Kebanyakan custom handle yang ditawarkan memiliki bobot yang terbilang ringan sehingga mengurangi bobot total dari baitcasting reel tersebut. Tak bisa dipungkiri, terkadang reel-reel low profile dengan handle berbahan metal memiliki berat hingga mencapai 20 gram ke atas. Bayangkan saja bila kita dapat mengurangi bobot handle ini hingga setengah dari bobot total, 10 gram misalnya tanpa harus membeli custom handle dan mengeluarkan biaya besar.
Hal inilah yang membuat salah seorang angler asal Missouri, Amerika Serikat berfikir untuk menuangkan ide kreatif yang terbilang cukup ekstrim pada koleksi baitcasting reelnya. Mr. Charlie Hicklin benar-benar mempraktekkan kreatifitas tanpa batas. Melalui ide kreatif yang ia namakan SyngleLyfeStyle Handle ini, ia berhasil menurunkan berat handle hampir setengah berat awalnya.

Mr. Charlie Hicklin
Mr. Charlie Hicklin
SyngleLyfeStyle Handle
SyngleLyfeStyle Handle

SyngleLyfeStyle Handle merupakan teknik pemotongan double handle baitcasting reel sehingga menjadi single handle. Simple bukan? namun jangan anggap remeh, sediktit saja kesalahan maka handle nya bisa lecet bahkan melayang dan terpaksa ganti baru. Cara ini benar-benar penuh resiko. So, do it with your own risk!
Alat-alat yang harus disiapkan antara lain handle reel tentunya, gerinda tangan atau bisa menggunakan gergaji besi, amplas, marker (spidol/pulpen/pensil). Untuk langkah-langkahnya dapat dilihat pada video di akhir artikel.
Mr. Charlie Hicklin mengingatkan agar sebaiknya berhati-hati saat memotong, potong sedikit di luar alur tanda kira-kira 1mm dan jangan sampai memotong dibagian mur lock nut plate.

lock Nut Plate (sumber: hedgehogstudio.com)
lock Nut Plate (sumber: hedgehogstudio.com)

 

Pria yang sejak kecil sudah hobi memancing dan sudah puluhan tahun silam mulai menggunakan reel-reel baitcasting ini menceritakan awal mula ide ini ia temukan. “Sebelumnya saya menggunakan reel spinning, namun terkendala dalam membuka dan menutup bail arm yang saya rasa cukup merepotkan. Saya selalu mengalami wind knot saat membuka dan menutup bail arm tanpa melihatnya, selalu terjadi.

Saya menggunakan reel spinning ini untuk memancing ikan-ikan kecil sperti crappie dan lure yang digunakan juga kecil. Hingga pada akhirnya saya menemukan reel baicasting Daiwa Pixy yang memiliki spool yang ringan untuk lure kecil. Saat itu Pixy belumlah dinamakan reel BFS. Cocok untuk menggantikan posisi reel spinning saya. Saya jatuh cinta pada reel-reel Daiwa terutama seri Pixy dan Alphas. Namun masalahnya Shimano memiliki reel yang lebih ringan seperti Aldebaran. Disitulah kemudian saya mendapatkan ide ini agar reel Daiwa yang saya punya bisa seringan reel-reel Shimano. Pada dasarnya, SyngleLyfeStyle handle ini bertujuan untuk menyingkirkan segala sesuatu yang tidak perlu yang ada di baitcasting reel.” Ungkapnya.

Mr. Charlie Hicklin menambahkan,” Saya merasakan bahwa single handle terasa lebih nyaman dibanding double handle. Kelebihan dari style ini selain mengurangi bobot reel adalah saya lebih leluasa dan memiliki area yang cukup luas bagi jari saya untuk setting drag saat fight dengan ikan. Di mana, pada teknik baitfinesse, mengendorkan dan mengencangkan drag saat fight sangatlah penting agar tali tidak putus, reel juga akan tampak lebih bersih dan rapi menurut saya, dan tentunya kamu akan mendapatkan cadangan knob dari bagian yang sudah terpotong.”

Bagi angler-angler yang masih agak takut untuk mengadaptasikan teknik ini, Mr. Charlie Hicklin menyarankan agar mencobanya pada reel-reel murah terlebih dahulu. “Namun siap-siap, saat anda sudah mencobanya anda akan ketagihan dan mulai memotong handle reel yang lain, Hahaha! Saya bahkan sampai merasa kurang nyaman saat menggunakan reel-reel baitcasting yang masih double handle.” Tambahnya.

Lelaki yang juga memiliki hobi membonsai tanaman ini memiliki banyak reel baitcasting yang telah ia SyngleLyfeStyle-kan. Tak tanggung, reel-reel yang tergolong klasik dan langka dengan harga yang tidak murah ia miliki. Ia menolak dibilang sebagai kolektor karena beberapa reel tersebut juga dijual.

Sebagian Koleksi Reel Mr. Charlie Hicklin
Sebagian Koleksi Reel Mr. Charlie Hicklin

Dan ternyata masih ada ide lain yang belum bisa Mr. Charlie Hicklin wujudkan,” Saya telah mengirim pesan ke salah satu pabrikan custom reel part. Saya ingin mereka membuat sebuah handle dengan panjang yang berbeda. Sisi pertama dengan panjang 35mm untuk retrieve cepat dan sisi satunya lagi dengan panjang 50mm untuk power handle. Kemudian di bagian power handle menggunakan knob besar tapi ringan dan di bagian yang pendek menggunakan knob kecil namun berat agar seimbang sehingga mudah diraih tanpa melihatnya.” Ide unik dan cemerlang lainnya dari beliau.

Spotmancing.com juga telah mencoba SyngleLyfestyle Handle ini pada salah satu reel yang kami miliki. Hasilnya benar-benar terasa sekali berkurang bobot reel, setting drag saat retrieve/fight lebih mudah dan yang jelas untuk reel dengan handle pendek ( 85 mm misalnya) yang terasa sempit untuk jari atau tangan angler yang besar kami sarankan mengadaptasikan ide ini. Tapi ingat, resiko ditanggung masing-masing ya!

Kekurangan dari teknik ini adalah keseimbangan handle reel saat retrieve agak berkurang, namun sangat kecil hampir tidak terasa. Kemudian pada awal-awal akan sulit untuk meraih handle dengan tepat tanpa melihat ke arah handle saat ingin retrieve. Namun setelah terbiasa hal ini tidak lagi jadi masalah, sama seperti saat kita mengunakan reel-reel spinning yang notabene hampir semuanya menggunakan single handle. Kekurangan lain adalah saat anda memutuskan untuk memotong, dan setelah handle terpotong anda merasa tidak cocok, maka tidak ada jalan lain selain membeli handle baru. Jadi pertimbangkan dengan matang sebelum eksekusi.

Berikut adalah video langkah-langkah SyngleLyfestyle Handle ala Mr. Charlie Hicklin. Jangan lupa di like dan di subscribe ya akun Youtubenya “ Bass n’ Bonsai” , pesan beliau. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *