22 – 26 Agustus 2018: Informasi Prakiraan Tinggi Gelombang dan Arah Angin Laut Indonesia

Berikut ini adalah informasi prakiraan tinggi gelombang serta arah dan kekuatan angin di laut Indonesia tanggal 22 Agustus – 26 Agustus 2018. Laporan yang kami sajikan ini adalah hasil analisa Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang up date tiap pekannya.

Prediksi ini diharapkan bisa menjadi pedoman awal ketika memancing di laut. Pastikan kondisi cuaca lokal pada masing-masing wilayah demi kenyamanan dan keselamatan.

Prakiraan Gelombang tanggal 22 Agustus 2018
                Prakiraan Gelombang tanggal 22 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 23 Agustus 2018
                Prakiraan Gelombang tanggal 23 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 24 Agustus 2018
                Prakiraan Gelombang tanggal 24 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 25 Agustus 2018
                Prakiraan Gelombang tanggal 25 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 26 Agustus 2018
                Prakiraan Gelombang tanggal 26 Agustus 2018

Semoga bermanfaat !

Agustus 2018: Waktu Terbaik Mancing dan Jam Ikan Makan Berdasar Fasa Bulan

Berikut ini adalah waktu terbaik mancing pada bulan Agustus 2018. Penanggalan ini disertai dengan jam-jam ikan makan berdasar fasa bulan. Gunakan almanak ini untuk membantu Anda menetapkan waktu terbaik.

Saat terbaik memancing adalah ketika ikan biasanya aktif mencari mangsa, khususnya untuk ikan-ikan laut yang sangat terpengaruh aktivitasnya oleh kondisi pasang surut air laut dan fasa bulan, seperti Bulan Mati, Bulan Separuh dan Bulan Purnama. Dan, metode ini dibuat berdasarkan pada kondisi penampakan Bulan dilihat dari Bumi.

Kalender mancing ini hendaknya hanya digunakan sebagai salah satu faktor keberhasilan memancing. Sebab, banyak sekali variabel keberhasilan kita dalam memancing, baik mancing di muara atau laut (saltwater).

Para angler disarankan menghindari mancing saat bulan terang, baik siang maupun malam. Sebab saat bulan terang (full moon) aktivitas ikan makan bekurang/tidak galak karena biasanya ikan sedang birahi/kawin atau membuahi telur dan melepas telurnya. Berdasarkan pengalaman pula, waktu terbaik memancing ikan laut adalah saat bulan sudah gelap atau bulan sudah setengah terang (half moon/ bulan separuh) dan gelap 100 % (bulan mati).

Jam-jam ikan makan berdasar fase Bulan harian

Untuk patokan jam-jam makan harian, seperti disampaikan sebelumnya, ada 4 waktu di mana ikan sangat aktif dibanding waktu lainnya, yakni di sekitar waktu Bulan dan Matahari terbit dan terbenam. Untuk referensinya, lihat artikel Jam-jam ikan makan berdasar fasa Bulan (terbit dan terbenam).

Berikut ini adalah kalender Bulan dan waktu terbaik mancing bulan Agustus tahun 2018

waktu terbaik mancing dan jam ikan makan berdasarkan fasa bulan Agustus 2018
Purnama jatuh pada tanggal 26 Agustus 2018. Waktu terbaik memancing adalah antara tanggal 5 s/d 19 Agustus 2018. Sementara, hari paling baik untuk memancing (bulan mati) adalah tanggal 12 Juli 2018.

Jam ikan makan berdasarkan waktu terbit dan terbenamnya bulan, untuk bulan Agustus 2018 

Catatan: Kalender mancing berdasar fase bulan di spotmancing.com ini diambil dari patokan jam terbit dan terbenamnya bulan di zona Jakarta yang bisa menjadi patokan untuk zona waktu di mana saja di Indonesia karena secara umum bisa dikatakan waktu terbit dan terbenamnya Bulan hampir berbarengan jamnya, namun berdasar waktu atau zona setempat. Dengan demikian, waktu yang disebutkan di dalam tabel di atas adalah waktu lokal di mana Anda berada di wilayah Indonesia.

Semoga bermanfat!

Cara mengetahui tempat yang banyak ikan

Cara mengetahui tempat yang banyak ikan untuk dipancing adalah kunci awal untuk sukses memancing. Baik itu mancing di laut (saltwater) atau di perairan darat (freshwater), pengetahuan tentang keberadaan ikan untuk dipancing sangatlah penting. Dalam artikel ini akan dijelaskan cara mengetahui keberadaan atau tempat di mana banyak terdapat ikan yang akan makan umpan, baik di laut maupun di perairan darat. Lanjutkan membaca Cara mengetahui tempat yang banyak ikan

Tips Mudah Perawatan Ringan pada Baitcasting Reel bagi Pemula

Bagi sebagian castinger pemula, seringkali kebingungan terjadi saat adanya pengurangan performa pada gulungan pancing yang dimiliki. Kurangnya informasi serta ketidakberanian untuk membongkar bagian dalaman reel adalah salah satu sebabnya.

Padahal, reel baitcasting memiliki beberapa bagian atau part seperti bearing dan gear yang memerlukan perawatan khusus yang dalam pelaksanaannya memang harus membongkar bagian dalaman reel.

Bagian-bagian tersebut jika bekerja terus menerus  tanpa maintanance kinerjanya akan berkurang bahkan mengalami kerusakan parah seperti gear loss, tidak bisa digulung, berisik dan masih banyak lagi ancaman kerusakan lainnya.

Lantas bagaimana sih caranya merawat gulungan pancing low profile ini dan bagian mana sajakah yang perlu diberi perawatan khusus? Untuk itu, kali ini spotmancing.com akan berbagi tips-tips mudah perawatan ringan baitcasting reel bagi angler pemula yang dilengkapi dengan video tutorial dalam tiga bagian.

Hal pertama yang harus dilakukan sepulang mancing adalah membersihkan bodi reel. kebersihan reel juga perlu diperhatikan karena kotoran-kotoran yang menumpuk menjadi kerak pada bagian luar dapat mengakibatkan terkelupasnya cat bahkan korosi di badan reel yang terbuat dari metal apalagi jika memancing di spot-spot yang airnya kotor atau air asin. Berikut adalah video cara mudah membersihkan reel.

Pada video tersebut digunakan air mengalir agar kotoran yang dibersihkan menggunakan sikat gigi mudah terlepas. Jangan takut air masuk ke bagian dalam karena hampir semua jenis baitcasting reel memiliki saluran pembuangan air di bagian bawah handle sideplate. Sebaiknya setelah selesai dikeringkan, kibas-kibas sedikit reel agar air yang masih terperangkap didalam cepat keluar serta meletakkan reel di atas kain/tissue jangan sampai terbalik agar air mudah mengalir ke saluran pembuangan.

Untuk gulungan pancing yang terasa agak berisik atau sudah kurang smooth akibat pemakaian berat atau pemakaian ringan selama berbulan-bulan  maka perlu dilakukan pelumasan ulang di bagian-bagian dalaman sperti gear dan bearing. Langkah pertama adalah membongkar handle sideplate, di mana pada bagian inilah 90% alat penggerak reel berada. Nah, bagi angler pemula yang takut membongkar bagian ini, kita akan kasih tips-tipsnya di video berikut:

Mudah bukan, jika dihitung waktu yang dibutuhkan untuk membongkar handle sideplate tidak sampai  15 menit. Tips tambahan dari video di atas adalah usahakan membongkar reel di sudut ruangan di atas lantai tanpa celah serta gunakan meja rendah dengan penerangan yang cukup.. Hal ini untuk menghindari hilangnya part-part kecil. Kalaupun ada yang terjatuh atau hilang dari pandangan maka akan lebih mudah mencarinya. Jangan lupa Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Paling penting ingat susunan serta dokumentasikan untuk memudahkan pemasangan ulang terutama bagi angler yang baru pertamakali membongkar reel.

Bagian terakhir  adalah tips mencuci dan melumasi  bagian dalaman. Part apa sajakah yang perlu dicuci  dan bagaimana caranya?, kemudian bagian mana sajakah yang harus dilumasi. Mari kita simak video selanjutnya.

Gunakanlah sabun pencuci piring cair penghilang lemak agar sisa-sisa grease yang sudah mengental dan tidak bagus lagi serta kotoran lainnya  hilang. Pastikan seluruh celah-celah gerigi gear bersih, bilas hingga tidak ada lagi sisa-sisa sabun. Gunakan kain kering atau tisu, bisa juga dilanjutkan dengan dikeringanginkan.  Hindari menjemur di bawah terik sinar matahari karena jika dilakukan terus menerus ditakutkan merusak atau mengurangi kekuatan part. Jikalaupun dijemur usahakan tidak terlalu lama.

Hal terakhir yang dilakukan adalah pelumasan dan perakitan ulang. Ini adalah bagian terpenting. Kami tekankan kembali, ”Semua ball bearing dilumasi menggunakan oil atau minyak kecuali satu yaitu One way bearing yang menggunakan grease. Semua bagian yang bergerigi menggunakan grease seperti main gear, pinion gear, wormshaft dan wormshaft gear. Lapisi seluruh bagian dalam frame menggunakan grease.  Jika tidak memiliki pelumas antikarat bisa menggunakan grease yang digunakan untuk gear. Tidak disarankan menggunakan pelumas yang bukan untuk gulungan pancing karena bisa jadi formula atau zat aditif yang ditambahkan berbeda, bahkan dapat merusak reel. Jangan terlalu banyak menggunakan minyak, cukup satu tetes. Terlalu banyak memberikan pelumas malah akan menurunkan performa bahkan membuat kasar pergerakan part-part dalaman. Setelah selesai rakit kembali sesuai urutan. Terakhir, bersihkan bodi menggunakan tisu untuk menghilangkan sisa-sisa grease atau oil yang menempel.

Jika diperhatikan seksama, waktu yang dibutuhkan untuk membongkar, mencuci, melumasi hingga merakit ulang gulungan pancing ini hanya membutuhkan waku yang tidak sampai satu jam. Berapa lama maintenance seperti ini bisa dilakukan kembali?, jawabannya adalah tergantung pemakaian. Semakin sering memancing di spot air kotor dan air asin serta trip-trip berat maka semakin sering pula perawatannya. Jika trip atau memancing harian yang ringan tinggal dirasakan, apakah performa reel berkurang atau tidak.

Tips-tips yang disampaikan merupakan pengalaman pribadi setelah bertahun-tahun menggunakan gulungan yang sama. Reel yang kami gunakan sering menyentuh spot-spot parit sawit kotor, pemakaian berat hingga 5x seminggu dalam sebulan, fight dengan ikan-ikan snakehead berbobot di atas 1 kg serta pengalaman kawan-kawan sesama angler. tips-tips tersebut telah dipraktekkan dan tidak terjadi penurunan performa secaa signifikan pada gulungan yang digunakan. Tentu tidak serta merta membuat semua reel awet, masih banyak lagi faktor lain yang berpengaruh. Untuk maintenance berat apalagi jika ada part rusak dan perlu diganti sebaiknya diserahkan kepada ahlinya. Di Indonesia sudah banyak ahli service reel berpengalaman dan dapat dihubungi via online. Akhir kata, selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

17 Agustus – 21 Agustus 2018: Informasi Prakiraan Tinggi Gelombang dan Arah Angin Laut Indonesia

Berikut ini adalah informasi prakiraan tinggi gelombang serta arah dan kekuatan angin di laut Indonesia tanggal 17 Agustus – 21 Agustus 2018. Laporan yang kami sajikan ini adalah hasil analisa Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang up date tiap pekannya.

Prediksi ini diharapkan bisa menjadi pedoman awal ketika memancing di laut. Pastikan kondisi cuaca lokal pada masing-masing wilayah demi kenyamanan dan keselamatan.

Prakiraan Gelombang 17 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang 17 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang 18 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang 18 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang 19 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang 19 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang 20 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang 20 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang 21 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang 21 Agustus 2018

Semoga bermanfaat !

10 – 14 Agustus 2018 – Informasi Prakiraan Tinggi Gelombang dan Arah Angin Laut Indonesia

Berikut ini adalah informasi prakiraan tinggi gelombang serta arah dan kekuatan angin di laut Indonesia tanggal 10 Agustus – 14 Agustus 2018. Laporan yang kami sajikan ini adalah hasil analisa Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang up date tiap pekannya.

Prediksi ini diharapkan bisa menjadi pedoman awal ketika memancing di laut. Pastikan kondisi cuaca lokal pada masing-masing wilayah demi kenyamanan dan keselamatan.

Prakiraan Gelombang tanggal 10 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 10 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 11 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 11 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 12 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 12 Agustus 2018

Prakiraan Gelombang tanggal 13 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 13 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 14 Agustus 2018
Prakiraan Gelombang tanggal 14 Agustus 2018

Semoga bermanfaat !

Tips Memilih Snap yang Benar

Snap atau peniti pada alat pancing berfungsi untuk memudahkan pemancing mengaitkan umpan-umpan tiruan juga dalam mengganti lure. Ada begitu banyak jenis snap yang ada, semakin hari semakin bervariasi. Lantas bagaimana cara kita memilih snap yang baik dan sesuai? Untuk itu mari kita kenali beberapa jenis peniti yang ada di pasaran.

sumber gambar: luremaking.com

  1. Duo Lock Snap

Salah satu bentuk yang paling banyak digunakan karena mudah pemakaiannya juga terbukti kokoh. Lengkungannya cukup besar untuk mengaitkan umpan tiruan agar gerakannya lebih luwes. Terkadang mudah terlepas dengan sendirinya karena bagian pengunci memiliki lengkungan agak kecil namun dapat diakali dengan merapatkannya menggunakan tang. Cocok diadaptasikan pada  piranti ultralight maupun light tackle.

sumber gambar: roscotackle.com

  1. Coastlock Snap

Memiliki variasi ukuran yang banyak. Lengkungannya sedikit kecil sehingga agak sulit untuk mengaitkan lure dengan ukuran cincin kecil (kawat bagian depan umpan tiruan berbentuk melingkar untuk mengikat senar maupun mengaitkan peniti). Bagian ujung kawat sedikit tajam sehingga perlu ditumpulkan agar tidak melukai leader maupun lure. Cocok digunakan untuk mancing pantai atau teknik inshore.

sumber gambar: roscotackle.com

  1. Hooked Snap

Praktis dan kokoh namun sulit menemukannya di pasaran saat ini. Kekuatannya bisa dikatakan berada di kelas menengah, kekuranganya adalah jika terlalu lebar membukanya dan sering dilakukan maka akan melemahkan lengkungan kawat (tempat lure dikaitkan) snap ini sehingga mudah patah. Cocok untuk set tackle light dan medium.

sumber gambar: boatsandmore.com.au

  1. Cross-Lock Snap

Sangat kuat namun karena bahan kawatnya tebal, peniti ini tidak  cocok untuk lurelure kecil. Cocok untuk set tackle kelas berat dengan target ikan-ikan monster.

sumber gambar: aliexpress.com

  1. Fly Clips

Dibuat khusus untuk umpan kecil (flies) pada fly fishing. Bentuk snap paling ringan dan paling kecil.

sumber gambar: fishermans-marine.com

  1. Mc Mahon Snap

Peniti dengan kekuatan kelas berat. Sering digunakan untuk mancing trolling lepas pantai dengan target ikan-ikan mega, yang berdaya tarung tinggi seperti tuna dan marlin.

sumber gambar: aliexpress.com

  1. Interlock Snap

Variasinya banyak sekali dengan desain yang tidak asing di mata para angler. Ringan, namun kekuatannya juga rendah. Tidak disarankan untuk tackle kelas menengah dan kelas berat.

sumber gambar: aliexpress.com

  1. Safety snap

Bentuk snap paling tua, memiliki banyak kekurangan. Bahan kawat kecil, mudah bengkang  sehingga tidak cocok untuk target ikan-ikan predator kelas atas. Masih bisa digunakan untuk target ikan-ikan mini.

sumber gambar: fisherpros.com

  1. Diamond snap

Bentuknya simetris, memiliki dua bagian pengunci yang saling bertaut. Bahan kawat tebal, cocok untuk tackle kelas menengah dan berat. Kekurangannya jika salah satu pengunci terlepas maka yang satunya juga akan sangat mudah terlepas.

sumber gambar: aliexpress.com

  1. Corkscrew snap

Memiliki bagian pengunci berbentuk spiral, salah satu snap yang paling aman dari kemungkinan terlepasnya lure saat fight. Namun, karena bentuk spiralnya agak lebar sehingga memudahkan senar untuk masuk dan akan sangat  mengganggu serta mengacaukan action lure.

sumber gambar: livetofish.com

  1. Fastlink snap

Bentuknya seperti klip kertas. Mudah penggunaannya karena tidak perlu membuka dan mengunci, tinggal memasukkan cincin umpan melalui ujung kawat. Tidak mudah tersangkut di rerumputan, ranting atau tumbuhan permukaan air. Kekurangannya  rawan bengkang, apalagi saat fight ikan babon.

sumber gambar: dhgate.com

  1. Italian Snap

Bentuknya sangat simple sehingga mudah digunakan. Terdapat bagian menyempit di lengkungan sehingga lure tidak mudah bergeser ke bagian atas. Cocok untuk set tackle kelas ringan dan medium. Karena penguncinya yg sangat simple sehingga sedikit mudah terbuka saat fight dengan kuat.

sumber gambar: alibaba.com

  1. Fastach Snap

Sangat cocok bagi angler yang suka gonta ganti lure saat trip. Bentuknya simple tanpa perlu buka katup sehingga lure mudah dimasukkan melalui ujung kawat. Kelemahannya lure mudah lepas apalagi lure dengan cincin pengait yang kecil.

Masih banyak sekali bentuk dan jenis snap lainnya yang tidak bisa kami jabarkan semua. Bahkan masing masing merek terkadang mengeluarkan desain-desain tersendiri yang dipatenkan. Setelah kita mengetahui jenis serta bentuk,  hal lain yang perlu diperhatikan saat memilih snap adalah:

  • Bahan

Biasanya terbuat dari stainless steel dan campuran carbon –stainless. Ini adalah bahan terbaik karena memiliki kekuatan tinggi dan tentunya anti karat. Tidak disarankan untuk menggunakan peniti berbahan kuningan karena kekuatannya tidak terjamin.

  • Ukuran

Sesuaikan ukuran snap dengan kelas set tackle, berat dan besar lure, serta target ikan. Bisa saja snap besar digunakan pada set tackle UL namun akan merusak pergerakan lure. Rata-rata ukuran peniti yang ada di pasaran berkisar dari 00 sampai 12. Jika kita menggunakan set tackle kelas ringan atau ultralight maka snap dengan nomor 00-1 adalah yang terbaik. Kelas medium antara 1-3 dan seterusnya.

  • Penggantian

Snap yang terus menerus digunakan lambat laun akan mengalami kecacatan sehingga mengurangi kekuatannya. Perhatikan lengkungan kawat tempat memasang lure, biasanya terdapat bekas gesekan dengan cincin lure yang  mengikis permukaan. Jika sudah parah atau semakin menipis maka segeralah ganti dengan yang baru.

  • Swivel

Ada beberapa pabrikan yang memproduksi snap dengan menyertai rolling swivel yang telah menyatu pada peniti. Snap seperti ini cocok digunakan untuk lure berputar/spin seperti spoon, inline spinner dan lainnya.

Nah, para angler apakah sudah tercerahkan atau masih bingung?. Kalau masih bingung kita akan beri tips tambahan dalam memilih snap. Snap yang baik memiliki bentuk asimetris, lengkungan yang cukup lebar agar action lure terjaga, berbahan stainless, ringan namun kokoh (kawat yang tidak terlalu tebal juga tidak terlalu tipis), pengunci yang tidak mudah terlepas serta mudah didapat, karena sebagus apapun kalau susah didapat ya percuma saja, hehehe. Semoga tercerahkan!