Memancing ikan gabus saat musim kemarau

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa ketika sungai dan rawa mengering, ikan gabus (Channa striata ) yang biasanya terdapat di sana menghilang  semua. Begitu sungai dan rawa terairi lagi, tiba-tiba saja muncul ikan-ikan gabus di sana. Tetapi, rahasia apa yang ada di balik peristiwa tersebut? Ke mana perginya para gabus selama musim kemarau yang kering itu?

Ternyata, ketika musim kemarau mulai menjelang atau saat permukaan sungai dan rawa mulai berubah menjadi lumpur, maka ikan gabus mulai menggerakkan tubuh untuk menggerus dasar sungai. Selanjutnya, mereka akan mengubur dirinya jauh di dalam tanah.

Mereka melakukan apa yang disebut hibernasi. Mereka tidur dalam lumpur. Tidak makan (apalagi minum, hehehe). Lantas dari mana dia mendapat energi untuk tetap hidup? Dari lemak di tubuhnya. Itulah….

Apa itu hibernasi?

Hibernasi merupakan salah satu teknik bertahan hidup pada lingkungan yang keras dengan cara tidur atau menonaktifkan dirinya (dorman).

Hibernasi bisa berlangsung lama secara berbulan-bulan seperti beruang pada musim dingin. Atau seperti halnya ikan gabus yang membenamkan diri di dalam tanah.

Hibernasi biasanya membutuhkan energi yang sedikit sebab selama masa itu biantang yang berhibernasi akan memiliki suhu tubuh yang rendah, detak jantung yang lambat, pernapasan yang lambat, dan lain-lain.

Binatang yang berhibernasi akan kembali aktif atau bangun setelah masa sulit terlewati. Contoh hewan yang berhibernasi selain ikan adalah ular, beruang, kura-kura, bengkarung dan lain-lain.

Menjaga tetap lembab

Ikan gabus ini dapat hidup dalam lumpur selama insangnya tetap lembab. Pada saat kelembaban tanah berkurang, dia akan terus merangsak semakin dalam ke tanah.

Jika musim hujan sudah datang, ikan-ikan gabus itupun kembali merangkak naik ke permukaan tanah. Sungai dan rawa yang berair pun kembali dihuni ikan gabus.

Menangkap ikan gabus di musim kemarau

Lantas bagaimana caranya memancing ikan gabus saat musim kemarau? Dalam konteks ini, memancing bisa disamakan dengan “menangkap”, sebab kalau mau mancing seperti cara biasa, tentunya tidak bisa. Yang jelas, di beberapa tempat, kondisi kemarau tidak menyebabkan orang berhenti berburu gabus. Banyak orang yang pintar mencari lokasi-lokasi di mana gabus berada pada musim kemarau. Artinya, perburuan tetap dilakukan meski mereka harus menggali tanah.

Dari video di bawah ini, Anda bisa melihat bahwa beginilah cara unik mendapatkan gabus pada musim kemarau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *