Wooow,…Mancing Cumi di Laut Manado, Banyak Monsternya!

Mancing cumi di laut Manado menjadi aktifitas yang sangat digemari oleh sebagian besar angler di kota ini. Hal ini menggambarkan, jika memancing itu tak melulu harus ikan yang dijadikan targetnya. Apalagi, spesies cumi yang hidup di perairan bagian utara pulau Sulawesi ini memiliki size yang menggiurkan.

Marlon Eduardo, seorang angler yang menetap di Manado, sangat paham saat nancang cumi di lautan Manado, yang terkenal pula dengan kedahsyatan ombaknya. Ia mengatakan, jika pesisir lautan manado hampir seluruhnya hasil reklamasi, jadi spot nya memiliki dasar yang lebih dalam, sehingga banyak cumi yang berkembang biak. “Mancing cumi di laut itu, sama geregetnya dengan mancing ikan. Saya harus ngimbangi tenaga juga saat mengangkatnya,” terang Marlon.

Lansekap Perairan Manado (pinterest.com)

Apalagi, spot cumi yang ada di wilayah ini banyak dipenuhi oleh batu-batu besar yang menjadikan tatantangan tersendiri saat mematikan gerak hewan yang satu ini. Kalau tak sabar, tenaga yang kita keluarkan pun akan sia-sia, karena bisa berakibat senar tersangkut atau tentakel cumi bisa putus. Ketelitian angler pun diuji saat memainkan set tackle nya. “Mainkan joran serta tarik ulur saja reel nya, supaya cumi yang nyangkut di kail saya bisa aman. Jangan sampai tentakelnya buntung,” ujarnya.

Wajar saja, jika angler berperawakan tambun ini sangat telaten saat nancang cumi, apalagi hewan semacam ini tak mudah ditaklukan. “Cumi itu cerdik juga om. Kalau sudah merasa terancam, binatang ini akan masuk ke sela-sela karang,” ucapnya. Mancing cumi di laut inipun tak sesederhana yang kita bayangkan. Angler harus menghindari memancing cumi di spot yang memiliki arus sangat deras, karena cumi tak senang bermain di lokasi seperti ini. “Sebelum mancing, saya harus amati juga arus di laut Manado ini. Kalau lagi deras, susah untuk strike cumi,” jelasnya.

Namun, menurutnya yang paling ideal untuk mancing cumi pada akhir April hingga September, karena banyak cumi yang bertelur. Saat itu, cuaca di Manado umumnya panas dan kondisi langit pun cerah. “Waah, kalau kondisi cuaca lagi bagus, enak banget mancing di atas perahu atau karang-karang yang ada di pinggir laut,” jelasnya.

Beragam jenis cumi yang berkembang biak di perairan Manado ini, bahkan hewan yang memiliki tubuh berbentuk pipa ini, terkadang muncul hingga ke pesisir laut. Menurut pengalaman Marlon, cumi bertipe Bigfin Reef Squid (Cumi Bunga) dan Cuttle Fish (Cumi Batu), menjadi spesies yang sering ia peroleh. “Kedua jenis cumi itu, memang banyak yang hidup di laut Manado. Mungkin disesuaikan juga dengan kondisi cuaca di Indonesia yang beriklim tropis,” kata pria yang hobi mancing sejak remaja ini.

Asiknya mancing cumi (dok.Pribadi Marlon)

Agar mancing cumi menghasilkan strike yang memuaskan, ia pun tak segan-segan menggunakan peralatan mancing yang terbaik dan efisien. Rod panjang 8,6 feet, reel 2500/3000s Shimano atau Daiwa 2506/2508 h, PE 0,6-0,8 menjadi senjata ampuh memangsa cumi di spot salt water ini.”Makin efektif lagi, kalau saya pakai leader max 12 lb,” sebutnya. Sementara, teknik mancing casting, menjadi pilihan Marlon saat mancing cumi ini. “Kalau istilah saya, kalau mau strike banyak teknik mancingnya pun saya jerk beberapa kali,” jelasnya lagi.

Lebih menyenangkan lagi, jika cumi yang hidup di spot ini sangatlah baik perkembangannnya. Ditambah lagi, ekosistem perairan Manado yang masih terjaga hingga saat ini. “Bisa dibilang di spot ini banyak bertelur, jadi cumi nya pun memiliki ukuran yang besar dan sangat agresif,” ucapnya. Namun, jika hendak mancing cumi di laut Manado angler harus pula membawa umpan yang jitu, agar cumi bisa dikendalikan dan kecantol kail. “Paling cocok namanya squid jig. Pakai yang ukurannya 2.5 dan 3.0, dijamin paten,” sarannya. Dengan umpan sekelas ini, tak salah jika Marlon pun bisa strike cumi beberapa ekor. “Kebanyakan beratnya lebih dari setengah kiloan. Ya, lumayan sudah cukup besar untuk ukuran cumi yang saya tancang,” sebutnya.

Cumi nya besar-besar (dok.pribadi Marlon)

Lokasi tepatnya spot mancing ini, sebenarnya tak jauh dari kota Manado. Spot nya berada di kawasan Mega Mas, kota Manado. Sehingga, angler pun tak kesulitan untuk mencapai spot tersebut. “Spot nya dekat dengan pusat keramaian yang berada di pinggiran laut. Bahkan,  angler yang berasal dari luar kota pun akan mudah mencapainya,” terang lelaki yang aktif di komunitas mancing Squid Addict ini. Angler tinggal pesan saja taksi online dan langsung menuju ke wilayah Boulevard.

Bersama komunitas Squid Addict (dok.komunitas)

Di seputar spot ini, banyak penginapan dan tempat makan yang bisa dipilih. “Kalau mau cari penginapan banyak om, apalagi tempat makan. Ada yang buka selama 24 jam,” jelasnya lagi.

Woow, sepertinya mancing cumi di laut Manado patut angler coba. Apalagi jika kita ingin memperoleh sensasi yang berbeda. Untuk informasi lebih lanjut tentang spot cumi ini, langsung saja hubunngi rekan kita Marlon Eduardo via akun Facebook nya atau ke nomor 0813 5500 7778.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *