Cara sukses menggunakan lure (umpan tiruan)

Umpan buatan model minnow, soft lure, soft froggy, hard froggy, spoon, in line spinner, spinner bait dan juga buzz bait saat ini dinilai sebagian angler, khususnya lagi castinger, sangat berpotensi memperoleh ikan target.

Nilai lebihnya adalah pada bentuknya yang fleksibel, kemampuan dan kecepatan serta action-nya saat berada di dalam air hingga kemampuan beradaptasi dengan angler yang menggunakan teknik trolling dan casting.

Mempraktekkan teknik memancing dengan menggunakan minnow baik trolling maupun casting memang menuntut angler atau pemancing untuk selalu kreatif dalam menggerakkan umpan buatan. Pemancing juga harus jeli terhadap kemampuan piranti yang digunakannya.

Berikut beberapa cara serta trik penggunaan umpan buatan:

1. Penggunaan leader baik yang mono maupun wire/kawat baja haruslah menyesuaikan jenis serta ukurannya dengan target ikan buruan. Sebab, hal ini akan mempengaruhi action umpan buatan.

2. Gunakan penghubung swivel snap antara leader dengan minnow agar gerakannya terlihat lebih leluasa.

3. Gunakan piranti ringan/light tackle agar gerak atau action minnow lebih lincah.

4. Gunakan tipe minnow jenis floating/mengambang manakala menemui spot dengan tingkat kesulitan tinggi.

5. Memancing dengan teknik troling di saat laut sedang berombak maka posisikan umpan dekat dengan perahu. Bila laut tenang, tempatkan hingga mencapai jarak 50 m dari kapal.

6. Pada cuaca dingin gunakan minnow tipe sinking/ menyelam/ suspend karena kemungkinan ikan berada di air bagian bawah. Tarik dan gulung dengan kecepatan lebih pelan.

7. Apabila mau mengganti treble hook, double hook atau single hook, sesuaikan dengan minnow karena hal ini akan mempengaruhi action dari lure tersebut.

8. Apabila ikan tidak kunjung menyambar umpan buatan, ubahlah kecepatan maupun mengubah retrieve dengan bermacam gaya dari gerakan ikan panik, berlenggang hingga berlari cepat atau diam sejenak.

9. Jangan menggunakan lure/ minnow cacat karena juga bisa berpengaruh terhadap manuver lure.

10. Intip posisi cincin di muka minnow yang harus dalam posisi sejajar dengan cincin bagian ekor.

11. Saat menggunakan minnow berbibir dengan bahan metal, Anda bisa membengkokkan untuk mengubah daya selam.

12. Perhatikan action minnow. Apabila cenderung berbelok terus mengarah ke kanan atau ke kiri, maka bengkokan cincin di bagian muka minnow ke arah yang berlawanan.

13. Setelah melakukan modifikasi pada lure, seyogyanya dilakukan uji coba dahulu apakah sesuai dengan yang kita inginkan.

14. Selalulah memperhatikan ketajaman mata kail. Ada baiknya sebelum dipakai diasah terlebih dahulu.

Semoga tips dan trik ini bermanfaat. (Ditulis oleh H Bisri Zaeny di grup MancingManiac di FB; Sumber Pustaka: Majalah Mancing Mania, Majalah Trubus)

1 Comment

  1. Mau nanya.cara bedain minow yg mainnya di permukaan atau di tengah2 atau di dasar itu gimana y pak?kl di lihat dari fisiknya..soalnya mau beli tp bingung,,maunya nyari minow yg ke tiga2nya yaitu main permukaan,tengah,dasar laut..
    Sbelumnya makasih

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*