Cara mengurangi terjadinya backlash senar di ril BC

Cara mengurangi terjadinya backlash ril BC ini ditulis untuk memberikan informasi bagaimana cara penggunaan ril baitcasting (BC) secara benar agar tidak menyebabkan senar cepat kusut. Yup, jika Anda penggemar mancing casting, khususnya pengguna ril overhead, maka istilah backlash atau birdnest, tentu sudah tidak asing lagi.

Pada awal menggunakan piranti baitcasting semua pasti pernah mengalami senarnya kusut menggumpal seperti sarang burung saat hendak cast atau melontarkan umpan. Untuk tidak backlash sama sekali memang tidak mungkin terjadi tetapi meminimalisir frekuensi backlash masih sangat bisa dilakukan.

Berikut ini adalah tips yang ditulis dalam edisi cetak Majalah Sahabat Mancing (sahabatmancing.com) yang akan bermanfaat bagi Anda, khususnya para pemula pengguna ril BC.

Backlash adalah keadaan di mana spool berputar lebih cepat dari laju keluarnya senar atau pergerakan umpan saat cast, over run, sehingga senar tertahan dan menggumpal di bibir ril.

Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya backlash:

Piranti yang tidak seimbang

Pada umumnya setiap pabrikan joran memberikan petunjuk kisaran ukuran senar dan umpan yang ideal untuk masing-masing joran.

Penggunaan senar dan umpan yang kurang dari atau melebihi spesifikasi joran membutuhkan perlakuan khusus dari penggunanya, untuk menghindari beberapa hal ; backlash (over run) atau malfungsi salah satu piranti mancingnya seperti joran patah atau senar putus.

Tidak mengatur Spool Tension & Spool Brake

Mengatur spool tension dan spool brake di ril baitcasting adalah hal wajib pertama yang harus dilakukan sebelum anda mulai cast, karena setelan yang sesuai dari kedua perangkat itu adalah hal pertama yang membantu mengurangi frekuensi backlash.

Cast melawan arah angin

Cast melawan arah angin tanpa upaya khusus hanya akan menghasilkan 2 hal, yaitu backlash atau umpan jatuh dalam jarak yang sangat dekat.

Kesigapan jari jempol

Pada ril BC, terutama untuk ril yang belum berteknologi magnetic brake atau untuk pengguna yang belum terlalu mahir, peran jari jempol masih sangat krusial. Kesigapan menekan sambil menahan spool dengan jempol ketika umpan akan menyentuh air akan menentukan seberapa sering backlash yang dialami. Tidak hanya itu, kesigapan jempol juga berguna untuk mengurangi suara yang ditimbulkan saat umpan menyentuh air.

Perhatikan spool tension dan spool brake pada ringkasan di bawah ini.

Cara meminimalisir backlash pada ril yang menggunakan sistem magnetic brake. Hal utama yang harus dilakukan adalah menyeimbangkan fungsi tension knob dengan brake.

  1. Pastikan ril sudah terisi oleh senar, dan untuk latihan melempar sebaiknya menggunakan pemberat seperti gantungan kunci atau sejenisnya sebagai umpan yang digunakan
  2. Pada sistem magnetic brake terdapat angka mulai dari 1 (minimum) – sampai dengan 10 (maksimum). Silahkan pilih angka paling maksimum yaitu 10
  3. Begitu juga dengan tension knobnya putar hingga ke bagian paling maksimum
  4. Kemudian tegakkan joran hingga beberapa derajat sampai umpan terlihat menggantung. Lalu tekan thumb bar supaya spool berada dalam keadaan bebas (free spool). Umpan yang tergantung di ujung joran tidak akan jatuh ke tanah karena spool tension knob berada pada posisi maksimum yang menyebabkan spool tidak berputar.
  5. Selanjutnya, putar spool tension knob sedikit demi sedikit sehingga umpan bergerak turun ke bawah secara perlahan. Pastikan sewaktu umpan menyentuh tanah, spool langsung berhenti berputar (setting tension maksimum) atau berhenti berputar dalam waktu singkat.
  1. Sekarang coba lakukan lemparan pertama, mungkin hasilnya tidak terlalu jauh tapi yang terpenting tidak backlash.
  2. Tidak berhenti sampai di situ, sekarang coba turunkan magnetic brake ke tahap minimum sedikit demi sedikit. Kalau tadi brake di setting pada angka maksimum yaitu 10, sekarang turunkan ke angka 9 atau 8 kemudian lakukan lagi lemparan. Hasil kali ini mungkin akan lebih jauh jaraknya dibanding lemparan pertama tadi dan jika tidak backlash, turunkan kembali brake ke angka yang lebih rendah kemudian lakukan lemparan kembali begitu seterusnya.
  1. Settingan ril yang biasa digunakan adalah pada angka 2 atau 3, dan jika pada angka tersebut tetap tidak terjadi backlash maka anda sudah mendapatkan settingan yang sesuai
  2. Yang perlu diingat adalah cara setting seperti ini harus disesuaikan dengan berat umpan yang akan digunakan nantinya
  3. Selain settingan ril baitcasting yang harus sesuai, kemahiran Anda melempar juga sangat menentukan terjadinya backlash atau tidak.

Ada beberapa tipe lemparan yang biasa digunakan diantaranya overhead cast, underhand, pitching, flipping dan lain-lain. Kunci terpentingnya adalah berlatih dan terus berlatih sampai bisa mendapatkan hasil yang sempurna.

Setelan utama pada ril BC

Spool Tension

Spool Tension

 

Bagian ini memiliki fungsi sebagai pengontrol tekanan pada spool sehingga laju umpan bisa dikendalikan melalui spool tension knob ini. Jika kita setting di bagian maksimum maka otomatis umpan tidak akan turun karena spool tidak bergerak. Putar sedikit demi sedikit, agar senar yang sudah dipasang umpan tadi bisa turun secara perlahan.

Spool Brake

cara mengurangi backlash dalam mancing menggunakan ril baircasting

Saat ini ada 3 macam jenis spool brake, yaitu sentrifugal, magnetic, dan kombinasi dari keduanya.

Sentrifugal brake, cirinya adalah memiliki 6 pin yang terdapat di dalam bagian tepi ril. Untuk mengatur brake ini, Anda harusmembuka penutupnya terlebih dahulu, agak rumit memang jika menggunakan ril yang memakai sistem sentrifugal brake.

Magnetik brake, memiliki deretan angka yang bisa disesuaikan mulai dari minimum sampai maksimum. Lebih banyak pemancing yang menyukai ril BC dengan sistem magnetik brake karena sangat mudah untuk dioperasikannya. (Majalah Sahabat Mancing, September -Oktober 2014)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *