Spot mancing ikan hampala di kawasan Soloraya

Informasi spot mancing ikan hampala di Soloraya ini ditulis bertepatan dengan musim kemarau di mana para angler khususnya di wilayah Jawa Tengah sudah merasa kesulitan mendapatkan spot mancing ikan lainnya seperti ikan gabus dan nila. Pada saat yang  sama kondisi air laut masih dingin dan karenanya ikan laut kurang begitu aktif.

Secara umum, hampala atau palung untuk istilah lokal Jateng untuk ikan predator ini, merupakan target paling dicari alias buruan langka bagi para pemancing terutama para caster. Jumlahnya di alam yang semakin sedikit serta termasuk ikan jenis musiman, menjadikan hampala bernilai lebih.

Sambaran yang dasyat serta tarikan yang mantap dibandingkan jenis predator air tawar lainya sangat dinantikan oleh para pemburu predator.

Bagi para pecinta castinge hampala, ada satu spot yang wajib dicoba untuk menaklukkan sang Plat AD (istilah hamapala di sekitar kawasan Soloraya, yakni Surakarta/Solo, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen dan Klaten).

Salah satu spot yang paling populer adalah spot Bendungan PLTA Wonogiri, tepatnya di bawah bendungan Waduk Gajah Mungkur.

Kondisi air deras merupakan salah satu ciri khas tempat sang predator hampala. Banyak pemancing menjadikan area PLTA sebagai salah satu tujuan utama untuk merasakan sensasi tarikan ikan ini.

Salah satu angler lokal, yaitu Setyawan Yudha dari Wonogiri, berhasil menaikkan 1 kg hampala. Sementara Shunsuke Ardhi, angler dari IMCS pun berhasil melandedkan sang predator di spot yang sama.

Sepanjang aliran sungai Bengawan Solo di bawah bendungan Waduk Gajah Mungkur memang memiliki banyak spot menantang untuk dicoba melalui wild fishing adventure.

Selain PLTA Wonogiri, masih ada Bendungan Colo yang merupakan salah satu spot favorit untuk casting dan fly fishing dengan target hampala/palung.

Kepedulian angler untuk terus melakukan kampanye catch and release (CnR) sangat membantu mempertahankan keberadaaan sang predator air tawar ini.

Waktu yang tepat untuk mancing hampala atau palung adalah di pagi hari agar rating sambaran lebih besar di mana saat itu banyak ikan kecil naik ke permukaan dan di sana telah menunggu sang predator.

Hampala dapat dicasting menggunakan umpan spoon, stickbait, minnow dan vibrax.

Di waktu musim kemarau di mana dengan debit air relatif kecil dan jernih, angler bisa memaksimalkan action dari umpan buatan/lure.

Sambaran hampala yang seperti ledqakan bom seta kecepatan sambaran layaknya sebuah torpedo akan memberikan pengalaman tersendiri bagi pecinta sport fishing khususnya air tawar.

Untuk memperoleh informasi lebih detail spot mancing ikan hampala di kawasan Soloraya ini Anda bisa menghubungi Shunsuke Ardhi di 08975022000 ataupun Setyawan Yudha melalui facebook atau silahkan kontak group Ikatan Mancing Casting Sukoharjo dengan nomor 081228382403.

Foto-foto hampala sebelum direlease dan spot-spot mancing ikan hampala di kawasan Soloraya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *