Kambangan kucir, apa benar sensitif dan killer?

Kambangan atau apung-apung alias pelampung untuk mancing memang beragam modelnya. Nah, ketika saya mancing di Waduk Sangiran, Ngawi Jawa Timur, salah satu tekong kapal mengatakan ada model kambangan yang sangat sensitif untuk digunakan saat kita mancing dengan target nila, khususnya nila yang model makannya sangat pelan dan akan segera melepas atau memuntahkan lumut jika terjadi sedikit saja hambatan.

Model kambangan yang dia perlihatkan sebenarnya tidak ada istimewa dalam penampilannya. Hanya saja, kambangan yang dia tunjukkan itu disebutnya sangat sensitif terhadap tarikan nila yang lembut sekalipun.

Apa nama kambangan model itu? Saya tidak paham. Hanya karena bentuknya memanjang itu, ya saya beri saja nama kambangan kucir. Mohon maaf kalau pemberian nama ini cukup ngawur, hehe.

Berikut ini adalah kambangan atau apung-apung yang dia katakan sebagai “killer” itu:

Kambangan kucir, benarkah ini kambangan killer?
Kambangan kucir, benarkah ini kambangan killer?

Soal killer atau tidak saya akan segera mencoba membuktikannya. Tetapi akan lebih bagus kan kalau banyak teman yang mencoba membuktikan keampuhannya?

Menurut saya juga, ini bukan model baru. Kalau soal keampuhannya, saya tidak tahu, mungkin karena saya kurang piknik saja, hehehee.

Yang jelas, kambangan ini mudah sekali pembuatannya dan dari bahan yang rekatif mudah didapatkan.

Seperti bisa sobat lihat dari gambat itu, apung-apung itu berbahan utama sedotan minuman (plastik) dan pada bagian bawah di berikan cincin bulat untuk kolong senar dan pada bagian atas diberikan sindik berwarna yang fungsinya sebagai penanda saat kita mengawasi pelampung. Untuk ukuran sindik, yang penting adalah pas saat diberi selang penyambung scotlight untuk mancing malam.

Untuk pembuktian apakah ini apung-apung bagus, mari kita buktikan di saat kita mancing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *