Peserta Cingreng Mancing Mania Sragen babak belur dihajar doorprize

Peserta Cingreng Mancing Mania Sragen babak belur dihajar doorprize

Heboh. Itulah salah satu komentar yang bisa saya sampaikan saat menyaksikan keseluruhan acara mancing bareng (Cingreng) yang digelar komunitas Mancing Mania Sragen (MMS) di Bonolayar, Waduk Kedung Ombo, pada Minggu 24 Januari 2014. Tak peduli diguyur hujan ketika acara mancing bareng belum tuntas, para peserta tetap setia menunggu selesainya acara yang menandai kelahiran komunitas mancing para angler Bumi Sukowati dan sekitarnya ini.

Sebagai komunitas mancing yang membawa bendera grup Mancing Mania Sragen di Facebook, ajang silaturahmi ini bersifat publik. Artinya, siapa pun bisa bergabung asalkan berniat untuk silaturahmi; tidak membawa kepentingan lain selain kepentingan untuk sesama pemancing. Tak mengherankan kalau grup itu semakin hari semakin bertambah anggotanya dan pada saat yang sama bisa menjalin silaturahmi dengan grup-grup mancing lainnya di seputaran Soloraya (eks wilayah Karesidenan Surakarta) seperti 100% NYOBOK, KERJO PENAK FISHING CLUB SRAGEN, KEMPROZ, EDAN NYOBOK, COBOKER, dan lain-lainnya.

Foto bersama MMS dan para perwakilan grup mancing lain menandai bakti sosial penanaman jati di sekitar Waduk Kedung Ombo.
Foto bersama MMS dan para perwakilan grup mancing lain menandai bakti sosial penanaman jati di sekitar Waduk Kedung Ombo.

Hal itu terlihat dari acara Cingreng di Waduk Kedung Ombo (WKO) pada Minggu (24/1/2016) itu di mana pesertanya bukan hanya anggota inti MMS tetapi juga para pengurus dan anggota komunitas mancing mania lain di seputaran Soloraya. Yang lebih hebat lagi, banyak peserta yang datang dari luar wilayah Soloraya, misalnya adalah kedatangan rombongan angler dari Kudus.

Angler Kudus yang tergabung dalam MMK pun menyempatkan diri bersilaturahmi ikut dalam acara Cingreng MMS 2016
Angler Kudus yang tergabung dalam MMK pun menyempatkan diri bersilaturahmi ikut dalam acara Cingreng MMS 2016

Para pengurus grup mancing lain yang datang ke acara tersebut, juga dilibatkan dalam acara penghijauan WKO di seputaran Bonolayar meski pada acara Cingreng kemarin masih terbatas seremonial dan acara penanaman dilakukan secara terpisah karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, di mana hujan sudah mulai turun bahkan ketika acara mancing bareng masih berlangsung.

Meski hujan mengguyur, peserta tetap setia untuk bercengkerama bersama seusai mancing bareng. Salah satu hal yang membuat para peserta bertahan ngobrol adalah adanya hiburan dari panitia berupa pengumuman pemenang undian doorprize dari para donatur dan sponsor.

Acara Cingreng MMS 2016
Acara Cingreng MMS 2016

Puluhan, dan kalau saya tidak salah hitung, malah mencapai ratusan item hadiah yang disediakan. Mulai dari yang benilai besar, seperti 3 cincin emas, sampai hadiah lucu-lucuan seperti 3 kantung beras 5 kg-an. Mulai dari peralatan pancing berharga relatif mahal sampai yang berharga relatif murah. Saat pembacaan hadiah undian, panitia harus bergantian agar suaranya tidak pecah karena kelamaan berteriak-teriak menyebut angka… Singkat cerita, pesertapun dihajar oleh panitia dengan banyaknya doorprize yang disediakan.

Tentu kemeriahan acara dan kesetiaan peserta untuk terus bertahan bukan disebabkan karena banyaknya doorprize. Mereka sadar bahwa nilai hadiah yang disediakan, tidak akan pernah melebihi harga persahabatan yang bisa terjalin semakin erat dengan adanya acara mancing bareng seperti itu. Semoga ke depannya persahabatan para angler semakin erat.

Salam super strike, salam dari spotmancing.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *