Cara mengetahui tempat yang banyak ikan

Cara mengetahui tempat yang banyak ikan

Cara mengetahui tempat yang banyak ikan di laut

Pertanda alam bisa membimbing kita untuk menentukan banyak tidaknya ikan di spot tertentu di laut.

1. Air dengan suhu hangat

Jika Anda sampai di tujuan mancing di laut, sebaiknya Anda segera meraih air laut. Rasakan di tangan, apakah air terasa sangat dingin atau tidak. Jika air terasa dingin sekali sementara suhu udara di sekutar tempat itu terasa hangat, maka kemungkinan ikan akan makan umpan di tempat itu relatif kecil.

Sebaliknya, jika suhu air terasa hangat, kemungkinan sukses mancing akan Anda dapatkan.

Lantas apa tindakan kita jika merasakan suhu air terasa dingin? Segera pindah spot, dan tiap ada titik tertentu yang menarik minat Anda, rasakan kembali kondisi airnya. Lakukan itu berulang kali sampai Anda menemukan titik di mana air terasa hangat dibandingkan suhu air di tempat lain.

Tempat yang biasanya hangat adalah lokasi-lokasi di dekat muara, di mana terdapat aliran air sungai yang masuk membawa kehangatan yang berbeda dengan kondisi air laut. Lokasi lain adalah di mana di sana terdapat air buangan dari suatu instalasi pembangkit listrik. Lokasi laut di sekitar PLTU (pembangkit listrik tenaga uap) atau PLTA (air) biasanya bersuhu hangat karena ada buangan air panas yang awalnya dingin tetapi telah digunakan sebagai pendingin instalasi pembangkit listrik.

Hanya saja, lokasi seperti itu biasanya tertutup dan tidak sembarang orang bisa masuk.

2. Keberadaan burung laut dan ikan boiling

Jika di suatu tempat di laut banyak beterbangan burung-burung di atas permukaannya, sangat dimungkinkan di perairan laut itu terdapat banyak ikan kecil seperti ikan teri dan ikan sarden. Ikan-ikan kecil ini adalah santapan ikan yang lebih besar. Mulai dari ikan tongkol, cendro, giant travelly, barakuda sampai tengiri biasanya berkumpul di lokasi di mana banyak ikan kecil di permukaan di mana ditandai dengan kahadiran rombongan burung di atasnya.

Ketika banyak ikan kecil di permukaan laut biasanya akan disertai dengan adanya ikan-ikan rombongan yang berebut dan pesta makan ikan-ikan kecil itu. Kondisi ini disebut dengan kondisi boling alias laut bagai mendidih karena banyaknya ikan beterbangan menyambar ikan-ikan kecil. Di laut selatan, seputar Pacitan misalnya, hal itu disebut ikan ngracak.

3. Keberadaan sampah dan kayu yang terapung

Jika ada batang kayu besar atau kumpulan batang-batang kayu kecil atau sampah lain di laut yang menggerombong terbawa arus ke lokasi tertentu, biasanya di bawahnya terdapat ikan-ikan kecil pemakan plankton yang terbawa kayu atau sampah. Ikan-ikan kecil ini mengundang keberadaan ikan-ikan predator yang lebih besar. Hal ini tentunya memberi peluang sukses mancing yang lebih besar untuk Anda.

4. Keberadan karang

Karang atau bebatuan keras yang biasanya menjadi struktur luar dasar laut adalah tempat tumbuhnya biota dan rerumputan karang. Itulah tempat yang sangat disukai oleh ikan kecil untuk mencari pakan dan sekaligus tempat berlindung. Umumnya, si tempat karang-karang ini banyak ikan besar atau ikan predator yang senang berburu ikan-ikan kecil di karang.

Keberadaan karang ditandai dengan adanya riak atau ombak yang relatif besar dibandingkan pada permukaan laut yang di dasarnya tidak terdapat karang. Dengan hanya melihat ombak di permukaan air ini, pemandu pemancing bisa menurunkan timah pemberat beberapa kali di sejumlah titik berdekatan untuk menganalisa struktur di dasar. Cara ini oleh nelayan dan pemancing populer dengan istilah ngelot.

Jika Anda mancing dengan nelayan yang berpengalaman atau dengan kapten kapal pengantar (tekong), maka mereka biasanya sudah paham dengan adanya dasar-dasar laut di mana berkarang dan di mana tiada karang.

Saat ini, untuk mengetahui keberadaan karang bisa digunakan alat elektronik semacam depth sounder ataupun fishfinder.

5. Tubiran laut

Tubiran laut (drop off) adalah dasar laut dari yang plat tiba-tiba mendadak ke dalam atau seperti jurang, di sinilah merupakan lokasi strategis penangkapan ikan. Banyaknya ikan di lokasi ini diakibatkan oleh arus laut yang membawa plankton naik ke atas sehingga mengundang banyak ikan kecil di lokasi tersebut. Ikan-ikan kecil inilah yang menjadi perhatian ikan besar. Lihat ilustrasi di bawah ini.

Cara mengetahui tempat yang banyak ikannya
Tubiran laut dan gunung (gosong) laut.

6. Karang gunung laut

Sea Mount Reef atau karang gunung laut (lihat ilustrasi gambar di atas) merupakan lokasi di banyak terdapat ikan. Di tempat ini arus laut tertahan oleh gunung sehingga arus tersbut naik dan membawa plankton di mana memancing datangnya ikan kecil dan selanjutnya ikan besar berdatangan. Selain itu gunung tersebut pada dasarnya adalah karang di mana banyak tumbuh biota laut yang sangat disukai oleh ikan.

Untuk mengetahui keberadaan sea mount reef tentunya dengan alaty elet Cara melihat seamount reef dapat dilakukan dengan menggunakan pealatan seperti depth sounder ataupun fishfinder.

Itulah cara mengetahui tempat yang banyak ikan di laut yang bisa dijadikan patokan awal jika Anda pengin suskses mancing di laut.

Kembali ke awal artikel: Cara mengetahui tempat yang banyak ikan

jual kaos mancing, jersey shimano, jersey kaos mancing, kaos mancing mania, kaos mancing mania terbaru, kaos fishing, baju mancing, baju mancing lengan panjang, kaos spotmancing apparel, jersey mancing mania, baju mancing mania lengan panjang

10 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *