kecelakaan laut

Lagi, pemancing rock fishing jatuh dan terseret ombak di Pulau Watu Bonang Wedi Ombo

Seorang pemancing karanganan (rock fishing) hilang setelah terjatuh saat mancing di pantai Pulau Watu Bonang Wedi Ombo Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Wonosari Gunung Kidul, DIY, pada Sabtu 2 Juli 2016 pukul 05.30. Hingga saat berita ini diturunkan korban belum ditemukan.

Pencarian terhadap korban dilakukan menyebar hingga ke tengah laut oleh Tim SAR Wilayah I Wonosari. Koordinator SAR Wilayah I, Sunu Handoko, mengatakan korban adalah seorang pemancing bernama Triyono (38), warga Seneng RT 02 RW 07, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari. Saat ini tim SAR mengerahkan personilnya untuk melakukan pencarian dengan menggunakan kapal.

“Personil kita sebar,” ujar Sunu seperti dikutip sorotgunungkidul.com.

Kronologi peristiwa itu bermula saat korban bersama dua rekannya, Wahyu Riyadi dan Purwanto mancing bersama di Pulau Watu Bonang. Mereka datang di lokasi pada Jumat 1 Juli 2016 pukul 19.00 dan mancing di lokasi hingga pukul 22.00.

Mereka bertiga kemudian tidur dan bangun sahur pada pukul 04.00 sekaligus melakukan persiapan untuk pulang. Namun saat itu korban masih meneruskan mancing dan tiba-tiba saja datang ombak besar dan korban tergulung dan terseret ke laut.

Laporan kecelakaan laut.
Laporan kecelakaan laut.

Di Wedi Ombo ini pada beberapa waktu lalu juga terjadi musibah kecelakaan laut. Kecelakaan itu terjadi pada Sabtu 30 April 2016 pukul 05.30 WIB tepatnya di Grendan. Korban pertama adalah Harianto (Mas Hary Rock), usia 29, alamat Gedong Kuning, dan berhasil selamat. Korban kedua adalah Galih, usia 30, alamat Samirono Jogja, pekerjaan PNS di Depag. Korban kedua ini ditemukan sudah meninggal dunia.

Saat kejadian, ada 4 orang pemancing yang bersama-sama mancing di Grendan. Salah satu satu dari mereka ada yang strike mendapat ikan. Melihat temannya kesulitan menarik ikan, maka salah 1 teman membantu. Saat itulah datang ombak besar menggulung kedua orang itu ke tengah. Kedua korban masih berusaha berenang.

Saksi yang melihat kejadian itu berusaha menolong dengan melemparkan coolbox dan bambu. Salah satu korban bisa meraihnya namun korban satunya lagi tidak bisa sehingga korban kehabisan tenaga dan terlihat tenggelam.

Begitu mendengar laporan, Tim SAR Sadeng (semula disebutkan tim Pantai Wediombo) menuju TKP menggunakan perahu. Setelah tiba di TKP, satu korban yang masih mengapung dievakuasi, namun yang satunya lagi sudah tidak terlihat namun akhirnya ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *