Teknik lemparan mancing kasting: Sesuaikan joran dan lure

Memancing dengan teknik kasting ada yang menyebutkan sebagai salah satu teknik mancing lempar tarik yang sederhana dan lumayan gampang. Untuk membahas lebih lanjut bagaimana teknik lemparan dalam mancing model kasting (casting) kita bahas secara ringkas lagi soal alat yang digunakan, mulai joran sampai lure-nya.

Joran dan ril piranti yang digunakan untuk mencing teknik casting tidak terlalu susah, layaknya mancing pada umumnya. Joran berukuran 180 cm hingga 210 cm sudah bisa digunakan untuk melempar umpan lure. Sedangkan pilihan ril bisa digunakan yang berukuran 2000 hingga 4000. (Baca lagi: Alat dan cara mancing teknik casting)

Piranti baitcasting merupakan salah satu jenis tipe piranti yang dikhususkan untuk memancing jenis kasting. Joran serta ril khusus baitcast dinilai memiliki keakuratan saat melempar ke titik spot yang diinginkan tanpa membuat lengkungan kurva yang besar seperti yang terjadi saat menggunakan joran dan ril tipe spinning.

Saat ini piranti jenis baitcast di Indonesia sudah cukup memasyarakat meski dalam menggunakannya memerlukan teknik tersendiri.

Senar yang digunakan pun bisa dijadikan pilihan seperti jenis monofilamen yang biasa digunakan atau juga bisa menggunakan senar braided atau PE sebagai senar utama yang pada bagian depan senar menggunakan senar khusus leader dengan ukuran yang disesuaikan dengan spot mancing kasting.

Disarankan untuk mengganti dengan bahan yang kuat dan bagus seperti mata kail jenis treble (mata kail tiga) serta ring (cincin)-nya, demikian pula dengan peniti (snap) yang digunakan. Hal tersebut dilakukan demi menghindari dari hal-hal yang tak diinginkan seperti mata pancing yang menjadi mengkang dikarenakan menggunakan bahan yang tidak kuat.

Jenis lure mancing casting

Berbagai pilihan jenis umpan buatan/lure yang bisa digunakan seperti minnow, crank bait, plug, spoon untuk menarik perhatian sasaran dengan beragam aneka corak disain dan warna.

Yang perlu diperhatikan adalah jenis umpan lure yang akan digunakan untuk menarik perhatian ikan. Umumnya lure berukuran mulai 3 cm hingga 7 cm yang sering digunakan para mania dengan berbagai jenis disain serta corak bentuk dan warna.

Lure sendiri memiliki berbagai jenis tipe. Perhatikan tipe dari lure yang akan digunakan seperti lure dengan tipe aksinya di dalam air (singking) dengan kedalaman air, aksi tertentu dalam ukuran meter, tengah air (suspend) atau aksi berenang mengambang di atas air (floating).

Berbagai pilihan merk lure, disain, corak dan warna yang saat ini tersedia di pasaran di banyak toko pancing baik yang berasal dari pabrikan yang didatangkan dari luar negeri dan juga yang berasal dari produsen dalam negeri.

Beberapa produsen lure lokal juga berlomba menciptakan lure dengan berbagai pilihan corak disain dan warna.

Selain itu pula ada trik membuat nilai tambah sebuah lure yang digunakan dengan mewarnainya. Lure dengan wama-warna terang dan cerah lebih efektif digunakan di lokasi mancing dengan kondisi air yang terlihat gelap, sedangkan lure bercorak warna kegelapan bisa digunakan pada kondisi air yang terang. Namun hendaknya para mania mencoba berbagai jenis dan tipe lure yang digunakan untuk mancing kasting.

Setelah kita bahas masalah joran dan lure, kini kita membahas masalah teknik lemparan dalam mancing kasting.

Pertama-tama kenali terlebih dahulu aksi berenang lure yang akan digunakan dengan melempar umpan jarak dekat agar terlihat aksi berenang lure. Setelah itu baru kemudian melempar umpan lure ke titik di mana sekiranya ikan berada.

Hal yang perlu diperhatikan adalah saat membuat aksi lure yang bergerak seolah-olah umpan yang bisa menarik perhatian sasaran. Beberapa jenis lure ada yang beraksi laksana seekor umpan ikan yang terluka, ada yang model katak berlompatan, dan sebagainya.

Yang jelas, penerapan teknik ini dengan cara melempar umpan ke target atau titik yang kita inginkan yang diperkiraan ikan berada dan umpan yang dilemparkan tidak hanya cuma dibiarkan diam, namun buat agar lure bergerak seperti sebuah umpan begerak demi menarik perhatian ikan target.

Caranya adalah dengan memutar handle ril dan menggulung senar (retrieve) sedemikian rupa sehingga lure bergerak menyerupai ikan kecil sungguhan, kadang menyerupai umpan hidup yang bergerak, dan ikan predator biasanya yang akan tertarik dengan tipuan tersebut.

Gulung senar pancing secara perlahan yang sesekali menghentakkan joran agar terlihat aksi berenang umpan yang bisa ‘membangunkan’ selera ikan target untuk menyambar umpan.

Ada juga teknik yang menyebutkan, ikan target yang menyambar umpan adalah ikan yang merasa terganggu lingkungan wilayahnya akan kehadiran umpan lure sehingga akan mencoba mengusir umpan ‘pengganggu’ dengan menggigitnya.

Cara melempar

Teknik lemparan mancing casting atau kasting (spotmancing.com)
Teknik lemparan mancing casting atau kasting (spotmancing.com)

Melempar umpan menggunakan joran spinning:

  1. Pegang gagang joran dengan baik (seperti pada gambar), ulurkan jari tengah untuk menahan keluarnya senar sambil membuka kawat ril pengait senar/bail arm.
  2. Tatap spot area yang dituju sesuaikan posisi badan untuk melempar umpan. Bidik ujung joran ke titik lemparan sejajar mata (bandingkan dengan cara di artikel ini: Teknik mancing casting gabus agar sukses strike…).
  3. Lakukan gerakan cepat namun lembut dengan menekuk lengan pada sikut dan naikkan lengan bawah hingga sejajar dengan mata.
  4. Saat joran di posisi pada gambar, kemudian gerakkan lengan bawah berikut pergelangan untuk bersiap mengayun joran ke depan
  5. Pada ayunan joran di mana mencapai posisi sejajar mata, lepaskan senar yang tertahan jari tengah hingga senar terulur keluar spool ril dan umpan jatuh ke titik dimana kita tuju. (Tabloid Mancing Mania)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*