Cara memancing ikan baronang

Mancing baronang merupakan teknik mancing yang membutuhkan skil tersendiri, kemampuan membaca getaran pelampung saat umpan lumut dimakan ikan sangat mempengaruhi hasil pancingannya. Kadang getaran pelampung itu sangat keras sehingga bisa langsung digentak saja jorannya, kadang juga sangat halus hingga kita tidak tahu kalau umpan sudah dimakan atau belum. Ikan yang satu ini memang sangat populer dikalangan pemancing, bahkan beberapa pemancing yang benar-benar menyukai mancing ini menyebut diri mereka dengan panggilan “Garonger”. Menurut sebagian pemancing, sangat wajar jika banyak orang yang sangat menyukai mancing baronang karena memang tidak membutuhkan biaya yang mahal untuk mancing baronang ini, berbeda dengan mancing laut yang lain.

Jenis-Jenis Ikan Baronang

Ada beberapa jenis ikan baronang yang ada di Indonesia, diantaranya :

1. Siganus Guttatus or Orange Spotted Spinefoot ( Baronang Tompel)

2. Siganus Javus or Streaked Spinefoot (Baronang Angin)

3. Siganus Canaliculatus or White Spotted Spinefoot (Baronang Susu/Lingkis)

4. Siganus Virgatus or Barehead Spinefoot (Baronang Kea-Kea/Kalung)

5. Siganus Stellatus or Brown Spotted Spinefoot (Baronang Lada)

6. Siganus Vermiculatus or Vermiculated Spinefoot (Baronang Batik)

Spot Mancing Baronang

Untuk mendapatkan hasil maksimal dalam mancing ikan ini ada waktu-waktu mancing tertentu, biasanya ikan ini banyak terdapat pada bulan Agustus, September, Oktober, Nopember dan Desember. Arus yang besar membuat ikan ini “ngumpet” di dermaga dekat tiang beton karena dianggap aman dari arus. Pantai sedalam tiga meter atau lebih dan dipenuhi karang serta lumut, merupakan habitat Ikan Baronang. Maklum, Baronang merupakan pemakan lumut dan anak udang atau rebon.

Ada beberapa tempat yang disukai oleh ikan baronang diantaranya : Dermaga, biasanya ikan baronang senang bersembunyi dibalik tiang-tiang dermaga. Rumpon Kerang Hijau, karena baronang memang sangat menyukai kerang. Sekitar karang/Batrean/Pemecah ombak (terutama yang banyak lumut) dan yang terakhir adalah Kapal Karam.

Peralatan Mancing Baronang

1. Joran Tegek, Joran yang dipilih oleh mania mancing baronang adalah joran tegek, sebuah joran panjang tanpa line guide, pemilihan joran tegek ini dimaksudkan agar sensasi mancing baronang lebih terasa, fight dengan ikan dalam keterbatasan panjang senar memicu adrenalin meningkat kata mereka yang sudah getol mancing baronang.

Joran/tegek yang cocok adalah yang karakternya fast action. Kekuatanya medium-hard (medium carbon,hi carbon,super carbon) panjang yang paling ideal antara 4 – 5.4 meter. Selain joran tegek bisa juga menggunakan joran biasa atau juga handline, biasanya untuk mancing dengan kedalaman air diatas 7 meter, seperti di bagan, dermaga, di atas perahu. Joran dengan kualitas yang baik semoga hasilnya bisa lebih baik.

2. Senar, Usahakan memakai kenur tipe flouro-carbon karena punya index bias yg sama dengan air (kenur seolah lenyap dari pandangan ikan). Penggunanan panjang senar pada joran tergantung kedalaman air di lokasi mancing, bisa 1/2 joran, 2/3 joran atau 3/4 joran.

3. Pancing Garong dan Engkel, Pada umumnya pemancing baronang menggunakan pancing garong buatan sendiri karena bisa memilih jenis, merk, size, kekuatan bahan mata kail, bisa menggunakan mata kail biasa atau carbon sesuai dengan selera masing-masing. Bagi pemancing yang tidak ingin repot bisa langsung beli yang sudah jadi di took pancing.

4. Pelampung, Pelampung digunakan untuk mengetahui apakah umpan sedang dimakan ikan atau tidak, jika bergetar biasanya sedang dimakan, kadang juga tidak bergetar hanya berputar, kemampuan untuk membedakan getaran pelampung ini membutuhkan keterampilan tersediri, perlu berlatih. Namun jika tidak yakin apakah umpan sedang dimakan ikan atau belum, tidak ada salahnya langsung digentak saja (spekulasi).

5. Umpan, Umpan yang dipakai untuk memancing baronang bermacam-macam. Ada yang suka memakai lumut , ada yang lebih suka memakai nasi dan malah ada yang menggunakan ketan. Uniknya lagi, kita bisa memakai bakwan atau lontong. Sebenarnya, semuanya bisa dipakai karena Ikan Baronang termasuk ikan rakus, tapi sebelum menentukan umpan yang efektif sebaiknya lihat spotnya dulu. Apabila memancing di sekitar batrean lebih baik pakai umpan lumut, karena sekitar itu banyak lumut yg merupakan habitat baronang.

Memancing di dermaga lebih baik menggunakan nasi, bakwan ataupun lontong. Biasanya banyak kapal membuang sisa makanan di dekat dermaga, sehingga memakai nasi lebih efektif dibandingkan dengan memakai lumut. Untuk memancing disekitar Bagan kerang hijau, sebaiknya umpan yang dipakai adalah umpan kerang hijau , karena baronang disekitar bagan tersebut lebih suka memakan kerang hijau.(fishing-maniak/pulauseribu)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*