Ragam teknik dan cara mancing ikan kakap putih

Ragam teknik dan cara mancing ikan kakap putih, seperti disampaikan dalam artikel-artikel sebelumnya, memang beragam. Dalam artikel yang versi aselinya ditulis Om Rudi Mania Mancing Kakapputih ini akan disampaikan beberapa ragam teknik mancing yang dikenal selama ini.

Cara mancing kakap putih ada beberapa tehnik/cara: (Baca artikel sebelumnya Memilih spot mancing kakap putih).

Tehnik dikoncer/ngoncer

Tehnik ini mudah dilakukan karena umpan tinggal dilemparkan saja dan joran ditancapkan/diletakkan di pinggir tanggul dan pemancing tinggal menunggu ikan memakan umpan.

Rangkaian pancing yang digunakan adalah rangkaian tunggal. Kail diikat di leader/tali pandu 30 lbs – 60 lbs. Panjang leader 30 cm – 50 cm. Urutannya kail-leader-kili kili-kenur.

Cara mancing dengan tehnik ngoncer ini sering juga dilakukan dengan cara memegang joran selalu aktif dan kenur ditarik ulur perlahan-lahan agar udang putih hidup selalu aktif berenang menyelam/berenang bebas. Hal itu akan membuat ikan lebih terangsang untuk memakan umpan.

Hanya memang tehnik ini dilakukan dengan latihan rutin agar Anda bisa memiliki refleks atau merasakan/feeling gerakan larinya udang/umpan hidup tersebut. Dengan demikian, nantinya Anda memiliki insting yang kuat bila mana ada ikan yang akan memakan umpan Anda tersebut.

Biasanya dalam tehnik ngoncer, umpan yang digunakan adalah udang putih hidup atau ikan belanak, mujair, ikan mas, ikan lele putih, bandeng dll (ukuran 5 cm-10 cm).

Cara mengikat umpan hidup teknik ngoncer ikan kakap putih.

Kail dikaitkan di ekor udang putih hidup. Jika pakai umpan ikan, tancapkan di punggung ikan/ekor, (bila dengan ikan hidup, terbaik kail diikat dengan benang kasur. Caranya benang dimasukkan dengan jarum ditusukkan di punggung ikan di bawah sirip punggung, dan benang diikatkan ke kail).

Saat umpan dimakan ikan maka sebaiknya dikasih efect back drop (mengulur kenur 1- 3 meter) baru joran disentakkan saat kenur sudah menegang.

Saat joran ditancapkan/diletakkan di tanggul/di tanah, maka kenur harus dijepit dengan karet gelang yang dilingkarkan di dekat gagang joran (jangan kencang kencang, disesuaikan) dan kenur diberi uluran sepanjang 2 – 3 meter.

Apabila spot berupa tonggak bambu/kayu, rumpon, sebaiknya joran selalu dipegang dan umpan aktif dimainkan karena cara ini lebih efektif.

Teknik ngelicir atau gantung

Teknik ini biasanya joran selalu aktif dipegang sambil kenur dimainkan tarik ulur perlahan-lahan/dikit demi sedikit. Bila Anda lelah/kecapaian karena memegang joran terus-menerus, bisa istirahat dengan joran diletakkan di tanah/tempat penyangga joran dan umpan tetap tergantung minimal 60 % kedalaman air.’

Teknik ini lebih efektif bila memancing di spot bebatuan atau rumpon atau patok bambu/rumpon pohon tumbang yang mana spot tersebut jaraknya bisa terjangkau ujung joran.

Gunakan umpan udang hidup (sebaiknya udang putih), kail bisa dikaitkan di ruas terakhir dekat ekor udang atau yang terbaik kail diikatkan/dikaitkan di tanduk kepala udang putih tersebut (bisa diikat dengan benang).

Bila ditancapkan di tanduk kepala udang tersebut hati-hatilah jangan sampai kail menusuk kepala udang.

Saat umpan dimakan ikan, joran hanya diturunkan 30 cm ke bawah dan langsung disentakkan (agar ikan tidak masuk ke rumpon).

Biasanya pada teknik ini kail akan menancap di sekitar mulut ikan dan tidak sampai tertelan masuk ke perut ikan. Hal itu berbeda bila kail ditancapkan di dekat ekor udang, perlu diberi efek backdrop (mengulur kenur 2-3 meter) baru joran disentakkan. Biasanya ikan sudah masuk ke rumpon dan kenur sering putus.

Teknik umbul/pelampung

Teknik ini dengan cara memakai umbul/pelampung yang bisa dibuat dari gabus/stryrofoam dll. Teknik pakai pelampung biasa dilakukan di spot rumpon yang tidak terjangkau joran, dan joran sebaiknya selalu aktif dipegang/diletakkan dekat Anda. Tujuannya, agar saat umpan dimakan ikan, Anda bisa dengan cepat mengangkat dan menyentak joran secepatnya sehingga ikan tidak sempat membawa lari umpan ke rumpon.

Cara pemasangan kail untuk teknik ini, sama dengan ngelicir atau gantung. Hanya saja teknik ini lebih bisa dilihat mata saat umpan dimakan ikan, sebab pelampung akan langsung tersentak masuk kedalam air.

Jadi, dalam hal ini dibutuhkan konsentrasi yang ekstra untuk jeli/fokus melihat gerak pelampung dan secepatnya secara reflek menyentakkan joran saat pelampung tenggelam dimakan ikan.

Teknik jegger/gantung

Biasanya teknik ini umpannya berupa ikan hidup (anak belanak ukuran 5 – 10 cm, ikan gabus, mujair, anak bandeng, ikan boso dll) dan lebih efektif dilakukan pada malam hari/hari gelap.

Caranya umpan digantung 15 – 30 cm dalamnya dari permukaan air. Di atas leader diberi timah bolong/timah lipat secukupnya. Umpan ditempatkan di pinggir bebatuan atau rumpon atau tepi sungai. Joran ditancapkan yang kuat di tepi sungai dan kenur dijepit di gagang joran dengan diberi spare uluran 4 – 6 meter. (untuk efek back drop).

Teknik casting

Khusus mengenai penjelasan teknik ini silakan baca artikel-artikel ini:

Peralatan mancing ikan kakap putih

Piranti mancing ikan kakap putih antara lain adalah teel/penggulung, kenur, joran panjang 1, 8 m-4,2 meter (disesuaikan dengan spotnya).

Untuk kelas reel/joran/kenur antara 20 lbs-30 lbs. Type joran sebaiknya yang fast taper.

Demikian sobat, sharing pengetahuan dari Om Rudi Mania Mancing Kakapputih, yang berjudul Ragam teknik dan cara mancing ikan kakap putih ini. (Bersambung le artikel Faktor pasang surut dan bulan mancing kakap putih).

Semoga bermanfaat.

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*