Spot ikan wader (waderan) di Pangalengan Bandung 4

Spot ikan wader di Pangalengan Bandung

Spot ikan wader di Pangalengan Bandung – Mancing ikan wader atau waderan atau istilah para angler Jawa Barat ngabenteur merupakan salah satu mancing yang banyak diminati hampir semua kalangan, baik tua maupun muda, bahkan anak-anak.

Seiring perkebangan jaman, maka semakin beragam pula peralatan mancing yang bisa kita temui saat ini. Namun hal itu tidak menyebabkan penggunaan joran kelas ringan/light dari bahan batang waregu – sejenis palem hias – tergerus oleh jaman. Di seputaran kota Bandung misalnya, masih banyak ditemui generasi muda yang mau dan tetap menjaga tradisi ini dalam memancing, dengan tetap mempertahankan joran tradisional dari bahan waregu tersebut.

Sekumpulan pemancing Bandung yang menamakan dirinya Angler Bandung Selatan (ABS) contohnya, lebih menyukai joran waregu untuk ngabenteur sebagai peralatan perang menaklukan si monster mungil ini.

Lokasi spot favorite bagi para angler ini adalah Kebon Kopi di kawasan Pengalengan dan ada juga spot lain, yang selama ini dikenal sebagai Spot Curug 25. Asal usul air berasal dari Gunung Malabar di mana terdapat sebuah gorong-gorong sepanjang 25 km. Hal itulah yang memunculkan namai Spot 25. Untuk diketahui, penampungan air Dam Cipanunjang terdiri dari beberapa pintu pembuangan ke arah sawah dan ladang warga. Di sanalah terdapat spot Cipanunjang dan Kebon Kopi yang berjarak tidak jauh, sekitar 2 km. Aliran air itu kemudian masuk ke Situ Ciluenca.

Spot-spot yang masih asri berhawa sejuk serta berada di kawasan pegunungan dikelilingi perkebunan teh ataupun kopi ini memberikan suasana fresh dan sangat menyegarkan pikiran plus menyejukkan mata saat menikmati pemandangan alam yang terhampat di sana.

Perjalanan 1 jam dari pusat Kota Bandung ke arah selatan akan terbayarkan begitu kita turun dari kendaraan.

Rangkaian pancing bisa menggunakan pelampung maupun timah merica, yang tentunya disesuaikan dengan kondisi arus air saat kita sampai di spot-spot tujuan.

Mang Marwan Noerjaman, salah satu senior yang mendampingi ngabeteur bareng ABS, secara rinci menjelaskan ukuran kail, timah dan panjang senar yang akan kita gunakan. Pemilihan mata kail kecil sangat menentukan rating strike yang didapatkan. Sementara karena aliran deras sungai lebih mendorong kita pada penggunaan timah daripada sistem pelampung.

Curug 25 Ngabenteur??? Hayuuuuk…. Untuk informasi lebih detail dapat menghubungi group facebook Angler Bandung Selatan dengan kontak personal Marwan Noerjaman nomor HP 085315510991 atau Mang Iyus di nomer HP 089655035800.

“Even small fish can not run from us…”

Menuju spot...(Foto: Angler Bandung Selatan)
Menuju spot…(Foto: Angler Bandung Selatan)
10678838_680642972056484_700544437596337251_n-500x375
Asyik… (Foto: Angler Bandung Selatan)
10342998_680886465365468_3692646336574470416_n-500x375
Asyik bareng-bareng (Foto: Angler Bandung Selatan)
1964950_680621558725292_1944468521222349471_n-500x375
Kecil-kecil cabe rawit… (Foto: Angler Bandung Selatan)
Spot ikan wader (waderan) di Pangalengan Bandung 4
Guyup… (Foto: Angler Bandung Selatan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *