pemancing kebumen hilang 2

Empat Angler Rock Fishing Tersapu Ombak, 2 Orang Hilang

Empat orang rock fishing angler diberitakan tergulung ombak di Pantai Karangbolong, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Jumat (1/12). Dua orang di antaranya masih hilang.

Mendapat informasi musibah dari Veri (SAR Lawet Kebumen) sekitar pukul 10.15 WIB, Badan SAR Nasional Pos SAR Cilacap langsung mengirim satu regu beserta peralatan lengkap untuk melakukan pencarian.

pemancing kebumen hilang 2
Hingga berita ini diturunkan masih dilakukan pencarian (foto: detik.com)

Seperti dilansir dari detik.com, pertama kali kejadian Pada Jumat (1/12) Pukul 08.00 WIB, saat kedua korban sedang memancing bersama kedua rekanya dan datang ombak yang langsung menghantam. Kedua korban hilang tersapu ombak dan kedua rekanya berhasil selamat.

Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono mengungkapkan bahwa kejadian itu bermula saat korban bersama adik iparnya Beni Murdiyanto (24) warga Desa Kedungwinangun, Klirong asyik asyik memancing. Keduanya memancing di tebing batu karang di Tanjung Karangbata, sebelah selatan Pantai Menganti.

Menurut dia, kedua korban yang sedang memancing dan terhantam ombak tersebut bernama Riki Asmari (31) Warga Tambak Mulya RT 03 RW 01 Kecamatan Puring, Kebumen dan Jabarudin Sadewa (25) Warga Tambakmulya RT 03 RW 02 Kecamatan Puring, Kebumen.

“Untuk korban selamat bernama Suparja (Kakak Kandung Riki) dan Junaedi (adik kandung riki),” ucapnya.

Pantai Karangbata – Kebumen

Sebelumnya Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap menyebut dalam dua hari ke depan, Badai Siklon Dahlia diperkirakan terjadi di perairan Cilacap hingga perairan Yogyakarta dengan gelombang tinggi mencapai 6 meter.Menurut Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan, dengan kondisi gelombang yang masih cukup tinggi di beberapa wilayah perairan tersebut, masyarakat, nelayan dan kapal–kapal yang melintas dihimbau tetap waspada dan siaga. Terutama masyarakat pesisir diharapkan sementara waktu menghindari aktifitas di sekitar pesisir pantai.”Imbauan untuk para pengguna jasa kelautan di wilayah perairan tersebut, untuk hati-hati dan waspada, karena sangat berbahaya. Akan lebih baik untuk menunda aktivitas dilaut sampai kondisi laut lebih kondusif,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *