Rip current, inilah monster pembunuh manusia terganas di pinggir lautan

Anda pernah mendengar istilah rip current atau bisa diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai “arus pecah”? Jika belum, itulah suatu keadaan di mana gelombang laut berubah menjadi monster yang paling banyak menelan korban jiwa di banyak pantai di seluruh penjuru dunia. Paling tidak, itulah laporan yang pernah dimuat dalam sebuah website yang memberkan paparan tentang apa dan bagaimana rip current ini.

Jadi, bahaya debur ombak, selain ketinggiannya yang bisa memporakporandakan apa saja, maka yang lebih membahayakan adalah fenomena rip current ini. Itulah kenapa website coastalcare.org menyebut rip current sebagai “the greatest hazards on most beaches”.  Artinya dialah bahaya paling besar bagi keselamatan manusia di sebagian besar pantai-pantai di seluruh dunia.

Apa itu rip current atau arus pecah?

Nah biar tidak kesulitan membayangkannya, inilah foto animasi paling bagus yang bisa menjelaskan secara gamblang bentuk rip current sebagaimana diilustrasikan oleh YouTube/CJHul.

rip current
YouTube/CJHul

Nah, sudah bisa membayangkan kan?

Arus pecah (atau dalam Bahasa Melayu arus tempur) sebenarnya adalah arus air yang mengalir kuat ke arah laut dari sekitar pantai, biasanya melalui garis selancar, dan dapat terjadi pada setiap pantai yang bergelombang pecah.

Kecepatan aliran normal arus pecah adalah 0,5 meter per detik, dan dapat menjadi secepat 2,5 meter per detik. Arus pecah dapat pindah ke lokasi yang berbeda pada patahan pantai hingga puluhan meter sehari. Mereka dapat terjadi di pantai mana pun yang bergelombang / ombak pecah, antara lain samudera, laut, dan danau besar seperti Danau-danau Besar di Amerika Serikat dan Kanada.

Diagram yang menunjukkan dari atas; garis pantai, dua gosong pasir dipisahkan oleh bidang air yang lebih dalam. Panah menunjukkan air bergerak menuju pantai melalui gosong pasir dan bergerak ke laut hanya melalui saluran yang lebih dalam.

petaka yang ditimbulkan rip current
Petaka yang ditimbulkan rip current (nasa.gov)

Mekanisme arus pecah

Arus pecah menjadi sumber bahaya bagi orang-orang yang berselancar di laut dan danau. Arus ini bisa menjadi sangat berbahaya, menyeret manusia yang berenang menjauh dari pantai. Korban yang tenggelam karena arus ini disebabkan oleh kelelahan saat berusaha berenang melawan arus di sungai atau arus di laut.

Meskipun sangat jarang, arus pecah dapat mematikan untuk para non-perenang: seseorang yang berdiri sepinggang di dalam air dapat diseret jauh ke perairan yang lebih dalam, di mana mereka bisa tenggelam jika mereka tidak dapat berenang dan tidak mengenakan alat bantu apung. Topografi bumi yang bervariasi membuat beberapa pantai lebih cenderung memiliki arus pecah, beberapa terkenal sangat membahayakan. Arus pecah telah menyebabkan sekitar 120 kematian setiap tahunnya di Amerika Serikat. Arus pecah adalah penyebab dari 80% operasi penyelamatan oleh para penjaga pantai.

Penyebab dan kejadian

Saat angin dan gelombang laut mendorong air menuju pantai, air sering didorong menyamping oleh gelombang yang mendekat. Air ini mengalir ke sepanjang garis pantai sampai menemukan jalan keluar kembali ke laut atau ke perairan danau yang terbuka. Arus pecah yang dihasilkan biasanya sempit dan terletak di sebuah parit antara gosong pasir, di bawah dermaga atau sepanjang dermaga jetti.

macam-macam rip current
Rip current

Kesalahpahaman yang umum adalah bahwa arus bawah cukup kuat untuk menyeret orang di bawah permukaan air; arus ini sebenarnya kuat di permukaan, dan dapat memperkecil gelombang yang datang, sehingga menyebabkan adanya ilusi bahwa permukaan air tersebut relatif tenang, dan memancing perenang untuk masuk ke dalam air. Jalur lepas pantai yang diambil oleh arus pecah dapat didemonstrasikan dengan menempatkan cairan berwarna pada awal suatu aliran di garis pantai.

Arus pecah menjadi lebih kuat ketika gelombang angin sangat kencang (seperti saat angin darat tinggi, atau ketika terjadi badai besar di lepas pantai jauh) atau saat air pasang sedang rendah.

Gerak arus dalam arus pecah atau arah rip current (wikipedia.org)
Gerak arus dalam arus pecah atau arah rip current (wikipedia.org)

Arus pecah secara potensial dapat terjadi di mana pun terdapat keragaman kuat garis pantai dalam memecahkan gelombang. Keragaman ini dapat disebabkan oleh gosong pasir(seperti di atas) atau bahkan dengan melewati kawanan gelombang.

Orang-orang yang terjebak dalam rip curent.
Orang-orang yang terjebak dalam rip curent.

Bagaimana menyelamatkan diri?

Jika Anda terbelit oleh rip current, maka upaya agar selamat bisa dilakukan dengan melihat arah gerak seperti di bawah ini:

Cara melepaskan diri dari rip current.
Cara melepaskan diri dari rip current.

Jadi, kalau ada terbawa oleh arus pecah, maka nasihat klasiknya adalah tetap tenang dan mencoba berenang ke arah samping (kakn kiri) dari arah arus dan diiingatkan untuk tidak menyelam karena arus bawah pada rip current sangat kuat dan jika Anda mencoba melawannya akan percuma saja.

5 Hal yang perlu Anda tahu tentang rip current (sumber blog.theclymb.com)

1. ARUS INI TIDAK MENARIK ANDA MASUK KE AIR

Arus pecah tidak akan menarik Anda ke arahj dasar laut kecuali ada pusaran atau gelombang yang sangat besar. Arus pecah terjadi ketika air dari pantai masuk kembali ke arah laut dengan dorongan energi yang semakin keras ke arah laut. Dengan demikian, arus pecah jangan tidak menarik ke bawah, melainkan mengalir ke luar seperti sungai.

2. ARAH ARUS PECAH TIDAK SELALU LANGSUNG KE LAUT

Penting dipahami bahwa arus pecah tidak selalu langsung melaju keluar. Air mengikuti jalur yang paling ringan perlawanannya. Artinya arus ini dapat mengalir langsung, mungkin membentuk kurva, mungkin zig-zag, mungkin juga mengalir membentuk sudut, atau mungkin juga mengalir sejajar dengan pantai dan kemudian membentuk kurva tajam keluar. Karena arus pecah tidak selalu mengalir jauh dari pantai, banyak korban tidak menyadari bahwa mereka terjebak di arus pecah dan terlambat sadar.

3. ANDA TIDAK HARUS SELALU BERENANG PARALEL DENGAN PANTAI

Kalau dulu Anda disarankan untuk berenang sejajar dengan garis pantai ketika terjebak dalam arus pecah, maka itu adalah nasihat bagus jika arus mengarah langsung langsung ke laut. Tetapi jika rip berbentuk diagonal, sejajar pantai, atau zig-zag maka Anda akan menyengsarakan diri sendiri jika berenang sejajar ke pantai. Aturannya, Anda harus selalu berenang tegak lurus terhadap aliran arus pecah, ke arah pantai, atau sejajar dengan angin.

4. ANDA TIDAK HARUS SELALU MENUNGGU LAJU ARUS

Beberapa orang menyarankan kita untuk menunggu berhentinya laju arus sebelum mencari tahu bagaimana harus mencapai pantai. Itu memang baik jika Anda berada di arus pecah yang kecil. Tetapi ada robekan arus yang mengalir sepanjang 300 kilometer ke arah laut. Cara terbaik untuk melarikan diri dari arus pecah adalah dengan bertindak cepat dan rasional. Setelah Anda merasa ketarik arus, segera cari tahu ke arah mana Anda terseret dan kemudian ikuti petunjuk pada langkah yang sudah diberikan pada poin ketiga di atas. Menunggu sampai tiba di ujung arus untuk bertindak, bisa menyebabkan Anda sudah sangat jauh meninggalkan pantai.

5. ANDA TIDAK PERLU MENJADI SEORANG PERENANG HANDAL UNTUK MEMBERI PERTOLONGAN

Anda hanya harus cerdas menyerap informasi. Jika Anda melihat seseorang terseret arus pecah, maka itu adalah sinyal pertama untuk diberikan sebuah bantuan. Penjaga pantai dan peselancar akan dapat merespons secara efektif. Jika Anda memiliki alat penyelamat (rakit, papan selancar dan sebagainya) maka Anda bisa mendekati korban dan menyorongkan alat. Jika Anda tidak memiliki alat penyelamat tetapi terdapat banyak teman, maka rantai manusia (saling bergandeng tangan) bisa membantu menarik korban. Hanya saja perlu diingat, jangan pernah panik dan jangan mendekati korban tanpa ada pelampung atau alat penyelamat lainnya.
Untuk melengkapi referensi Anda, silakan cek video-video terkait dengan rip current ini:

Dan juga ini:

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*